Dari pojok nusantara untuk Indonesia

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Kabur Jadi Terang, RS Bukit Lewoleba Layani Ratusan Pasien Katarak

Selama tiga hari sejak 4-7 Maret 2026, RS Bukit Lewoleba membuka layanan skrining mata sekaligus tindakan operasi sebagai bentuk pelayanan yang paripurna.

Admin
Kamis, 05 Maret 2026 | 13:40:18 WIB
Dok. Istimewa

Lembata, Pojoknesia.com - Ratusan Pasang mata kabur berbondong bondong ke RS Bukit Lewoleba di Jalan Trans Atadei, dengan satu harapan mereka bisa melihat dengan terang seperti sediakala.

Selama tiga hari sejak 4-7 Maret 2026, RS Bukit Lewoleba membuka layanan skrining mata sekaligus tindakan operasi sebagai bentuk pelayanan yang paripurna.

Mereka melakukan tindakan pelayanan dengan hati agar ratusan mata yang kabur menjadi terang ketika pulang dari RS Bukit Lewoleba.

Direktris RS Bukit Lewoleba, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, dr. Vincensia Caroline, Kamis, 5 Maret 2026 menjelaskan, pihak rumah sakit resmi membuka kegiatan bakti sosial operasi katarak.

https://pojoknesia.com/batas-belanja-pegawai-30-persen-pemda-lembata-usulkan-revisi-formula-perhitungan

Kegiatan ini digelar bekerja sama dengan tim dokter mata dari FKIK Atma Jaya (ACOPE) serta Yayasan Putra Peduli.

Kegiatan ini berlangsung pada 4–7 Maret 2026 di RS Bukit Lewoleba dan melibatkan 11 tenaga medis dari FKIK Atma Jaya, termasuk 4 dokter spesialis mata.

Total pasien yang ditangani berjumlah 220 orang, terdiri dari 180 pasien katarak dan 40 pasien pterigium. Kita berdoa agar semua tindakan berjalan baik sesuai rencana Tuhan”, ungkap dr. Vincensia.

Menurutnya, mayoritas pasien datang dengan keluhan utama berupa pandangan yang sangat kabur, seakan tertutup kabut tebal yang telah dirasakan selama bertahun-tahun.

“Kami berharap melalui kegiatan ini, pasien dapat kembali melihat dengan lebih jelas dan kualitas hidup mereka meningkat,” ujarnya.

https://pojoknesia.com//detail/promosi-panggilan-imam-di-lembata-seminari-msfs-buka-turnamen-voli-tingkat-smasmk

Baksos katarak ini merupakan komitmen RS Bukit Lewoleba dalam memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Lembata.

Rumah sakit yang berdiri sejak 1967 itu terus berupaya memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak dan aktif menyelenggarakan kegiatan sosial di bidang kesehatan.

“Harapan saya sebagai Direktur RS, RS Bukit dapat terus berkembang, semakin dipercaya masyarakat, dan menjadi rumah sakit yang memberikan pelayanan terbaik serta benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Lembata,” harap dr. Vincensia. ***


Bagikan

Berita Terkini

Kinerja Gemilang Tiga OPD Dongkrak PAD Lembata Hingga Rp17 Miliar

Di sisi lain, secara agregat total pendapatan mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu.

| Jumat, 03 Juli 2026
Keunikan Sarung Adat Ile Ape Proses 3 Tahun Hargai Rp25 Juta, Memukau Pengunjung Festival Lamaholot

Nilai tinggi dari kain tenun ini bukan semata-mata karena harganya, melainkan karena proses pembuatan yang sangat panjan

| Kamis, 02 Juli 2026
Bupati dan Wakil Bupati Lembata Hadiri Upacara HUT Ke-80 Bhayangkara

Mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”, Presiden menegaskan bahwa seluruh pengabdian Polri harus

| Rabu, 01 Juli 2026
Aksi Nyata Bupati Lembata: Ikut Angkut Batu Bangun Fondasi TK St. Mikhael Baobolak

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Bantuan Pemerintah Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026 pada Revitalisa

| Selasa, 30 Juni 2026
Operasi Besar Disiapkan Bupati-Wabup Lembata, Dugaan Bisnis Ilegal BBM Subsidi Jadi Target

Padahal kuota BBM subsidi yang disalurkan ke Lembata disebut sudah sesuai pengajuan daerah. Namun antrean panjang dan ke

| Senin, 29 Juni 2026
Penyampaian Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD

Penyampaian laporan ini merupakan bentuk tanggung jawab eksekutif kepada legislatif dan masyarakat luas atas pengelolaa

| Senin, 29 Juni 2026
Festival Lamaholot 2026 Siap Guncang Lembata, Empat Hari Perayaan Budaya Menuju Panggung Dunia

Festival ini menghadirkan beragam agenda, mulai dari pameran UMKM dan tenun ikat, karnaval budaya, pertunjukan seni etn

| Senin, 29 Juni 2026
Bupati Kanis: Menjadi Pengelola Bank Sampah adalah Pekerjaan Mulia

Ia menekankan bahwa di balik kesan 'kotor' saat bekerja, tersimpan hasil yang sangat bersih dan indah, baik secara fisi

| Sabtu, 20 Juni 2026
Pemkab Lembata Gelar Talk Show, Sosialisasikan Perda Kabupaten Layak Anak

Terdapat lima klaster utama yang menjadi perhatian, yakni pendidikan, kesehatan, budaya, rekreasi, serta perlindungan kh

| Jumat, 19 Juni 2026
Indeks Berita

Poling

Pemerintah berencana mengkombinasikan iuran BPJS Kesehatan dengan asuransi swasta bagi keluarga mampu. Apakah Anda setuju kelas khusus BPJS Kesehatan