Dari pojok nusantara untuk Indonesia

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Diduga Akibat Obat Nyamuk Bakar, Satu Rumah di Lembata Ludes Terbakar

Dugaan sementara, api dipicu oleh obat nyamuk bakar yang mungkin diletakan disekitar benda mudah terbakar.

Admin
Kamis, 05 Maret 2026 | 14:35:12 WIB
Dok. Istimewa

Lembata, Pojoknesia.com - Kebakaran melanda satu unit rumah milik warga di RT 25 RW 004 kelurahan Lewoleba Timur, kecamatan Nubatukan, Kabupaten Lembata, Selasa (4/3/26) malam.

Dugaan sementara, api dipicu oleh obat nyamuk bakar yang mungkin diletakan disekitar benda mudah terbakar.

Kepala Seksi Pencegahan dan pengendalian kebakaran Satpol PP Lembata, Deni Mbuik mengatakan laporan kebakaran diterima pihaknya pada pukul 20.52 WITA.

“Kami langsung menerjunkan personel begitu laporan masuk,” ujarnya.

https://pojoknesia.com/ramadan-berkah-di-lembata-pln-siapkan-1200-paket-sembako-murah

Kehadiran tim Damkar Sat Pol PP Lembata tiba di lokasi langsung melakukan upaya pemadaman.

Menurutnya Kobaran api dari bangunan semi permanen dengan cepat merambat ke seluruh bagian rumah.

Objek yang terbakar diketahui merupakan rumah milik Johnatan Ronald Ladjar.

Saksi mata yang adalah tetangga pertama kali melihat kepulan asap tebal keluar dari rumah korban sebelum api membesar dan menghanguskan bangunan.

Untuk mengendalikan api yang cepat merambat, Damkar Sat Pol PP Lembata mengerahkan satu unit armada ke lokasi kejadian.

https://pojoknesia.com/kabur-jadi-terang-rs-bukit-lewoleba-layani-ratusan-pasien-katarak

Kerja sama antarpetugas membuat api berhasil dikendalikan sepenuhnya sekitar pukul 22:00 WITA setelah dilakukan proses pemadaman dan pendinginan di seluruh bagian bangunan.

Meski struktur bangunan dan harta benda di dalamnya hangus terbakar, Deny Mbuik memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut.

Namun, kerugian material yang dialami pemilik rumah ditaksir mencapai kurang lebih ratusan juta akibat rusaknya bangunan dan isi rumah yang tidak sempat diselamatkan.

Setelah api berhasil dipadamkan, tim gabungan melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api tersisa yang berpotensi memicu kebakaran ulang.***


Bagikan

KEBAKARAN RUMAH LAINNYA

Berita Terkini

Kinerja Gemilang Tiga OPD Dongkrak PAD Lembata Hingga Rp17 Miliar

Di sisi lain, secara agregat total pendapatan mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu.

| Jumat, 03 Juli 2026
Keunikan Sarung Adat Ile Ape Proses 3 Tahun Hargai Rp25 Juta, Memukau Pengunjung Festival Lamaholot

Nilai tinggi dari kain tenun ini bukan semata-mata karena harganya, melainkan karena proses pembuatan yang sangat panjan

| Kamis, 02 Juli 2026
Bupati dan Wakil Bupati Lembata Hadiri Upacara HUT Ke-80 Bhayangkara

Mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”, Presiden menegaskan bahwa seluruh pengabdian Polri harus

| Rabu, 01 Juli 2026
Aksi Nyata Bupati Lembata: Ikut Angkut Batu Bangun Fondasi TK St. Mikhael Baobolak

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Bantuan Pemerintah Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026 pada Revitalisa

| Selasa, 30 Juni 2026
Operasi Besar Disiapkan Bupati-Wabup Lembata, Dugaan Bisnis Ilegal BBM Subsidi Jadi Target

Padahal kuota BBM subsidi yang disalurkan ke Lembata disebut sudah sesuai pengajuan daerah. Namun antrean panjang dan ke

| Senin, 29 Juni 2026
Penyampaian Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD

Penyampaian laporan ini merupakan bentuk tanggung jawab eksekutif kepada legislatif dan masyarakat luas atas pengelolaa

| Senin, 29 Juni 2026
Festival Lamaholot 2026 Siap Guncang Lembata, Empat Hari Perayaan Budaya Menuju Panggung Dunia

Festival ini menghadirkan beragam agenda, mulai dari pameran UMKM dan tenun ikat, karnaval budaya, pertunjukan seni etn

| Senin, 29 Juni 2026
Bupati Kanis: Menjadi Pengelola Bank Sampah adalah Pekerjaan Mulia

Ia menekankan bahwa di balik kesan 'kotor' saat bekerja, tersimpan hasil yang sangat bersih dan indah, baik secara fisi

| Sabtu, 20 Juni 2026
Pemkab Lembata Gelar Talk Show, Sosialisasikan Perda Kabupaten Layak Anak

Terdapat lima klaster utama yang menjadi perhatian, yakni pendidikan, kesehatan, budaya, rekreasi, serta perlindungan kh

| Jumat, 19 Juni 2026
Indeks Berita

Poling

Pemerintah berencana mengkombinasikan iuran BPJS Kesehatan dengan asuransi swasta bagi keluarga mampu. Apakah Anda setuju kelas khusus BPJS Kesehatan