Dari pojok nusantara untuk Indonesia

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Pemkab Lembata Dukung Operasi Katarak Gratis bagi Masyarakat Wilayah 3T

Audiensi tersebut membahas rencana kegiatan operasi katarak yang dijadwalkan berlangsung pada 23–25 April 2026.

Admin
Sabtu, 14 Maret 2026 | 12:56:50 WIB
Dok. Prokopim Setda Lembata

Lembata, Pojoknesia.com - Pemerintah Kabupaten Lembata menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pelaksanaan operasi katarak gratis bagi masyarakat di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T). Dukungan tersebut disampaikan Wakil Bupati Lembata, Muhamad Nasir, saat menerima audiensi Direktorat Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia bersama Sentra Efata Kupang di Rumah Jabatan Wakil Bupati Lembata, Jumat (13/3/2026).

Audiensi tersebut membahas rencana kegiatan operasi katarak yang dijadwalkan berlangsung pada 23–25 April 2026. Program ini menargetkan sedikitnya 300 pasien dari wilayah Solor, Adonara, dan Lembata, dengan Kabupaten Lembata sebagai tuan rumah pelaksanaan kegiatan.

Penelaah Teknis Kebijakan Sentra Efata Kupang, Elias Aldrin Habel, menjelaskan bahwa katarak masih menjadi salah satu penyebab utama gangguan penglihatan hingga kebutaan di Indonesia, terutama pada kelompok masyarakat miskin dan rentan.

Baca juga : https://pojoknesia.com/momentum-7-maret-pemda-lembata-serukan-toleransi-di-masa-pra-paskah-dan-bulan-ramadhan

Menurutnya, kondisi tersebut semakin berat bagi masyarakat yang tinggal di wilayah 3T karena keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan spesialistik mata.

“Katarak merupakan salah satu penyebab utama gangguan penglihatan dan kebutaan di Indonesia. Masyarakat di wilayah 3T seringkali kesulitan mendapatkan layanan kesehatan mata, sehingga daerah-daerah ini perlu mendapat perhatian khusus,” jelasnya.

Ia menambahkan, Direktorat Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia bersama Sentra Terpadu dan Sentra di seluruh Indonesia melaksanakan program operasi katarak melalui kolaborasi lintas sektor dengan lembaga filantropi serta program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Baca Juga : https://pojoknesia.com/di-forum-legio-maria-bupati-lembata-singgung-fiskal-daerah-dan-minta-warga-tak-bergantung-penuh-pada-bantuan-pemerintah

Program ini bertujuan meningkatkan kualitas hidup dan kemandirian sosial masyarakat miskin dan rentan melalui pemulihan fungsi penglihatan. Selain memberikan akses operasi katarak gratis, kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah dan lembaga filantropi dalam pelayanan sosial dan kesehatan, meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan mata, serta menurunkan angka kebutaan yang dapat dicegah, terutama di wilayah 3T.

Adapun sasaran program ini adalah masyarakat yang memiliki keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan mata, menderita katarak dan lolos proses skrining, serta berasal dari kelompok ekonomi desil 1 hingga 5 dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Baca Juga : https://pojoknesia.com/safari-ramadan-di-lembata-wabup-dan-kapolres-beri-bantuan-sembako-untuk-umat-muslim

Wakil Bupati Lembata, Muhamad Nasir, menyambut baik program tersebut dan menilai kegiatan ini sangat penting bagi masyarakat setempat. Ia juga menyinggung bahwa urgensi program ini berkaitan dengan kondisi lingkungan pasca-erupsi gunung yang sebelumnya terjadi di wilayah Lembata.

Debu vulkanik dan dampak lingkungan pasca-erupsi disebut berpotensi memicu berbagai masalah kesehatan mata di masyarakat.

Sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam mendukung kegiatan tersebut, Wakil Bupati Lembata turut mendampingi langsung tim dari Kementerian Sosial meninjau lokasi yang direncanakan menjadi tempat pelaksanaan operasi katarak. Peninjauan dilakukan di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kabupaten Lembata yang dipersiapkan sebagai lokasi pelayanan operasi bagi masyarakat.

Baca Juga : https://pojoknesia.com/dealer-suzuki-mobil-lembata-berbagi-kasih-dan-buka-puasa-bersama-anak-yatim

“Pemerintah Kabupaten Lembata mendukung sepenuhnya kegiatan ini dan berharap pelaksanaannya dapat berjalan dengan baik serta memberikan manfaat besar bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujar Nasir.

Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat di wilayah kepulauan yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan mata dapat memperoleh kesempatan untuk mendapatkan pengobatan yang layak serta meningkatkan kualitas hidup mereka. (Prokopim/Kominfo Lembata) ***


Bagikan

Berita Terkini

Kinerja Gemilang Tiga OPD Dongkrak PAD Lembata Hingga Rp17 Miliar

Di sisi lain, secara agregat total pendapatan mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu.

| Jumat, 03 Juli 2026
Keunikan Sarung Adat Ile Ape Proses 3 Tahun Hargai Rp25 Juta, Memukau Pengunjung Festival Lamaholot

Nilai tinggi dari kain tenun ini bukan semata-mata karena harganya, melainkan karena proses pembuatan yang sangat panjan

| Kamis, 02 Juli 2026
Bupati dan Wakil Bupati Lembata Hadiri Upacara HUT Ke-80 Bhayangkara

Mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”, Presiden menegaskan bahwa seluruh pengabdian Polri harus

| Rabu, 01 Juli 2026
Aksi Nyata Bupati Lembata: Ikut Angkut Batu Bangun Fondasi TK St. Mikhael Baobolak

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Bantuan Pemerintah Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026 pada Revitalisa

| Selasa, 30 Juni 2026
Operasi Besar Disiapkan Bupati-Wabup Lembata, Dugaan Bisnis Ilegal BBM Subsidi Jadi Target

Padahal kuota BBM subsidi yang disalurkan ke Lembata disebut sudah sesuai pengajuan daerah. Namun antrean panjang dan ke

| Senin, 29 Juni 2026
Penyampaian Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD

Penyampaian laporan ini merupakan bentuk tanggung jawab eksekutif kepada legislatif dan masyarakat luas atas pengelolaa

| Senin, 29 Juni 2026
Festival Lamaholot 2026 Siap Guncang Lembata, Empat Hari Perayaan Budaya Menuju Panggung Dunia

Festival ini menghadirkan beragam agenda, mulai dari pameran UMKM dan tenun ikat, karnaval budaya, pertunjukan seni etn

| Senin, 29 Juni 2026
Bupati Kanis: Menjadi Pengelola Bank Sampah adalah Pekerjaan Mulia

Ia menekankan bahwa di balik kesan 'kotor' saat bekerja, tersimpan hasil yang sangat bersih dan indah, baik secara fisi

| Sabtu, 20 Juni 2026
Pemkab Lembata Gelar Talk Show, Sosialisasikan Perda Kabupaten Layak Anak

Terdapat lima klaster utama yang menjadi perhatian, yakni pendidikan, kesehatan, budaya, rekreasi, serta perlindungan kh

| Jumat, 19 Juni 2026
Indeks Berita

Poling

Pemerintah berencana mengkombinasikan iuran BPJS Kesehatan dengan asuransi swasta bagi keluarga mampu. Apakah Anda setuju kelas khusus BPJS Kesehatan