Dari pojok nusantara untuk Indonesia

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Antisipasi Harga Pangan, Pemerintah Lembata Gelontorkan 75 Ton Pangan Murah

Pemerintah daerah menilai intervensi pasar perlu dilakukan lebih awal untuk meredam potensi lonjakan harga yang biasanya terjadi menjelang perayaan keagamaan.

Admin
Selasa, 17 Maret 2026 | 06:09:12 WIB
Dok. Prokompim Setda Lembata

Lembata, Pojoknesia.com — Menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), Pemerintah Kabupaten Lembata mulai menjalankan langkah antisipatif untuk menahan gejolak harga pangan di pasar. 

Salah satu strategi yang ditempuh adalah menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) secara masif hingga ke sembilan kecamatan. 

Program ini resmi dilepas di halaman Kantor Bupati Lembata, Senin, 16 Maret 2026, oleh Bupati Lembata P. Kanisius Tuaq bersama Wakil Bupati H. Muhamad Nasir.

Baca Juga: https://pojoknesia.com/pemerintah-lembata-bahas-revitalisasi-depot-bbm-bersama-pt-grayson-alfarezy-sapujagad

Pemerintah daerah menilai intervensi pasar perlu dilakukan lebih awal untuk meredam potensi lonjakan harga yang biasanya terjadi menjelang perayaan keagamaan. 

Melalui GPM, pemerintah menggelontorkan stok pangan dalam jumlah besar langsung ke masyarakat dengan harga di bawah pasar. 

Program ini dikoordinasikan oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan sebagai bagian dari strategi stabilisasi pasokan pangan daerah.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Lembata, Mukhtar Hada, dalam laporannya mengungkapkan bahwa intervensi pangan sebenarnya sudah dimulai sejak Februari. 

Baca Juga: https://pojoknesia.com/dealer-suzuki-mobil-lembata-berbagi-kasih-dan-buka-puasa-bersama-anak-yatim

Pada periode tersebut, pemerintah menyalurkan sekitar 20 ton bahan pangan melalui kegiatan GPM.

Intervensi kembali diperkuat pada awal Maret dengan tambahan 25 ton yang didistribusikan ke berbagai kecamatan.

Memasuki pekan ketiga Maret, pemerintah daerah kembali meningkatkan skala distribusi. 

Untuk periode 16–21 Maret 2026, sebanyak 30 ton bahan pangan disiapkan untuk menjangkau delapan kecamatan di Lembata. 

Baca Juga: https://pojoknesia.com/bupati-lembata-buka-forum-konsultasi-publik-rkpd-2027-tekankan-program-realistis-dan-selaras-dengan-prioritas-nasional

Pada hari pelepasan program, sekitar 7 ton langsung diberangkatkan menggunakan tiga unit kendaraan distribusi yang melayani wilayah Kecamatan Ile Ape, Ile Ape Timur, dan Wulandoni.

Distribusi pangan murah ini tidak sepenuhnya berjalan mulus. Beberapa wilayah seperti Kecamatan Nubatukan dan Omesuri sempat mengalami penundaan distribusi akibat cuaca buruk pada pekan sebelumnya. 

Namun pemerintah daerah memastikan stok untuk wilayah tersebut sudah disiapkan sejak akhir pekan lalu dan akan segera disalurkan dalam dua hari ke depan.

Secara keseluruhan, jika dihitung sejak Februari hingga pertengahan Maret, volume intervensi pangan pemerintah daerah telah mencapai sekitar 75 ton.

Langkah ini menunjukkan upaya serius pemerintah daerah untuk menekan potensi inflasi pangan yang kerap meningkat menjelang momentum keagamaan.

Baca Juga: https://pojoknesia.com/di-forum-legio-maria-bupati-lembata-singgung-fiskal-daerah-dan-minta-warga-tak-bergantung-penuh-pada-bantuan-pemerintah

Tak berhenti pada operasi pasar, pemerintah juga menyiapkan skema lanjutan. Setelah program GPM berakhir, bantuan pangan bagi masyarakat akan dilanjutkan selama empat bulan melalui distribusi yang melibatkan Perum Bulog. 

Pemda Lembata juga berencana mengaktifkan kembali jaringan kios pangan di setiap kecamatan agar masyarakat dapat memperoleh bahan pokok dengan harga yang lebih stabil.

Dengan kombinasi operasi pasar, bantuan pangan, dan penguatan jaringan distribusi, pemerintah daerah berharap tekanan harga di pasar lokal dapat dikendalikan. 

Bagi Pemkab Lembata, stabilitas pangan bukan sekadar soal pasokan, melainkan juga strategi menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi ekonomi daerah menjelang HBKN. (Prokompim/Kominfo Lembata) ***


Bagikan

Berita Terkini

Bupati Pastikan TPP ASN Lembata Dibayar 12 Bulan

Melalui kebijakan tersebut, Bupati Kanis Tuaq berharap seluruh ASN semakin termotivasi untuk meningkatkan kinerja, terut

| Senin, 12 Oktober 2026
Bupati Sampaikan Duka Mendalam, Perintahkan Penanganan Cepat Bagi Korban

Ia telah memerintahkan Sekretaris Daerah untuk mengerahkan seluruh jajaran terkait guna menangani peristiwa ini secara

| Selasa, 06 Oktober 2026
HUT ke-27 Lembata, Pemkab Matangkan Beragam Program Strategis

Persiapan tidak hanya diarahkan pada seremoni peringatan, tetapi juga dikonsolidasikan dengan sejumlah kegiatan pembangu

| Senin, 05 Oktober 2026
Kolaborasi Pemkab Lembata dan Yayasan Sosial Ibu Anfrida Perkuat Upaya Eliminasi Kusta 2030

Kedua pihak juga menargetkan percepatan eliminasi kusta di Lembata pada 2030, sekaligus mendorong kesetaraan, inklusi so

| Senin, 28 September 2026
Gangguan Kabel Laut Lewoleba–BU2, Telekomunikasi di Lembata Terdampak

Berdasarkan hasil pengukuran, gangguan terindikasi disebabkan oleh putusnya kabel pada segmen laut ruas Lewoleba–BU2.

| Kamis, 01 Oktober 2026
Pembangunan PLTP Atadei 10 MW Mulai Dipercepat, Operasi Ditargetkan 2030

Perwakilan Bagian Perizinan PT PLN UIP Nusra Wilayah Mataram, Kristanto, menjelaskan proyek ini merupakan program strate

| Rabu, 30 September 2026
Terima Aspirasi FOKAL, Pemkab Lembata Kaji Delapan Tuntutan

Dalam pertemuan tersebut, FOKAL menyampaikan delapan tuntutan yang sebagiannya terkait klarifikasi penggunaan dana insen

| Selasa, 29 September 2026
Bupati Lembata Kaji TPP bagi 255 PPPK Paruh Waktu

Kepastian itu disampaikan Bupati saat bertemu dengan para PPPK Paruh Waktu di Ruang Rapat Bupati Lembata, Kamis, 24 Sep

| Sabtu, 26 September 2026
Groundbreaking KNMP Lembata Dimulai, Enam Lokasi Disiapkan

Program tersebut menjadi bagian dari agenda KKP untuk membangun kawasan pesisir yang lebih produktif melalui penguatan s

| Jumat, 25 September 2026
Revitalisasi Sekolah di Lembata Diguyur Rp20 Miliar, Dinas Minta Laporan Fisik

Sebanyak 46 gedung sedang dikerjakan dan ditargetkan rampung dalam satu hingga dua bulan ke depan, sedangkan 16 lainnya

| Jumat, 18 September 2026
Indeks Berita

Poling

Pemerintah berencana mengkombinasikan iuran BPJS Kesehatan dengan asuransi swasta bagi keluarga mampu. Apakah Anda setuju kelas khusus BPJS Kesehatan