Dari pojok nusantara untuk Indonesia

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


PGRI Lembata Nyatakan Dukungan dan Harapan untuk Bupati dan Wakil Bupati Terpilih

Organisasi ini juga menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan hak-hak dan martabat guru, meningkatkan kompetensi serta kesejahteraan guru, dan memajukan dunia pendidikan di Kabupaten Lembata sesuai visi dan misi PGRI.

Paul Moruk
Rabu, 23 April 2025 | 13:53:47 WIB
Dok Prokompim Setda Lembata

Lembata,Pojoknesia.com – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Lembata secara resmi menyampaikan pernyataan sikap dukungan dan harapan kepada Bupati dan Wakil Bupati Lembata terpilih periode 2025–2030, Petrus Kanisius Tuaq, S.P., dan Muhamad Nasir, S.Sos.

Pernyataan tersebut disampaikan pada Kamis (23/4/25) di ruang kerja Bupati Lembata, Lewoleba, oleh Plh. Ketua PGRI Kabupaten Lembata, Fransiskus Terong, S.Pd.SD, dan Sekretaris PGRI, Kaletus Marselinus Lako Udak, S.Pd.

Dalam pernyataan sikapnya, PGRI Lembata menyatakan dukungan penuh terhadap kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati terpilih. Organisasi ini juga menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan hak-hak dan martabat guru, meningkatkan kompetensi serta kesejahteraan guru, dan memajukan dunia pendidikan di Kabupaten Lembata sesuai visi dan misi PGRI.

Selain menyatakan dukungan, PGRI Lembata juga menyampaikan berbagai harapan strategis, salah satunya terkait perlindungan hukum bagi guru. PGRI meminta agar pemerintah daerah menetapkan kebijakan yang melindungi guru dari kekerasan, ancaman, diskriminasi, intimidasi, maupun perlakuan tidak adil. Mereka juga mengusulkan adanya mediasi lintas sektor bersama penegak hukum untuk memperkuat pemahaman terhadap Undang-Undang Perlindungan Anak dan Undang-Undang Guru dan Dosen.

PGRI turut menyoroti tunggakan pembayaran Tunjangan Profesi Guru (TPG) selama dua bulan pada tahun 2024 dan berharap agar pembayaran segera direalisasikan. Selain itu, mereka juga mendorong pemerintah daerah agar tetap mengalokasikan anggaran untuk tunjangan guru non-sertifikasi dan Tunjangan Hari Raya (THR) TPG sesuai dengan PP Nomor 11 Tahun 2025.

Menanggapi kebijakan larangan perekrutan guru honorer baru mulai tahun 2025, PGRI berharap pemerintah daerah memberikan solusi dengan membuka ruang bagi sekolah untuk merekrut guru guna mengatasi kekurangan tenaga pendidik.

Isu penempatan guru juga menjadi perhatian. PGRI berharap Bupati Lembata dapat menggunakan hak diskresi untuk mendelegasikan kewenangan kepada Dinas Pendidikan dalam melakukan pemetaan dan penempatan guru secara profesional dan proporsional.

Terkait pengangkatan ASN, PGRI berharap agar komitmen pemerintah pusat untuk mempercepat pengangkatan CASN juga dapat diwujudkan di Kabupaten Lembata.

Pernyataan sikap ini menegaskan komitmen PGRI Lembata untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah demi kemajuan pendidikan dan kesejahteraan para guru di Kabupaten Lembata. ***





Bagikan

Berita Terkini

Wakapolres Lembata I Gede Sucitra Pimpin Aksi Berbagi Takjil Ramadhan

Hal ini merupakan instruksi langsung dari Kapolda NTT sebagai bentuk kepedulian dan kedekatan aparat kepolisian dengan

| Kamis, 05 Maret 2026
Diduga Akibat Obat Nyamuk Bakar, Satu Rumah di Lembata Ludes Terbakar

Dugaan sementara, api dipicu oleh obat nyamuk bakar yang mungkin diletakan disekitar benda mudah terbakar.

| Kamis, 05 Maret 2026
Ramadan Berkah di Lembata, PLN Siapkan 1.200 Paket Sembako Murah

Pelaksanaan program ini juga bekerja sama dengan sejumlah rumah ibadah di Kabupaten Lembata, antara lain Masjid Agung L

| Kamis, 05 Maret 2026
Kabur Jadi Terang, RS Bukit Lewoleba Layani Ratusan Pasien Katarak

Selama tiga hari sejak 4-7 Maret 2026, RS Bukit Lewoleba membuka layanan skrining mata sekaligus tindakan operasi seb

| Kamis, 05 Maret 2026
Pengurus P3A Aubala Dilantik, Siap Kelola Irigasi Waikomo untuk Petani

Tanggung jawab ini, menurut Bupati, akan sangat menentukan keberlanjutan dan kemajuan sektor pertanian di Lembata, khusu

| Selasa, 03 Maret 2026
Pelajar SMA di Lewoleba Ditemukan Tewas Gantung Diri, Polisi Periksa 5 Saksi

Dari keterangan para saksi ini, polisi belum bisa menyimpulkan motif korban mengakhiri hidupnya.

| Rabu, 04 Maret 2026
Batas Belanja Pegawai 30 Persen, Pemda Lembata Usulkan Revisi Formula Perhitungan

Regulasi Nasional mewajibkan pemerintah daerah menyesuaikan belanja pegawai maksimal menjadi 30 persen. Sekda menegask

| Rabu, 04 Maret 2026
Imigrasi Maumere Gandeng Pemerintah Lembata Dorong Pekerja Migran yang Legal dan Aman

Dengan adanya program ini, masyarakat Lembata yang berencana bekerja ke luar negeri dapat memperoleh informasi dan p

| Rabu, 04 Maret 2026
Sejumah Dinas Digabung, Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Perikanan Jadi Satu Dinas

Persetujuan tersebut diambil dalam sidang paripurna yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Lembata, Fransiskus Xaverius Namang

| Selasa, 03 Maret 2026
Wow! ITB Stikom Bali Tawarkan Program Beasiswa Kuliah Sambil Magang di Jepang

Program ini terbuka untuk berbagai bidang pekerjaan di Jepang, mulai dari perawat, industri hotel/restoran, otomotif, k

| Selasa, 03 Maret 2026
Indeks Berita

Poling

Pemerintah berencana mengkombinasikan iuran BPJS Kesehatan dengan asuransi swasta bagi keluarga mampu. Apakah Anda setuju kelas khusus BPJS Kesehatan

TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 PojokNesia
Allright Reserved
CONTACT US Lewoleba
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281353967028
POJOKNESIA
Viewers Now: 2