Dari pojok nusantara untuk Indonesia

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Kedang Didorong Jadi Destinasi Baru, Bupati Lembata Serahkan Bantuan Nelayan dan Pangan

Bantuan mesin disalurkan kepada kelompok nelayan tiga desa, yakni Kalikur, Mampir, dan Tobotani, yang merupakan aspirasi Anggota DPR RI Komisi IV, PAN, Ahmad Yohan.

Admin
Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:17:56 WIB
Dok. Prokopim Setda Lembata

Lembata, Pojoknesia.com — Bupati Lembata P. Kanisius Tuaq, menyerahkan bantuan mesin nelayan dan beras kepada masyarakat Desa Kalikur, Kecamatan Buyasuri, Rabu (26/8/2026), sebagai langkah memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendongkrak produktivitas wilayah pesisir Kedang.

Bantuan mesin disalurkan kepada kelompok nelayan tiga desa, yakni Kalikur, Mampir, dan Tobotani, yang merupakan aspirasi Anggota DPR RI Komisi IV, PAN, Ahmad Yohan. Sementara itu, bantuan pangan beras periode Juli–September menyasar 340 keluarga penerima di Desa Kalikur, masing-masing 10 kg per bulan, total 10,2 ton.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan program ini bukan sekadar bantuan sosial, melainkan instrumen stabilitas pangan dan harga, terutama menjelang hari raya keagamaan dan pergantian tahun.

Baca Juga; https://pojoknesia.com/bank-ntt-hadir-di-wulandoni-dorong-kawasan-selatan-lembata-jadi-sentra-ekonomi-baru

“Bantuan ini menjaga pasokan sekaligus menekan harga agar tidak melonjak,” ujarnya. 

Ia juga mengingatkan pengawasan ketat beras SPHP agar dijual sesuai patokan Rp13 ribu per kilogram, serta mengajak warga giat 'Gerakan Menanti Hujan', bersiap musim hujan dengan membersihkan saluran air, mempersiapkan lahan pertanian, stok pangan rumah tangga, dan armada nelayan.

Bupati kemudian memaparkan sejumlah rencana strategis besar untuk wilayah Kedang. Pertama, pembangunan Pelabuhan Rakyat (Perla) Hadingmanuk yang akan membuka konektivitas langsung dengan Pulau Pantar, serta jalan penghubung Hadingmanuk–Pahengwa–Baelengan, ditargetkan masuk APBD 2027.

Langkah ini diharapkan melahirkan pusat pertumbuhan ekonomi baru di timur Lembata, tidak lagi berpusat di Lewoleba.

Baca Juga; https://pojoknesia.com/62-warga-binaan-lapas-lembata-terima-remisi-kemerdekaan

Kedua, kawasan Kedang ditetapkan sebagai klaster pariwisata bahari yang mencakup Nuhanera, Lewolein, Tanjung Baja, dan Balauring. Di Tanjung Baja, investor berencana membangun lebih dari 100 unit resort, perizinan telah terbit, dan pembangunan akses jalan Weilolong–Tanjung Baja dimulai September ini.

Dari skala lebih luas, Pemkab Lembata terus memperjuangkan jalur kapal roro jarak jauh Surabaya–Lewoleba–Wini, yang memangkas rantai distribusi logistik dan menekan biaya angkut. Enam kabupaten penyangga termasuk Belu, Malaka, Alor, dan Timor Tengah Utara berkomitmen berkolaborasi.

Sementara itu, untuk mengantisipasi gangguan penerbangan akibat aktivitas vulkanik gunung Ile Lewotolok dan Lewotobi, rute alternatif Kupang–Pantar–Hadingmanuk sedang didorong, melengkapi layanan Susi Air yang sudah beroperasi setiap Rabu.

Baca Juga; https://pojoknesia.com/hut-ke-81-ri-bupati-kanis-ajak-masyarakat-perkuat-persatuan-dan-kerja-nyata-untuk-kemajuan-lembata

“Semua ini butuh dukungan dan doa bersama. Jika kita bersatu, apa yang kita rencanakan untuk kemajuan daerah dapat kita wujudkan,” pungkas Bupati Kanis. 

Kegiatan ditutup dengan penyerahan simbolis bantuan kepada perwakilan nelayan dan keluarga penerima manfaat. (Prokompim/Kominfo Lembata) ***


Bagikan

Berita Terkini

Bupati Pastikan TPP ASN Lembata Dibayar 12 Bulan

Melalui kebijakan tersebut, Bupati Kanis Tuaq berharap seluruh ASN semakin termotivasi untuk meningkatkan kinerja, terut

| Senin, 12 Oktober 2026
Bupati Sampaikan Duka Mendalam, Perintahkan Penanganan Cepat Bagi Korban

Ia telah memerintahkan Sekretaris Daerah untuk mengerahkan seluruh jajaran terkait guna menangani peristiwa ini secara

| Selasa, 06 Oktober 2026
HUT ke-27 Lembata, Pemkab Matangkan Beragam Program Strategis

Persiapan tidak hanya diarahkan pada seremoni peringatan, tetapi juga dikonsolidasikan dengan sejumlah kegiatan pembangu

| Senin, 05 Oktober 2026
Kolaborasi Pemkab Lembata dan Yayasan Sosial Ibu Anfrida Perkuat Upaya Eliminasi Kusta 2030

Kedua pihak juga menargetkan percepatan eliminasi kusta di Lembata pada 2030, sekaligus mendorong kesetaraan, inklusi so

| Senin, 28 September 2026
Gangguan Kabel Laut Lewoleba–BU2, Telekomunikasi di Lembata Terdampak

Berdasarkan hasil pengukuran, gangguan terindikasi disebabkan oleh putusnya kabel pada segmen laut ruas Lewoleba–BU2.

| Kamis, 01 Oktober 2026
Pembangunan PLTP Atadei 10 MW Mulai Dipercepat, Operasi Ditargetkan 2030

Perwakilan Bagian Perizinan PT PLN UIP Nusra Wilayah Mataram, Kristanto, menjelaskan proyek ini merupakan program strate

| Rabu, 30 September 2026
Terima Aspirasi FOKAL, Pemkab Lembata Kaji Delapan Tuntutan

Dalam pertemuan tersebut, FOKAL menyampaikan delapan tuntutan yang sebagiannya terkait klarifikasi penggunaan dana insen

| Selasa, 29 September 2026
Bupati Lembata Kaji TPP bagi 255 PPPK Paruh Waktu

Kepastian itu disampaikan Bupati saat bertemu dengan para PPPK Paruh Waktu di Ruang Rapat Bupati Lembata, Kamis, 24 Sep

| Sabtu, 26 September 2026
Groundbreaking KNMP Lembata Dimulai, Enam Lokasi Disiapkan

Program tersebut menjadi bagian dari agenda KKP untuk membangun kawasan pesisir yang lebih produktif melalui penguatan s

| Jumat, 25 September 2026
Revitalisasi Sekolah di Lembata Diguyur Rp20 Miliar, Dinas Minta Laporan Fisik

Sebanyak 46 gedung sedang dikerjakan dan ditargetkan rampung dalam satu hingga dua bulan ke depan, sedangkan 16 lainnya

| Jumat, 18 September 2026
Indeks Berita

Poling

Pemerintah berencana mengkombinasikan iuran BPJS Kesehatan dengan asuransi swasta bagi keluarga mampu. Apakah Anda setuju kelas khusus BPJS Kesehatan