Lembata, Pojoknesia.com - Pemerintah Kabupaten Lembata mengajukan permohonan resmi kepada PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Kupang untuk melaksanakan uji coba sandar kapal (trial berthing) secara terbatas di Pelabuhan Penyeberangan Waijarang.
Langkah ini ditempuh sebagai respons atas terhambatnya layanan penyeberangan pasca insiden benturan kapal yang mengakibatkan kerusakan pada fasilitas dermaga.
Permohonan tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, melalui surat bernomor B/500.11/05/DISHUB/I/2026 tertanggal 8 Januari 2026.
Surat itu merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Lembata, Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas III Lewoleba, serta supervisor PT ASDP lintasan Lewoleba, yang membahas kondisi terkini dermaga Waijarang.
Dalam surat tersebut dijelaskan bahwa meskipun telah dilakukan pembersihan awal terhadap breasting dolphin yang tumbang, masih terdapat bagian struktur dermaga yang berada di dasar laut dan belum sepenuhnya dapat disingkirkan.
Kondisi ini dinilai memerlukan kajian teknis lanjutan sebelum pelayanan penyeberangan dapat kembali berjalan normal.
Untuk itu, Pemkab Lembata meminta PT ASDP Cabang Kupang melakukan uji coba sandar kapal guna menilai kelayakan operasional sementara dermaga Waijarang.
Uji coba ini dilakukan dengan sejumlah ketentuan, antara lain mempertimbangkan kondisi eksisting dermaga, pola sandar dan manuver kapal ditetapkan sepenuhnya oleh operator berdasarkan pertimbangan teknis, serta berada di bawah pengawasan dan persetujuan KUPP Kelas III Lewoleba.
Bupati Lembata menegaskan bahwa seluruh tahapan uji coba wajib mengutamakan aspek keselamatan pelayaran, keamanan kapal, awak kapal, dan penumpang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Hasil uji coba ini diharapkan menjadi dasar evaluasi teknis untuk pengambilan keputusan lebih lanjut terkait kelanjutan pelayanan penyeberangan di Waijarang,” demikian tertulis dalam surat tersebut.
Pemerintah daerah berharap, sembari menunggu penanganan permanen terhadap fasilitas dermaga, uji coba sandar kapal ini dapat membuka peluang pemulihan bertahap layanan transportasi penyeberangan yang selama ini menjadi urat nadi mobilitas masyarakat dan distribusi logistik di Kabupaten Lembata. ***