Dari pojok nusantara untuk Indonesia

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Purna Bhakti Bukan Akhir Pengabdian, Pemkab Lembata Hargai 24 ASN

Penghargaan ini menjadi penegasan bahwa masa pensiun tidak serta-merta menutup peran pengabdian seorang abdi negara.

Admin
Selasa, 20 Januari 2026 | 09:25:55 WIB
Dok. Prokopim Setda Lembata

Lembata, Pojoknesia.com - Pemerintah Kabupaten Lembata menyerahkan piagam penghargaan kepada 24 aparatur sipil negara (ASN) purna bhakti dalam apel kesadaran yang digelar di lapangan upacara Kantor Bupati Lembata, Senin (19/1/26).

Penghargaan ini menjadi penegasan bahwa masa pensiun tidak serta-merta menutup peran pengabdian seorang abdi negara.

Bupati Lembata P. Kanisius Tuaq didampingi Sekretaris Daerah, Paskalis Ola Tapo Bali secara langsung menyerahkan piagam kepada para ASN yang telah menyelesaikan masa tugasnya setelah puluhan tahun mengabdi di berbagai unit kerja. 

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, loyalitas, dan kontribusi nyata mereka dalam menopang jalannya pemerintahan serta pelayanan publik di Kabupaten Lembata.

“Purna bhakti bukanlah akhir dari pengabdian. Ini adalah fase baru untuk tetap berkarya dan memberi manfaat sesuai peran masing-masing di tengah masyarakat,” ujar Bupati Kanis Tuaq dalam sambutannya.

Sejumlah nama ASN purna bhakti yang menerima piagam penghargaan antara lain Thomas Tip Des Lelangrian dari Badan Pendapatan Daerah dengan masa kerja lebih dari 32 tahun, Marwa Umar yang mengabdi hampir 40 tahun, serta Yakobus Tupeng Ama, yang menuntaskan pengabdian selama 38 tahun di lingkungan Dinas Pendidikan. 

Dari sektor pendidikan dasar dan menengah, penghargaan juga diberikan kepada Petrus Boli, Agatha Pega, dan Sebastianus Bala, yang selama puluhan tahun bertugas di sekolah-sekolah negeri di wilayah Lembata.

Selain itu, terdapat pula nama-nama seperti Martinus Pepak dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Kundradus Kiwang, dari Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, serta Godelfridus Maria Beni Labi, dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, yang turut menerima penghargaan atas pengabdiannya.

Menurut Bupati Kanisius, pengalaman panjang para ASN purna bhakti merupakan modal sosial yang tetap dibutuhkan daerah, terutama dalam mendukung pembangunan berbasis komunitas. 

Ia berharap masa pensiun dapat menjadi waktu istirahat yang membahagiakan, dengan kesehatan yang terjaga dan kesempatan untuk terus berkontribusi secara sosial.

Sebanyak 24 ASN penerima penghargaan berasal dari lintas perangkat daerah, mulai dari Badan Pendapatan Daerah, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, hingga sekolah dasar dan menengah pertama negeri di Kecamatan Omesuri, Wulandoni, Nubatukan, dan sejumlah wilayah lainnya.

Mayoritas ASN purna bhakti tersebut memiliki masa kerja panjang, berkisar antara 23 hingga hampir 40 tahun, dengan terhitung mulai tanggal pensiun pada Desember 2025 dan Januari 2026 sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Pemerintah Kabupaten Lembata menegaskan komitmennya untuk terus memberikan penghargaan yang layak kepada ASN purna bhakti sebagai bagian dari upaya membangun budaya birokrasi yang menghargai pengabdian dan integritas. 

Apel kesadaran ini sekaligus menjadi pengingat bagi ASN yang masih aktif untuk terus menjaga profesionalisme, disiplin, dan tanggung jawab dalam melayani masyarakat. (Prokompim/Kominfo Lembata) ***


Bagikan

Berita Terkini

Gangguan Kabel Laut Lewoleba–BU2, Telekomunikasi di Lembata Terdampak

Berdasarkan hasil pengukuran, gangguan terindikasi disebabkan oleh putusnya kabel pada segmen laut ruas Lewoleba–BU2.

| Kamis, 01 Oktober 2026
Pembangunan PLTP Atadei 10 MW Mulai Dipercepat, Operasi Ditargetkan 2030

Perwakilan Bagian Perizinan PT PLN UIP Nusra Wilayah Mataram, Kristanto, menjelaskan proyek ini merupakan program strate

| Rabu, 30 September 2026
Terima Aspirasi FOKAL, Pemkab Lembata Kaji Delapan Tuntutan

Dalam pertemuan tersebut, FOKAL menyampaikan delapan tuntutan yang sebagiannya terkait klarifikasi penggunaan dana insen

| Selasa, 29 September 2026
Bupati Lembata Kaji TPP bagi 255 PPPK Paruh Waktu

Kepastian itu disampaikan Bupati saat bertemu dengan para PPPK Paruh Waktu di Ruang Rapat Bupati Lembata, Kamis, 24 Sep

| Sabtu, 26 September 2026
Groundbreaking KNMP Lembata Dimulai, Enam Lokasi Disiapkan

Program tersebut menjadi bagian dari agenda KKP untuk membangun kawasan pesisir yang lebih produktif melalui penguatan s

| Jumat, 25 September 2026
Revitalisasi Sekolah di Lembata Diguyur Rp20 Miliar, Dinas Minta Laporan Fisik

Sebanyak 46 gedung sedang dikerjakan dan ditargetkan rampung dalam satu hingga dua bulan ke depan, sedangkan 16 lainnya

| Jumat, 18 September 2026
Boxing Camp Jadi Ruang Baru Generasi Muda Lembata Meniti Karier Tinju

Pemerintah daerah mengapresiasi langkah Willem Lojor membangun pusat pembinaan tinju yang tidak hanya diarahkan untuk me

| Selasa, 15 September 2026
Melalui Program Desa Berdaya, PLN UIP Nusra Perluas Akses Air Bersih

Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini dijalankan berkolaborasi dengan Yayasan Payung Perjuangan Humani

| Selasa, 15 September 2026
Bupati Lembata Lantik Yohakim Dasion Jadi Kades PAW Lamalera A

Selain pelantikan Kades, Ketua TP-PKK Kecamatan Wulandoni pada kesempatan yang sama juga melantik Ketua TP-PKK sekaligu

| Rabu, 09 September 2026
Liga Persebata 2026 Resmi Dimulai, Sportivitas Jadi Sorotan Wabup Nasir

Wabup Nasir menegaskan bahwa sepak bola mengajarkan nilai penting dalam kehidupan, yakni kerja keras, disiplin, sportivi

| Senin, 07 September 2026
Indeks Berita

Poling

Pemerintah berencana mengkombinasikan iuran BPJS Kesehatan dengan asuransi swasta bagi keluarga mampu. Apakah Anda setuju kelas khusus BPJS Kesehatan