Dari pojok nusantara untuk Indonesia

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Lolos Seleksi PPPK Tahap 2, Ratusan Honorer di Lembata Bersiap Penetapan NIP

Ratusan peserta yang telah menanti sejak proses seleksi berlangsung akhirnya mendapatkan kepastian nasib mereka melalui pengumuman yang dirilis dengan Nomor: P/800.1.10.1/782/BKPSDMD/VI/2025.

Paul Moruk
Selasa, 01 Juli 2025 | 17:37:03 WIB
Dok. Kominfo Lembata

Lembata - Suasana haru dan penuh antusiasme menyelimuti Kabupaten Lembata setelah pemerintah daerah resmi mengumumkan hasil seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap 2 formasi tahun anggaran 2024. 

Ratusan peserta yang telah menanti sejak proses seleksi berlangsung akhirnya mendapatkan kepastian nasib mereka melalui pengumuman yang dirilis dengan Nomor: P/800.1.10.1/782/BKPSDMD/VI/2025.

Pengumuman tersebut merupakan tindak lanjut dari surat Badan Kepegawaian Negara yang menyampaikan hasil seleksi kompetensi untuk tiga kategori formasi, yakni tenaga kesehatan, tenaga guru, dan tenaga teknis. 

Seluruh hasil seleksi dapat diakses secara daring melalui tautan resmi yang disediakan, serta laman nasional SSCASN dengan login akun masing-masing peserta. 

Keputusan ini disambut gembira oleh para peserta yang dinyatakan lulus, namun juga menjadi awal dari tahap administrasi yang jauh lebih penting, yaitu pengusulan penetapan Nomor Induk (NI) PPPK.

Pemkab Lembata menegaskan bahwa seluruh peserta yang lulus wajib segera melakukan pengisian Daftar Riwayat Hidup (DRH) dan mengunggah dokumen kelengkapan secara elektronik mulai tanggal 1 hingga 31 Juli 2025. 

Proses pengunggahan dokumen ini menjadi syarat mutlak untuk melanjutkan ke tahap penetapan NI PPPK yang dijadwalkan berlangsung pada 1 Agustus hingga 10 September 2025. Jika tahapan ini tidak dilaksanakan sesuai jadwal, maka peserta dianggap mengundurkan diri.

Dokumen yang wajib diunggah meliputi surat lamaran resmi ke Bupati Lembata, DRH yang telah ditandatangani dan bermeterai, pas foto formal berlatar belakang merah, ijazah dan transkrip nilai asli, surat pernyataan lima poin bermeterai yang menyatakan integritas dan kesanggupan sebagai PPPK, SKCK yang masih berlaku, surat keterangan sehat jasmani dan rohani, serta surat bebas narkoba dari fasilitas kesehatan pemerintah. 

Semua dokumen tersebut wajib discan menggunakan alat scanner resmi, bukan aplikasi ponsel.

Pemda Lembata juga mengingatkan bahwa setiap peserta bertanggung jawab atas keakuratan dan keaslian dokumen yang diunggah. 

Jika ditemukan pemalsuan dokumen atau keterangan tidak benar, maka kelulusan peserta akan dibatalkan secara sepihak dan status sebagai PPPK akan dicabut. 

Untuk menghindari kesalahan, peserta disarankan berkonsultasi langsung dengan BKPSDMD Kabupaten Lembata pada hari dan jam kerja jika mengalami kesulitan dalam proses pengisian DRH.

Keberhasilan para peserta yang lolos seleksi PPPK ini merupakan langkah penting dalam memperkuat struktur pelayanan publik di Lembata. 

Bagi para calon tenaga pendidik, kesehatan, maupun teknis, ini bukan hanya tentang keberhasilan menembus ketatnya seleksi, tetapi juga awal dari tanggung jawab besar dalam membangun Lembata dari berbagai lini pelayanan dasar. 

Pemerintah daerah juga memastikan bahwa proses ini berjalan transparan dan profesional, sembari tetap membuka ruang pengawasan publik agar tidak ada praktik yang merugikan peserta maupun institusi.

Masyarakat diimbau untuk tetap memantau informasi resmi hanya melalui website Pemerintah Kabupaten Lembata di www.site.lembatakab.go.id. 

Semua perubahan jadwal atau informasi tambahan akan diumumkan secara langsung melalui laman tersebut. 

Dengan pengumuman ini, Lembata kembali menunjukkan keseriusannya dalam reformasi birokrasi dan penguatan sumber daya aparatur berbasis kompetensi yang berintegritas. (Humas/Kominfo Lembata) ***


Bagikan

Berita Terkini

Pemkab Lembata Tepat Waktu Sampaikan KUA-PPAS 2027, Tidak Masuk Daftar Peringatan Kemenkeu

Sebanyak 363 pemerintah daerah tercantum dalam daftar peringatan tersebut, yang terdiri atas pemerintah kabupaten, kota

| Rabu, 05 Agustus 2026
Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Lembata Tingkatkan Layanan Publik Melalui Standar Pelayanan Digital

Penetapan standar pelayanan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk menghadirkan pelayanan yang lebih

| Minggu, 19 Juli 2026
Pendapatan PKB dan Opsen PKB 2026 Naik Signifikan, Lembata Masuk Dua Besar di NTT

Capaian tersebut menjadi salah satu indikator positif kinerja fiskal daerah sekaligus menunjukkan semakin baiknya kepatu

| Selasa, 30 Juni 2026
Kinerja Gemilang Tiga OPD Dongkrak PAD Lembata Hingga Rp17 Miliar

Di sisi lain, secara agregat total pendapatan mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu.

| Jumat, 03 Juli 2026
Keunikan Sarung Adat Ile Ape Proses 3 Tahun Hargai Rp25 Juta, Memukau Pengunjung Festival Lamaholot

Nilai tinggi dari kain tenun ini bukan semata-mata karena harganya, melainkan karena proses pembuatan yang sangat panjan

| Kamis, 02 Juli 2026
Bupati dan Wakil Bupati Lembata Hadiri Upacara HUT Ke-80 Bhayangkara

Mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”, Presiden menegaskan bahwa seluruh pengabdian Polri harus

| Rabu, 01 Juli 2026
Aksi Nyata Bupati Lembata: Ikut Angkut Batu Bangun Fondasi TK St. Mikhael Baobolak

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Bantuan Pemerintah Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026 pada Revitalisa

| Selasa, 30 Juni 2026
Operasi Besar Disiapkan Bupati-Wabup Lembata, Dugaan Bisnis Ilegal BBM Subsidi Jadi Target

Padahal kuota BBM subsidi yang disalurkan ke Lembata disebut sudah sesuai pengajuan daerah. Namun antrean panjang dan ke

| Senin, 29 Juni 2026
Indeks Berita

Poling

Pemerintah berencana mengkombinasikan iuran BPJS Kesehatan dengan asuransi swasta bagi keluarga mampu. Apakah Anda setuju kelas khusus BPJS Kesehatan