Dari pojok nusantara untuk Indonesia

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Hadapi Ancaman Kekeringan, Bupati Lembata Resmikan Sumur Bor

Kehadiran fasilitas sumur bor diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air masyarakat sekaligus memperkuat kesiapsiagaan daerah terhadap potensi bencana kekeringan.

Admin
Jumat, 28 Agustus 2026 | 20:14:16 WIB
Dok. Prokompim Setda Lembata

Lembata, Pojoknesia.com — Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, bersama Wakil Bupati H. Muhamad Nasir meresmikan pemakaian sumur bor di Desa Tagawiti, Kamis (27/8/2026) siang, sebagai bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Lembata memperkuat ketersediaan air bersih bagi masyarakat, khususnya dalam menghadapi ancaman kekeringan pada musim kemarau.

Peresmian tersebut menjadi salah satu langkah nyata pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan mendasar masyarakat terhadap akses air bersih yang berkelanjutan. 

Kehadiran fasilitas sumur bor diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air masyarakat sekaligus memperkuat kesiapsiagaan daerah terhadap potensi bencana kekeringan.

Baca Juga; https://pojoknesia.com/hut-ke-81-ri-bupati-kanis-ajak-masyarakat-perkuat-persatuan-dan-kerja-nyata-untuk-kemajuan-lembata

Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, menegaskan bahwa persoalan ketersediaan air merupakan salah satu isu strategis yang membutuhkan perhatian serius dan penanganan secara berkelanjutan. Oleh karena itu, pembangunan serta pemanfaatan sumber-sumber air harus diarahkan untuk memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Air merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, pemerintah harus terus hadir memastikan masyarakat memiliki akses terhadap sumber air yang layak, terutama di wilayah-wilayah yang rentan mengalami kekeringan,” ujar Bupati Kanis.

Menurut Bupati, pemanfaatan sumur bor tidak hanya menjadi solusi jangka pendek dalam memenuhi kebutuhan air, tetapi juga merupakan bagian dari langkah mitigasi dan kesiapsiagaan menghadapi perubahan iklim yang semakin berdampak terhadap kehidupan masyarakat.

Baca Juga; https://pojoknesia.com/bupati-kanis-kukuhkan-10-anggota-paskibra-tahun-2026

Ia meminta masyarakat untuk menjaga dan memanfaatkan fasilitas tersebut secara bertanggung jawab. Infrastruktur yang telah dibangun, kata Bupati harus dirawat bersama agar dapat memberikan manfaat secara berkelanjutan bagi generasi saat ini maupun generasi mendatang.

Karena itu, Bupati ingatkan bahwa ketika menyerahkan sarana air bersih harus juga diikuti dengan penyerahan manajemen pengelolaannya sehingga tidak lagi ada pengeluhan bahwa air bersih tidak tersedia karena pulsa listrik tidak ada atau kendala mesin yang rusak.

Sementara, Wakil Bupati Nasir menyebut air bagian dari Ilham. Sebagai sumber kesehatan, sebagai sumber kebersihan. "Seorang ibu akan merasa terganggu ketika mengalami keterbatasan air di rumah," kata Wabup Nasir. Hal ini menunjukkan bahwa betapa pentingnya air bagi kehidupan keluarga.

Baca Juga; https://pojoknesia.com/transformasi-posyandu-jadi-garda-terdepan-layanan-kesehatan

Lebih jauh diungkap Wabup, air merupakan bagian dari produktivitas yang mana bersentuhan dengan ekonomi dan ketahanan pangan masyarakat.

Karena itu, Wabup secara filosofis tegaskan bahwa masyarakat tidak perlu dibiarkan membangun peradaban terkait dengan air, tetapi pemerintah harus hadir mewujudkan sumber air yang dekat, yang mudah diakses oleh masyarakat itu sendiri.

Kedua pemimpin ini sepakat bahwa pemerintah akan terus berupaya untuk menghadirkan air. Namun demikian, penting dicatat bahwa ketika pemerintah hadir, tidak boleh ada persoalan muncul terutama klaim kepemilikan atas tanah. Selain itu, fasilitas air bersih yang telah dibangun harus terus dijaga dan dirawat agar berkelanjutan.

Baca Juga; https://pojoknesia.com/momentum-hut-ke-81-ri-ptsl-lembata-terbitkan-2012-sertipikat-tanah

Pemerintah Kabupaten Lembata akan terus berupaya mendorong penguatan sistem kesiapsiagaan bencana, termasuk melalui penyediaan sumber air, pembangunan infrastruktur pendukung, serta peningkatan peran aktif masyarakat dalam menghadapi berbagai potensi bencana alam.

Dalam konteks kondisi geografis Kabupaten Lembata yang memiliki sejumlah wilayah rentan terhadap kekeringan, keberadaan sumber air alternatif seperti sumur bor menjadi bagian penting dari upaya pemerintah dalam meningkatkan ketahanan masyarakat.

Peresmian pemakaian sumur bor ini sekaligus menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Lembata untuk terus menghadirkan program pembangunan yang menjawab kebutuhan riil masyarakat.

Baca Juga; https://pojoknesia.com/paskibra-banitobo-panjat-tiang-bendera-selamatkan-sang-merah-putih

Melalui kolaborasi antara pemerintah, TNI, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan, Pemerintah Kabupaten Lembata berharap ketersediaan air bersih dapat semakin terjamin dan masyarakat semakin siap menghadapi musim kemarau maupun potensi kekeringan. (Prokompim/Kominfo Lembata) ***


Bagikan

Berita Terkini

Bupati Pastikan TPP ASN Lembata Dibayar 12 Bulan

Melalui kebijakan tersebut, Bupati Kanis Tuaq berharap seluruh ASN semakin termotivasi untuk meningkatkan kinerja, terut

| Senin, 12 Oktober 2026
Bupati Sampaikan Duka Mendalam, Perintahkan Penanganan Cepat Bagi Korban

Ia telah memerintahkan Sekretaris Daerah untuk mengerahkan seluruh jajaran terkait guna menangani peristiwa ini secara

| Selasa, 06 Oktober 2026
HUT ke-27 Lembata, Pemkab Matangkan Beragam Program Strategis

Persiapan tidak hanya diarahkan pada seremoni peringatan, tetapi juga dikonsolidasikan dengan sejumlah kegiatan pembangu

| Senin, 05 Oktober 2026
Kolaborasi Pemkab Lembata dan Yayasan Sosial Ibu Anfrida Perkuat Upaya Eliminasi Kusta 2030

Kedua pihak juga menargetkan percepatan eliminasi kusta di Lembata pada 2030, sekaligus mendorong kesetaraan, inklusi so

| Senin, 28 September 2026
Gangguan Kabel Laut Lewoleba–BU2, Telekomunikasi di Lembata Terdampak

Berdasarkan hasil pengukuran, gangguan terindikasi disebabkan oleh putusnya kabel pada segmen laut ruas Lewoleba–BU2.

| Kamis, 01 Oktober 2026
Pembangunan PLTP Atadei 10 MW Mulai Dipercepat, Operasi Ditargetkan 2030

Perwakilan Bagian Perizinan PT PLN UIP Nusra Wilayah Mataram, Kristanto, menjelaskan proyek ini merupakan program strate

| Rabu, 30 September 2026
Terima Aspirasi FOKAL, Pemkab Lembata Kaji Delapan Tuntutan

Dalam pertemuan tersebut, FOKAL menyampaikan delapan tuntutan yang sebagiannya terkait klarifikasi penggunaan dana insen

| Selasa, 29 September 2026
Bupati Lembata Kaji TPP bagi 255 PPPK Paruh Waktu

Kepastian itu disampaikan Bupati saat bertemu dengan para PPPK Paruh Waktu di Ruang Rapat Bupati Lembata, Kamis, 24 Sep

| Sabtu, 26 September 2026
Groundbreaking KNMP Lembata Dimulai, Enam Lokasi Disiapkan

Program tersebut menjadi bagian dari agenda KKP untuk membangun kawasan pesisir yang lebih produktif melalui penguatan s

| Jumat, 25 September 2026
Revitalisasi Sekolah di Lembata Diguyur Rp20 Miliar, Dinas Minta Laporan Fisik

Sebanyak 46 gedung sedang dikerjakan dan ditargetkan rampung dalam satu hingga dua bulan ke depan, sedangkan 16 lainnya

| Jumat, 18 September 2026
Indeks Berita

Poling

Pemerintah berencana mengkombinasikan iuran BPJS Kesehatan dengan asuransi swasta bagi keluarga mampu. Apakah Anda setuju kelas khusus BPJS Kesehatan