Dari pojok nusantara untuk Indonesia

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Operasi Ketupat 2026 Dimulai, Polres Lembata Siaga Amankan Arus Mudik

Apel ini menjadi penanda dimulainya operasi pengamanan Idul Fitri 1447 Hijriah yang akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026.

Admin
Jumat, 13 Maret 2026 | 10:56:25 WIB
Dok. Prokopim Setda Lembata

Lembata, Pojoknesia.com – Di tengah meningkatnya ketidakpastian global yang turut menekan stabilitas ekonomi nasional, Kepolisian Resor Lembata menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 di lapangan upacara Mapolres Lembata, Kamis (12/3/26). 

Apel ini menjadi penanda dimulainya operasi pengamanan Idul Fitri 1447 Hijriah yang akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026.

Apel yang dipimpin Kapolres Lembata AKBP Nanang Wahyudi yang membacakan amanat Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. 

Dalam amanat tersebut, Kapolri menekankan bahwa Operasi Ketupat bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan bagian dari upaya negara menjaga stabilitas keamanan di tengah dinamika global yang semakin kompleks, termasuk konflik di Timur Tengah yang berdampak pada harga minyak dunia dan potensi tekanan terhadap ekonomi nasional.

Kapolri mengingatkan bahwa situasi global saat ini mengalami eskalasi signifikan, mulai dari konflik Israel–Palestina hingga ketegangan Iran dengan Israel dan Amerika Serikat. 

Konflik tersebut tidak hanya menimbulkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur strategis, tetapi juga memicu gejolak harga energi dunia yang berpotensi mempengaruhi stabilitas ekonomi nasional. 

Baca Juga : https://pojoknesia.com/momentum-7-maret-pemda-lembata-serukan-toleransi-di-masa-pra-paskah-dan-bulan-ramadhan

Jika kondisi ini berlanjut, tekanan terhadap nilai tukar rupiah, kenaikan harga komoditas, serta penurunan daya beli masyarakat menjadi risiko yang harus diantisipasi. Dalam konteks itu, momentum Idul Fitri menjadi penting bagi stabilitas sosial dan ekonomi. 

Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, potensi pergerakan masyarakat selama Lebaran 2026 diperkirakan mencapai 143,9 juta orang. 

Meski turun sekitar 1,75 persen dibanding tahun sebelumnya, angka tersebut tetap menuntut kesiapan aparat dalam menjaga keamanan arus mudik, kelancaran transportasi, serta stabilitas pasokan bahan pokok dan energi.

Secara nasional, Polri mengerahkan 161.243 personel gabungan dalam Operasi Ketupat 2026.  Sebanyak 2.746 pos pengamanan dan pelayanan didirikan di berbagai titik strategis, terdiri dari 1.624 pos pengamanan, 779 pos pelayanan, dan 343 pos terpadu.

Pengamanan difokuskan pada lebih dari 185 ribu objek vital, termasuk masjid, lokasi salat Id, terminal, pelabuhan, bandara, pusat perbelanjaan, dan objek wisata.

Di tingkat daerah seperti Lembata, operasi ini tidak hanya menyasar pengaturan lalu lintas dan pengamanan tempat ibadah, tetapi juga potensi gangguan keamanan seperti kejahatan konvensional, balap liar, premanisme, hingga konflik antar kelompok. Aparat juga diminta melakukan patroli rutin, mendata rumah kosong yang ditinggalkan pemudik, serta menyediakan layanan penitipan kendaraan bagi masyarakat.

Selain ancaman keamanan, faktor cuaca juga menjadi perhatian. Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, wilayah selatan Indonesia, termasuk Nusa Tenggara, berpotensi mengalami cuaca berawan hingga hujan lebat selama periode mudik.

Baca Juga : https://pojoknesia.com/safari-ramadan-di-lembata-wabup-dan-kapolres-beri-bantuan-sembako-untuk-umat-muslim

Karena itu, kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi menjadi bagian dari agenda pengamanan Lebaran tahun ini.

Kapolri dalam amanatnya menegaskan bahwa keberhasilan Operasi Ketupat tidak hanya bergantung pada aparat kepolisian, tetapi pada soliditas lintas sektor. 

Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, lembaga transportasi, hingga relawan masyarakat dinilai menjadi kunci agar perayaan Idul Fitri dapat berlangsung aman dan lancar.

“Mudik Aman, Keluarga Bahagia bukan sekadar slogan, tetapi target yang harus diwujudkan bersama,” ujar Kapolres Lembata saat menutup apel dengan membacakan pesan Kapolri kepada seluruh personel pengamanan.

Baca Juga : https://pojoknesia.com/pemkab-lembata-dukung-operasi-katarak-gratis-bagi-masyarakat-wilayah-3t

Bagi daerah kepulauan seperti Lembata yang bergantung pada konektivitas laut dan udara, keberhasilan operasi ini akan sangat menentukan kelancaran mobilitas warga selama musim mudik, sekaligus menjadi ujian bagi koordinasi antarinstansi di daerah yang infrastrukturnya masih terbatas. (Prokompim/Kominfo Lembata) ***


Bagikan

Berita Terkini

Bupati Pastikan TPP ASN Lembata Dibayar 12 Bulan

Melalui kebijakan tersebut, Bupati Kanis Tuaq berharap seluruh ASN semakin termotivasi untuk meningkatkan kinerja, terut

| Senin, 12 Oktober 2026
Bupati Sampaikan Duka Mendalam, Perintahkan Penanganan Cepat Bagi Korban

Ia telah memerintahkan Sekretaris Daerah untuk mengerahkan seluruh jajaran terkait guna menangani peristiwa ini secara

| Selasa, 06 Oktober 2026
HUT ke-27 Lembata, Pemkab Matangkan Beragam Program Strategis

Persiapan tidak hanya diarahkan pada seremoni peringatan, tetapi juga dikonsolidasikan dengan sejumlah kegiatan pembangu

| Senin, 05 Oktober 2026
Kolaborasi Pemkab Lembata dan Yayasan Sosial Ibu Anfrida Perkuat Upaya Eliminasi Kusta 2030

Kedua pihak juga menargetkan percepatan eliminasi kusta di Lembata pada 2030, sekaligus mendorong kesetaraan, inklusi so

| Senin, 28 September 2026
Gangguan Kabel Laut Lewoleba–BU2, Telekomunikasi di Lembata Terdampak

Berdasarkan hasil pengukuran, gangguan terindikasi disebabkan oleh putusnya kabel pada segmen laut ruas Lewoleba–BU2.

| Kamis, 01 Oktober 2026
Pembangunan PLTP Atadei 10 MW Mulai Dipercepat, Operasi Ditargetkan 2030

Perwakilan Bagian Perizinan PT PLN UIP Nusra Wilayah Mataram, Kristanto, menjelaskan proyek ini merupakan program strate

| Rabu, 30 September 2026
Terima Aspirasi FOKAL, Pemkab Lembata Kaji Delapan Tuntutan

Dalam pertemuan tersebut, FOKAL menyampaikan delapan tuntutan yang sebagiannya terkait klarifikasi penggunaan dana insen

| Selasa, 29 September 2026
Bupati Lembata Kaji TPP bagi 255 PPPK Paruh Waktu

Kepastian itu disampaikan Bupati saat bertemu dengan para PPPK Paruh Waktu di Ruang Rapat Bupati Lembata, Kamis, 24 Sep

| Sabtu, 26 September 2026
Groundbreaking KNMP Lembata Dimulai, Enam Lokasi Disiapkan

Program tersebut menjadi bagian dari agenda KKP untuk membangun kawasan pesisir yang lebih produktif melalui penguatan s

| Jumat, 25 September 2026
Revitalisasi Sekolah di Lembata Diguyur Rp20 Miliar, Dinas Minta Laporan Fisik

Sebanyak 46 gedung sedang dikerjakan dan ditargetkan rampung dalam satu hingga dua bulan ke depan, sedangkan 16 lainnya

| Jumat, 18 September 2026
Indeks Berita

Poling

Pemerintah berencana mengkombinasikan iuran BPJS Kesehatan dengan asuransi swasta bagi keluarga mampu. Apakah Anda setuju kelas khusus BPJS Kesehatan