Dari pojok nusantara untuk Indonesia

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Bupati Lembata Kaji TPP bagi 255 PPPK Paruh Waktu

Kepastian itu disampaikan Bupati saat bertemu dengan para PPPK Paruh Waktu di Ruang Rapat Bupati Lembata, Kamis, 24 September 2026.

Admin
Sabtu, 26 September 2026 | 13:45:19 WIB
Dok. Prokopim Setda Lembata

Lembata, Pojoknesia.com — Sebanyak 255 tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Kabupaten Lembata mendapat kepastian untuk tetap bekerja setelah masa perjanjian kerja satu tahun berakhir. 

Bupati Lembata P. Kanisius Tuaq memastikan masa kerja mereka diperpanjang satu tahun sesuai ketentuan yang berlaku. Kepastian itu disampaikan Bupati saat bertemu dengan para PPPK Paruh Waktu di Ruang Rapat Bupati Lembata, Kamis, 24 September 2026. 

Ia mengatakan, selama memimpin Lembata bersama Wakil Bupati H. Muhamad Nasir, pihaknya tidak akan memberhentikan PPPK Paruh Waktu sepanjang regulasi memungkinkan dan mereka tidak melakukan pelanggaran.

Baca Juga; https://pojoknesia.com/groundbreaking-knmp-lembata-dimulai-enam-lokasi-disiapkan

"Sebagai pemimpin daerah, saya pastikan kalian tetap bekerja," kata Bupati Lembata.

Bupati juga membuka kemungkinan pemberian Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi PPPK Paruh Waktu. Ia meminta Asisten III Bidang Administrasi Umum Yohanes Berchmans Daniel Dai dan Kepala BKPSDM Lembata Said Kopong menelaah ketentuan hukum yang memungkinkan pemerintah daerah memberikan TPP kepada mereka.

"Saya ingin setiap tenaga yang bekerja di lingkup Pemerintah Kabupaten Lembata bisa menikmati TPP secara bersama-sama, tidak ada yang terlupakan," ujarnya.

Baca Juga; https://pojoknesia.com/revitalisasi-sekolah-di-lembata-diguyur-rp20-miliar-dinas-minta-laporan-fisik

Keinginan Bupati ini apabila terwujud, ia meminta hanya satu yakni loyalitas dan kinerja. Para PPPK Paruh Waktu diminta bekerja disiplin, tulus dan profesional serta memahami arah pembangunan yang sedang dijalankan pemerintah daerah.

Menurut Bupati, pemerintahan bersama Wakil Bupati Nasir tidak sedang mengejar pembangunan yang sekadar terlihat secara fisik. Fokus utama diarahkan pada penguatan ekonomi masyarakat melalui sektor Nelayan, Tani dan Ternak.

Peningkatan produksi pertanian dan peternakan, ketersediaan pupuk dan benih, perluasan lahan serta dukungan sarana produksi bagi nelayan disebut sebagai bagian dari ukuran keberhasilan pembangunan.

Baca Juga; https://pojoknesia.com/boxing-camp-jadi-ruang-baru-generasi-muda-lembata-meniti-karier-tinju

"Monumen yang dimaksud itu adalah produksi jagung naik, ayam naik, kita mau swasembada daging, luas lahan meningkat, pendapatan ekonomi naik," kata Bupati Kanis sekaligus menegaskan keberhasilan pemerintah itu ada.

Ia juga meminta PPPK ikut menjelaskan program pemerintah kepada masyarakat. Setiap perangkat daerah, kata Bupati, harus terbuka menyampaikan kegiatan dan capaian pembangunan agar masyarakat mengetahui kerja pemerintah.

"Setiap kegiatan itu harus diberitakan agar masyarakat tahu bahwa pemerintah sedang bekerja," ujarnya.

Baca Juga; https://pojoknesia.com/melalui-program-desa-berdaya-pln-uip-nusra-perluas-akses-air-bersih

Dalam pertemuan itu, Bupati turut menyinggung persoalan distribusi bahan bakar minyak (BBM) yang hingga kini belum sepenuhnya terurai. 

Menurut Bupati, persoalan tersebut berkaitan dengan sejumlah kendala di hulu, seperti transportasi BBM yang masih menggunakan kapal kayu berkapasitas sekitar lima ton, Jober yang beluma berfungsi, serta SPBU di Desa Merdeka yang belum berjalan.

Namun demikian, pemerintah daerah, kata Bupati Kanis, terus mengupayakan pembenahan distribusi, termasuk memperjuangkan pengalihan transportasi BBM dari kapal kayu ke kapal besi. Ia meminta PPPK ikut mengedukasi masyarakat agar tidak melakukan penjualan BBM yang bertentangan dengan ketentuan.

Baca Juga; https://pojoknesia.com/bupati-lembata-lantik-yohakim-dasion-jadi-kades-paw-lamalera-a

Bupati Kanis Tuaq mengakui keterbatasan fiskal masih menjadi tantangan pemerintah daerah. Namun, ia meminta seluruh aparatur tidak menjadikan kondisi tersebut sebagai alasan untuk mengurangi kualitas pelayanan.

"Perdalam pemahaman tentang visi dan misi pemerintah daerah. Bekerjalah dengan baik, bekerja dengan rajin, dan tunjukkan kinerja kalian," pesan pungkas Bupati Lembata. (Prokompim/Kominfo Lembata) ***


Bagikan

Berita Terkini

Gangguan Kabel Laut Lewoleba–BU2, Telekomunikasi di Lembata Terdampak

Berdasarkan hasil pengukuran, gangguan terindikasi disebabkan oleh putusnya kabel pada segmen laut ruas Lewoleba–BU2.

| Kamis, 01 Oktober 2026
Pembangunan PLTP Atadei 10 MW Mulai Dipercepat, Operasi Ditargetkan 2030

Perwakilan Bagian Perizinan PT PLN UIP Nusra Wilayah Mataram, Kristanto, menjelaskan proyek ini merupakan program strate

| Rabu, 30 September 2026
Terima Aspirasi FOKAL, Pemkab Lembata Kaji Delapan Tuntutan

Dalam pertemuan tersebut, FOKAL menyampaikan delapan tuntutan yang sebagiannya terkait klarifikasi penggunaan dana insen

| Selasa, 29 September 2026
Groundbreaking KNMP Lembata Dimulai, Enam Lokasi Disiapkan

Program tersebut menjadi bagian dari agenda KKP untuk membangun kawasan pesisir yang lebih produktif melalui penguatan s

| Jumat, 25 September 2026
Revitalisasi Sekolah di Lembata Diguyur Rp20 Miliar, Dinas Minta Laporan Fisik

Sebanyak 46 gedung sedang dikerjakan dan ditargetkan rampung dalam satu hingga dua bulan ke depan, sedangkan 16 lainnya

| Jumat, 18 September 2026
Boxing Camp Jadi Ruang Baru Generasi Muda Lembata Meniti Karier Tinju

Pemerintah daerah mengapresiasi langkah Willem Lojor membangun pusat pembinaan tinju yang tidak hanya diarahkan untuk me

| Selasa, 15 September 2026
Melalui Program Desa Berdaya, PLN UIP Nusra Perluas Akses Air Bersih

Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini dijalankan berkolaborasi dengan Yayasan Payung Perjuangan Humani

| Selasa, 15 September 2026
Bupati Lembata Lantik Yohakim Dasion Jadi Kades PAW Lamalera A

Selain pelantikan Kades, Ketua TP-PKK Kecamatan Wulandoni pada kesempatan yang sama juga melantik Ketua TP-PKK sekaligu

| Rabu, 09 September 2026
Liga Persebata 2026 Resmi Dimulai, Sportivitas Jadi Sorotan Wabup Nasir

Wabup Nasir menegaskan bahwa sepak bola mengajarkan nilai penting dalam kehidupan, yakni kerja keras, disiplin, sportivi

| Senin, 07 September 2026
Pimpin Rapat Evaluasi APBD 2026, Bupati Kanis: OPD Jangan Fokus Menghabiskan Anggaran

Rapat evaluasi ini guna memastikan pengelolaan keuangan daerah berjalan efektif, disiplin, dan tepat sasaran.

| Jumat, 04 September 2026
Indeks Berita

Poling

Pemerintah berencana mengkombinasikan iuran BPJS Kesehatan dengan asuransi swasta bagi keluarga mampu. Apakah Anda setuju kelas khusus BPJS Kesehatan