Dari pojok nusantara untuk Indonesia

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Transformasi Bank NTT Dikebut: Direksi Baru Ditunjuk, Bupati Lembata Minta Perbaikan Kredit Produktif

Di bawah kepemimpinan Direktur Utama Charlie Paulus, formasi baru ini dibebani ekspektasi tinggi untuk melakukan transformasi fundamental.

Admin
Kamis, 13 November 2025 | 19:39:42 WIB
Dok Prokompim Lembata

Lembata, Pojoknesia.com - Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) PT Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (Bank NTT) pada Rabu (12/11/25) resmi menetapkan jajaran direksi dan komisaris baru.  

Di bawah kepemimpinan Direktur Utama Charlie Paulus, formasi baru ini dibebani ekspektasi tinggi untuk melakukan transformasi fundamental.

Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, selaku Pemegang Saham Pengendali (PSP) secara tegas memandatkan penguatan tata kelola (GCG) dan percepatan modernisasi bank. Namun, di sisi lain, suara pemegang saham dari daerah menuntut bukti kinerja nyata, khususnya dalam penyaluran kredit produktif ke sektor riil.

RUPS LB yang digelar di Aula Fernandez, Kantor Gubernur NTT, ini dihadiri lengkap oleh para bupati/wali kota se-NTT sebagai pemegang saham.

Jika Gubernur Melki Laka Lena berfokus pada mandat tata kelola dan transisi kepemimpinan yang cepat, suara berbeda datang dari pemegang saham daerah. 

Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, memberikan catatan tajam dan harapan bersyarat kepada jajaran pengurus baru. Bupati Kanis menegaskan bahwa pergantian personel di jajaran puncak Bank NTT jangan hanya menjadi 'seremoni' rutin tanpa dampak signifikan bagi perekonomian di daerah.

"Kami (Pemda Lembata) menaruh harapan besar pada profesionalisme jajaran baru ini. Namun, kami tidak ingin ini menjadi 'seremoni' ganti orang saja. Bank NTT harus real berubah," ujar Bupati Kanisius saat dimintai tanggapannya usai RUPS LB.

Ia secara spesifik menyoroti kinerja penyaluran kredit yang dinilai masih perlu dioptimalkan untuk menyentuh usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah seperti Lembata.

"Kami akan tagih kinerjanya di RUPS berikutnya. Tata kelola harus benar-benar ditegakkan, dan yang terpenting, penyaluran kredit produktif untuk UMKM di daerah harus jadi prioritas, bukan sekadar 'lip service'. Bank ini milik rakyat NTT, maka harus paling depan mensejahterakan rakyat di daerah," tegasnya.

Di sisi lain, Gubernur Melki Laka Lena dalam keterangannya menjelaskan bahwa tiga agenda utama RUPS LB, yakni penetapan pengurus, rencana bisnis, dan catatan strategis, telah tuntas dibahas.

"Seluruh tahapan (penetapan pengurus) telah dijalankan sesuai mekanisme resmi dan proses di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Rapat berlangsung produktif, kami menyambut baik berbagai catatan dan harapan dari para pemegang saham," ujar Gubernur Melki.

Gubernur Melki memastikan transisi kepemimpinan berjalan tanpa jeda. Ia berkomitmen untuk segera menerbitkan Surat Keputusan (SK) Gubernur agar pelantikan dapat segera dilaksanakan.

"Saya akan mengeluarkan SK Gubernur untuk pengangkatan Direksi dan Komisaris, setelahnya langsung dilantik sehingga tidak terjadi kekosongan yang lama," tegasnya.

Berikut adalah komposisi Direksi dan Komisaris Bank NTT yang telah disahkan dalam RUPS LB dan akan segera dilantik: Jajaran Direksi: Direktur Utama, Charlie Paulus, Direktur Umum dan SDM, Rahmat Saleh, Direktur Kredit, Alo Geong,

Direktur Dana dan Treasury, Heru Helbianto.

Sementara Direktur Kepatuhan, Kris Adoe, menjabat sementara menunggu persetujuan OJK atas nama usulan baru, Ibu Revi. Adapun Jajaran Komisaris: Komisaris Utama, dijabat oleh Donny Heatubun. 

Selai itu, RUPS LB juga menyepakati untuk mengusulkan nama Landu Praing sebagai Direktur Dana dan IT kepada OJK, sebagai bagian dari strategi penguatan teknologi dan digitalisasi bank.

Penetapan ini menandai babak baru bagi Bank NTT, yang kini dituntut untuk menyeimbangkan antara tuntutan profesionalisme, modernisasi, dan fungsi fundamentalnya sebagai penopang ekonomi rakyat di seluruh pelosok NTT. (Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT)


Bagikan

Berita Terkini

Kinerja Gemilang Tiga OPD Dongkrak PAD Lembata Hingga Rp17 Miliar

Di sisi lain, secara agregat total pendapatan mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu.

| Jumat, 03 Juli 2026
Keunikan Sarung Adat Ile Ape Proses 3 Tahun Hargai Rp25 Juta, Memukau Pengunjung Festival Lamaholot

Nilai tinggi dari kain tenun ini bukan semata-mata karena harganya, melainkan karena proses pembuatan yang sangat panjan

| Kamis, 02 Juli 2026
Bupati dan Wakil Bupati Lembata Hadiri Upacara HUT Ke-80 Bhayangkara

Mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”, Presiden menegaskan bahwa seluruh pengabdian Polri harus

| Rabu, 01 Juli 2026
Aksi Nyata Bupati Lembata: Ikut Angkut Batu Bangun Fondasi TK St. Mikhael Baobolak

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Bantuan Pemerintah Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026 pada Revitalisa

| Selasa, 30 Juni 2026
Operasi Besar Disiapkan Bupati-Wabup Lembata, Dugaan Bisnis Ilegal BBM Subsidi Jadi Target

Padahal kuota BBM subsidi yang disalurkan ke Lembata disebut sudah sesuai pengajuan daerah. Namun antrean panjang dan ke

| Senin, 29 Juni 2026
Penyampaian Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD

Penyampaian laporan ini merupakan bentuk tanggung jawab eksekutif kepada legislatif dan masyarakat luas atas pengelolaa

| Senin, 29 Juni 2026
Festival Lamaholot 2026 Siap Guncang Lembata, Empat Hari Perayaan Budaya Menuju Panggung Dunia

Festival ini menghadirkan beragam agenda, mulai dari pameran UMKM dan tenun ikat, karnaval budaya, pertunjukan seni etn

| Senin, 29 Juni 2026
Bupati Kanis: Menjadi Pengelola Bank Sampah adalah Pekerjaan Mulia

Ia menekankan bahwa di balik kesan 'kotor' saat bekerja, tersimpan hasil yang sangat bersih dan indah, baik secara fisi

| Sabtu, 20 Juni 2026
Pemkab Lembata Gelar Talk Show, Sosialisasikan Perda Kabupaten Layak Anak

Terdapat lima klaster utama yang menjadi perhatian, yakni pendidikan, kesehatan, budaya, rekreasi, serta perlindungan kh

| Jumat, 19 Juni 2026
Indeks Berita

Poling

Pemerintah berencana mengkombinasikan iuran BPJS Kesehatan dengan asuransi swasta bagi keluarga mampu. Apakah Anda setuju kelas khusus BPJS Kesehatan