Lembata, Pojoknesia.com - Wakil Bupati Lembata, H. Muhamad Nasir, secara resmi membuka kegiatan Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Lembata Tahun 2027 yang diselenggarakan oleh Bappelitbangda Kabupaten Lembata pada Kamis (29/1/2026).
Acara ini berlangsung di Aula Anton Enga Tifaona, dan dihadiri oleh berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat, termasuk Wakil Ketua II DPRD Lembata, Gewura Fransiskus, Sekretaris Daerah, Paskalis Ola Tapo Bali, Staf Ahli Bupati, Asisten Sekretaris Daerah, serta pimpinan OPD di lingkup Pemerintah Kabupaten Lembata.
Selain itu, turut hadir Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lembata, Ny. Ursula Surat Bayo, tokoh agama dan masyarakat, pimpinan organisasi profesi, perwakilan dunia usaha, serta organisasi sosial kemasyarakatan dan LSM.
Kehadiran berbagai pihak ini menegaskan pentingnya kolaborasi dalam mewujudkan perencanaan pembangunan yang inklusif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati H. Muhamad Nasir menyatakan bahwa RKPD adalah dokumen perencanaan yang sangat penting dalam mengarahkan program dan kegiatan pembangunan daerah. Oleh karena itu, penyusunan RKPD harus dilakukan secara komprehensif, transparan, dan melibatkan semua pemangku kepentingan.
“Konsultasi publik ini menjadi forum penting untuk mencermati Rancangan Awal RKPD Tahun 2027 sekaligus menjaring aspirasi dan masukan dari seluruh pemangku kepentingan agar perencanaan pembangunan benar-benar dapat menjawab kebutuhan masyarakat,” ujar Wabup Nasir.
Wabup Nasir menekankan bahwa perencanaan pembangunan ke depan harus berbasis data dan selaras dengan prioritas pembangunan daerah serta nasional.
Ia juga menambahkan bahwa proses ini harus mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Lembata.
Pada kesempatan tersebut, Wabup Nasir juga memaparkan tema RKPD Kabupaten Lembata Tahun 2027, yakni 'Pemantapan Pembangunan SDM dan Pemerintahan yang Efektif untuk Percepatan Pembangunan Ekonomi yang Produktif dan Inklusif menuju Lembata Maju, Lestari, dan Berdaya Saing.'
Tema ini merupakan penjabaran tahunan dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Lembata Tahun 2025–2029 dan akan menjadi pedoman dalam penyusunan APBD Tahun Anggaran 2027.
Sebagai tahapan strategis dalam proses perencanaan pembangunan, Wakil Bupati mengajak seluruh peserta forum untuk terlibat aktif dalam diskusi dan menyampaikan gagasan serta mengangkat isu-isu strategis yang berkembang di masyarakat.
“Saya berharap melalui keterlibatan aktif semua pihak, kita dapat menghasilkan perencanaan yang berkualitas, realistis, dan berdampak langsung bagi kemajuan serta kesejahteraan masyarakat Lembata,” pungkas Wabup Nasir. (Prokompi/Kominfo Lembata) ***