Dari pojok nusantara untuk Indonesia

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Bupati Lembata Pastikan Perubahan APBD 2025 Tetap Pro Rakyat.

Program yang masuk dalam perubahan APBD harus dieksekusi tepat sasaran, tepat waktu, dan tepat anggaran sesuai kebutuhan masyarakat.

Paul Moruk
Kamis, 23 Oktober 2025 | 21:19:07 WIB
Dok. Kominfo Lembata

Lembata, Pojoknesia.com — Bupati Lembata P. Kanisius Tuaq, S.P menegaskan bahwa Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025 disusun dengan tetap berpihak pada kepentingan masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikan dalam rapat penetapan secara daring dari ruang rapat Bupati, Kamis (23/10/2025).

“Walaupun saya berada di Jakarta, Pak Sekda dan jajaran, kita masih dalam satu tekad, yaitu memastikan kebijakan kita hari ini benar-benar menjawab kebutuhan rakyat,” kata Bupati Kanisius.

Menurutnya, perubahan APBD ini dilakukan untuk menyinkronkan program dan kegiatan baru yang berkaitan dengan dana transfer pemerintah pusat. Penyesuaian tersebut diharapkan dapat mempercepat pelaksanaan program pembangunan yang dinilai mendesak, sehingga manfaatnya bisa segera dirasakan masyarakat.

Perubahan APBD 2025 juga diarahkan untuk menampung aspirasi masyarakat, menyempurnakan program yang sudah berjalan, serta mengakomodir kegiatan yang belum teranggarkan pada APBD induk. Program-program tersebut mencakup kegiatan yang bersifat keharusan maupun instruksional sesuai kebutuhan daerah.

Bupati Kanisius menekankan agar sisa waktu pelaksanaan anggaran di tiga bulan terakhir tahun ini dimanfaatkan secara optimal.

“Program yang masuk dalam perubahan APBD harus dieksekusi tepat sasaran, tepat waktu, dan tepat anggaran sesuai kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

Di sisi lain, pemerintah daerah juga diminta menggenjot peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Bupati menyebut, setelah kembali dari tugas luar daerah, ia akan menggelar rapat untuk mengevaluasi strategi peningkatan PAD sesuai kesepakatan sebelumnya.

Pada kesempatan itu, Bupati Kanisius turut menyinggung isu sosial yang tengah ramai diperbincangkan di media sosial dan dinilai berdampak pada generasi muda. Ia meminta OPD terkait segera menangani persoalan tersebut sesuai kewenangan masing-masing.

Menutup arahannya, Bupati Kanisius meminta seluruh OPD berkonsentrasi menuntaskan rangkaian anggaran Tahun 2025 dan segera bersiap memasuki tahapan perencanaan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2026.

“Saya berharap OPD seluruhnya berkonsentrasi agar jadwal dan timeline sesuai regulasi tidak terlewatkan,” pungkasnya.

Selain itu, Bupati juga mengingatkan OPD teknis untuk bergerak cepat menyambut musim tanam. Penyediaan bibit, pupuk, produksi lain, serta pendampingan bagi petani dan peternak diminta segera dipastikan.

“Kita tidak boleh kehilangan musim hujan ini. Saya selalu tegaskan, bantuan pertanian tidak boleh disalahgunakan karena ini menghidupi kita selama 12 bulan,” ujar Bupati.

Hadir dalam penetapan Ranperda tersebut Sekretaris Daerah Lembata Paskalis Ola, para staf ahli, asisten, serta pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Lembata. (Kominfo Lembata) ***


Bagikan

Berita Terkini

Kinerja Gemilang Tiga OPD Dongkrak PAD Lembata Hingga Rp17 Miliar

Di sisi lain, secara agregat total pendapatan mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu.

| Jumat, 03 Juli 2026
Keunikan Sarung Adat Ile Ape Proses 3 Tahun Hargai Rp25 Juta, Memukau Pengunjung Festival Lamaholot

Nilai tinggi dari kain tenun ini bukan semata-mata karena harganya, melainkan karena proses pembuatan yang sangat panjan

| Kamis, 02 Juli 2026
Bupati dan Wakil Bupati Lembata Hadiri Upacara HUT Ke-80 Bhayangkara

Mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”, Presiden menegaskan bahwa seluruh pengabdian Polri harus

| Rabu, 01 Juli 2026
Aksi Nyata Bupati Lembata: Ikut Angkut Batu Bangun Fondasi TK St. Mikhael Baobolak

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Bantuan Pemerintah Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026 pada Revitalisa

| Selasa, 30 Juni 2026
Operasi Besar Disiapkan Bupati-Wabup Lembata, Dugaan Bisnis Ilegal BBM Subsidi Jadi Target

Padahal kuota BBM subsidi yang disalurkan ke Lembata disebut sudah sesuai pengajuan daerah. Namun antrean panjang dan ke

| Senin, 29 Juni 2026
Penyampaian Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD

Penyampaian laporan ini merupakan bentuk tanggung jawab eksekutif kepada legislatif dan masyarakat luas atas pengelolaa

| Senin, 29 Juni 2026
Festival Lamaholot 2026 Siap Guncang Lembata, Empat Hari Perayaan Budaya Menuju Panggung Dunia

Festival ini menghadirkan beragam agenda, mulai dari pameran UMKM dan tenun ikat, karnaval budaya, pertunjukan seni etn

| Senin, 29 Juni 2026
Bupati Kanis: Menjadi Pengelola Bank Sampah adalah Pekerjaan Mulia

Ia menekankan bahwa di balik kesan 'kotor' saat bekerja, tersimpan hasil yang sangat bersih dan indah, baik secara fisi

| Sabtu, 20 Juni 2026
Pemkab Lembata Gelar Talk Show, Sosialisasikan Perda Kabupaten Layak Anak

Terdapat lima klaster utama yang menjadi perhatian, yakni pendidikan, kesehatan, budaya, rekreasi, serta perlindungan kh

| Jumat, 19 Juni 2026
Indeks Berita

Poling

Pemerintah berencana mengkombinasikan iuran BPJS Kesehatan dengan asuransi swasta bagi keluarga mampu. Apakah Anda setuju kelas khusus BPJS Kesehatan