Dari pojok nusantara untuk Indonesia

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


SDK Boto 100 Tahun: Dari Kaki Gunung Labalekan, Cahaya Ilmu Menyinari Lembata

Seratus tahun bukan hanya usia, tapi warisan. SDK Boto adalah akar. Dari sinilah kita belajar mengeja mimpi pertama, mengenal dunia lewat huruf-huruf, dan menulis.

Paul Moruk
Sabtu, 28 Juni 2025 | 12:28:10 WIB
Bupati Lembata Petrus Kanisius Tuaq, S.P saat memberikan sambutan pada merayakan satu abad SDK Boto.

Lembata, Pojoknesia.com - Kabupaten Lembata kembali mencatatkan sejarah, bukan lewat panggung politik atau lompatan pembangunan fisik, melainkan dari sebuah sekolah kecil yang telah seratus tahun menyalakan cahaya ilmu dari kaki Gunung Labalekan. Sekolah Dasar Katolik (SDK) Boto, yang berdiri di Kampung Boto, Kecamatan Nagawutung, merayakan satu abad keberadaannya pada Jumat, 27 Juni 2025.

Perayaan ini menjadi tonggak bersejarah yang menyatukan kenangan masa lalu, kekuatan iman, dan harapan masa depan. Sebagai salah satu lembaga pendidikan Katolik tertua di Lembata, SDK Boto telah menjadi saksi bisu tumbuhnya generasi demi generasi, sejak dibangun oleh para misionaris pada tahun 1925.

Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, hadir secara langsung dalam perayaan ini. Disambut dengan tarian adat dan senyum ceria para siswa, suasana menjadi haru dan penuh makna. Dalam sambutannya, Bupati Tuaq menyampaikan refleksi mendalam tentang arti penting keberadaan sekolah ini.

“Seratus tahun bukan hanya usia, tapi warisan. SDK Boto adalah akar. Dari sinilah kita belajar mengeja mimpi pertama, mengenal dunia lewat huruf-huruf, dan menulis harapan lewat doa pagi,” ujar Bupati.

Ia menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak cukup hanya mengandalkan infrastruktur fisik, tetapi harus bertumpu pada penguatan pendidikan, terutama dari sekolah-sekolah kecil yang telah lama berakar seperti SDK Boto.

“Membangun peradaban dalam kasih, melangkah tanpa ada sekat, tetap semangat dalam membangun lewotana, leu-auq tercinta,” pesannya.

Misa syukur yang dipimpin oleh Romo Deken Lembata, Philipus Sinyo Da Gomez, Pr., semakin memperdalam makna perayaan. Dalam renungannya, Romo Sinyo menyebut SDK Boto sebagai "tanah suci pendidikan", tempat iman, nilai, dan pengetahuan tumbuh bersama dalam harmoni.

Ketua Yayasan Pendidikan Katolik Lembata (Yapenduklem), Petrus Toda Atawolo, juga menyampaikan komitmen yayasan untuk terus menjaga nyala pendidikan di sekolah-sekolah tua.

“SDK Boto tidak akan menjadi museum. Sekolah ini akan terus hidup, berkembang, dan menjadi rumah bagi generasi masa depan,” tegasnya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah atas kehadiran Bupati, yang menurut catatan yayasan, baru pertama kali terjadi dalam sejarah perayaan seabad sekolah Katolik di Lembata.

Perayaan ini dirangkai dengan berbagai acara bernuansa sejarah dan nostalgia: pameran arsip sekolah sejak tahun 1925, parade foto seragam siswa dari masa ke masa, hingga kisah para guru legendaris yang membentuk karakter anak-anak desa dengan kesetiaan dan cinta.

Alumni dari berbagai angkatan turut hadir, menyampaikan testimoni menggugah. Ada yang kini menjadi imam, pejabat publik, guru, maupun petani sukses, dan semua sepakat bahwa nilai kejujuran dan integritas mereka ditanamkan di ruang-ruang kelas SDK Boto yang sederhana namun penuh makna.

Perayaan 100 tahun SDK Boto menjadi pengingat bahwa kekuatan sejati pembangunan adalah pendidikan. Dari bangku-bangku kayu dan papan tulis berdebu, masa depan Lembata diam-diam terus ditulis dengan kasih, nilai, dan semangat yang tak pernah padam. ***



Bagikan

Berita Terkini

Bupati Pastikan TPP ASN Lembata Dibayar 12 Bulan

Melalui kebijakan tersebut, Bupati Kanis Tuaq berharap seluruh ASN semakin termotivasi untuk meningkatkan kinerja, terut

| Senin, 12 Oktober 2026
Bupati Sampaikan Duka Mendalam, Perintahkan Penanganan Cepat Bagi Korban

Ia telah memerintahkan Sekretaris Daerah untuk mengerahkan seluruh jajaran terkait guna menangani peristiwa ini secara

| Selasa, 06 Oktober 2026
HUT ke-27 Lembata, Pemkab Matangkan Beragam Program Strategis

Persiapan tidak hanya diarahkan pada seremoni peringatan, tetapi juga dikonsolidasikan dengan sejumlah kegiatan pembangu

| Senin, 05 Oktober 2026
Kolaborasi Pemkab Lembata dan Yayasan Sosial Ibu Anfrida Perkuat Upaya Eliminasi Kusta 2030

Kedua pihak juga menargetkan percepatan eliminasi kusta di Lembata pada 2030, sekaligus mendorong kesetaraan, inklusi so

| Senin, 28 September 2026
Gangguan Kabel Laut Lewoleba–BU2, Telekomunikasi di Lembata Terdampak

Berdasarkan hasil pengukuran, gangguan terindikasi disebabkan oleh putusnya kabel pada segmen laut ruas Lewoleba–BU2.

| Kamis, 01 Oktober 2026
Pembangunan PLTP Atadei 10 MW Mulai Dipercepat, Operasi Ditargetkan 2030

Perwakilan Bagian Perizinan PT PLN UIP Nusra Wilayah Mataram, Kristanto, menjelaskan proyek ini merupakan program strate

| Rabu, 30 September 2026
Terima Aspirasi FOKAL, Pemkab Lembata Kaji Delapan Tuntutan

Dalam pertemuan tersebut, FOKAL menyampaikan delapan tuntutan yang sebagiannya terkait klarifikasi penggunaan dana insen

| Selasa, 29 September 2026
Bupati Lembata Kaji TPP bagi 255 PPPK Paruh Waktu

Kepastian itu disampaikan Bupati saat bertemu dengan para PPPK Paruh Waktu di Ruang Rapat Bupati Lembata, Kamis, 24 Sep

| Sabtu, 26 September 2026
Groundbreaking KNMP Lembata Dimulai, Enam Lokasi Disiapkan

Program tersebut menjadi bagian dari agenda KKP untuk membangun kawasan pesisir yang lebih produktif melalui penguatan s

| Jumat, 25 September 2026
Revitalisasi Sekolah di Lembata Diguyur Rp20 Miliar, Dinas Minta Laporan Fisik

Sebanyak 46 gedung sedang dikerjakan dan ditargetkan rampung dalam satu hingga dua bulan ke depan, sedangkan 16 lainnya

| Jumat, 18 September 2026
Indeks Berita

Poling

Pemerintah berencana mengkombinasikan iuran BPJS Kesehatan dengan asuransi swasta bagi keluarga mampu. Apakah Anda setuju kelas khusus BPJS Kesehatan