Dari pojok nusantara untuk Indonesia

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Bunda Ursula Kukuhkan Maria Kedang Sebagai Bunda Literasi Wulandoni

Pengukuhan ini bukan sekadar seremoni, melainkan simbol komitmen kolektif untuk menjadikan budaya membaca sebagai pondasi kemajuan generasi Lembata, sekaligus menjadi simbol semakin mengakarnya gerakan membaca di pulau Lomblen.

Admin
Jumat, 31 Oktober 2025 | 11:55:30 WIB
Bunda Ursula Kukuhkan Maria Kedang Sebagai Bunda Literasi Wulandoni

Lembata, Pojoknesia.com – Semangat literasi kembali menggema kuat di Kabupaten Lembata. Hari Kamis, 30 Oktober 2025, menjadi momen bersejarah bagi Kecamatan Wulandoni, setelah Bunda Literasi Kabupaten Lembata, Ny. Ursula Surat Bayo, secara resmi mengukuhkan Maria Elisabeth Kedang sebagai Bunda Literasi Kecamatan Wulandoni.

Pengukuhan ini bukan sekadar seremoni, melainkan simbol komitmen kolektif untuk menjadikan budaya membaca sebagai pondasi kemajuan generasi Lembata, sekaligus menjadi simbol semakin mengakarnya gerakan membaca di pulau Lomblen.

Acara pengukuhan yang khidmat ini diselenggarakan di Aula Kantor Camat Wulandoni, berbarengan dengan Sosialisasi Pembudayaan Kegemaran Membaca Tingkat Kecamatan Tahun 2025.

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran penting di kecamatan, termasuk Camat Wulandoni, para kepala desa, Bunda Literasi Desa, serta perwakilan dari Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Lembata.

Dalam sambutannya, Ny. Ursula Surat Bayo secara tegas mengungkapkan bahwa kunci keberhasilan gerakan literasi terletak pada penumbuhan budaya membaca yang dimulai dari lingkungan terdekat, yakni keluarga.

“Membaca bukan hanya tugas sekolah, tetapi kebiasaan yang memperkaya hidup. Mari kita bangun budaya literasi mulai dari rumah, demi generasi Lembata yang cerdas, tangguh, dan berdaya saing,” ujar Ursula penuh semangat.

Dia menekankan, rumah tangga memiliki peran krusial dalam membentuk karakter anak. Dengan menjadikan kegiatan membaca sebagai rutinitas harian yang menyenangkan, orang tua telah menanamkan modal pengetahuan yang tak ternilai.

“Kalau anak tumbuh dengan buku, maka ia akan tumbuh dengan pengetahuan,” tambahnya.

Ursula juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada para Bunda Literasi di tingkat kecamatan dan desa, yang dianggapnya sebagai ujung tombak pergerakan literasi di akar rumput. Pengukuhan ini, baginya, adalah manifestasi nyata dari komitmen bersama untuk merevolusi wajah pendidikan di Lembata melalui budaya baca.

Dukungan Penuh Pemerintah Kecamatan dan Tekad Bunda Literasi Baru

Pemerintah Kecamatan Wulandoni menyatakan dukungan penuh terhadap gerakan ini. Camat Wulandoni, Petrus L. H. M. Gowing, dalam sambutannya menyatakan, “Kami akan mengawal setiap program literasi agar benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Literasi adalah pondasi kemajuan.”

Sementara itu, Maria Elisabeth Kedang, Bunda Literasi Kecamatan Wulandoni yang baru dikukuhkan, menyampaikan rasa syukur dan tekadnya yang membara untuk langsung bergerak.

“Kami siap menghidupkan pojok baca, menggelar lomba membaca, dan menjadikan literasi sebagai bagian dari kehidupan masyarakat Wulandoni. Kami siap bergerak bersama masyarakat,” tegas Maria.

Penguatan Komitmen Melalui Kesepakatan Bersama

Komitmen kolektif ini dikukuhkan melalui penandatanganan Kesepakatan Bersama Gerakan #LembataBaca, LembataSare. Kesepakatan ini melibatkan Camat, kepala desa, Bunda Literasi Desa, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, serta Bunda Literasi Kabupaten.

Poin-poin utama dalam kesepakatan ini berfokus pada langkah-langkah konkret di tingkat desa, diantaranya: Mendorong penyediaan dan pemanfaatan perpustakaan desa dan pojok baca, Penyusunan Peraturan Desa mengenai Jam Wajib Belajar,Imbauan agar setiap desa menetapkan zona bebas handphone untuk mendukung fokus belajar anak-anak.

Menanggapi implementasi kesepakatan gerakan ini, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Lembata, Anselmus Asan Ola, memastikan bahwa pihaknya akan melakukan pendampingan dan evaluasi berkelanjutan. “Kami ingin memastikan gerakan ini hidup, bukan hanya di atas kertas, tetapi di tengah masyarakat,” tegas Anselmus.

Literasi sebagai Kunci Masa Depan dan Pemanfaatan Media Digital

Menutup sesi, Ursula Surat Bayo kembali memberikan pesan inspiratif. Ia menegaskan bahwa literasi melampaui kemampuan membaca dan menulis semata, melainkan tentang kemampuan memahami dunia.

“Anak-anak yang gemar membaca akan lebih siap menghadapi tantangan zaman. Literasi membuka jalan menuju masa depan yang lebih baik,” tegasnya.

Ursula juga memberikan imbauan khusus bagi masyarakat untuk memanfaatkan ruang digital secara bijak. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat Wulandoni untuk menjadikan media sosial sebagai wadah penyebaran informasi positif seputar literasi.

“Gunakan media sosial untuk menyebarkan kebaikan, bukan hoaks. Mari isi ruang digital kita dengan hal-hal yang mencerahkan,” tutupnya.

Pengukuhan Bunda Literasi ini menjadi tonggak penting Gerakan Literasi yang menandai babak baru dalam upaya percepatan peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Lembata. Semoga dari Literasi akan lahir generasi unggul Lembata untuk Generasi Indonesia Emas 2045! (Prokopim / Kominfo Lembata)


Bagikan

Berita Terkini

Bupati Pastikan TPP ASN Lembata Dibayar 12 Bulan

Melalui kebijakan tersebut, Bupati Kanis Tuaq berharap seluruh ASN semakin termotivasi untuk meningkatkan kinerja, terut

| Senin, 12 Oktober 2026
Bupati Sampaikan Duka Mendalam, Perintahkan Penanganan Cepat Bagi Korban

Ia telah memerintahkan Sekretaris Daerah untuk mengerahkan seluruh jajaran terkait guna menangani peristiwa ini secara

| Selasa, 06 Oktober 2026
HUT ke-27 Lembata, Pemkab Matangkan Beragam Program Strategis

Persiapan tidak hanya diarahkan pada seremoni peringatan, tetapi juga dikonsolidasikan dengan sejumlah kegiatan pembangu

| Senin, 05 Oktober 2026
Kolaborasi Pemkab Lembata dan Yayasan Sosial Ibu Anfrida Perkuat Upaya Eliminasi Kusta 2030

Kedua pihak juga menargetkan percepatan eliminasi kusta di Lembata pada 2030, sekaligus mendorong kesetaraan, inklusi so

| Senin, 28 September 2026
Gangguan Kabel Laut Lewoleba–BU2, Telekomunikasi di Lembata Terdampak

Berdasarkan hasil pengukuran, gangguan terindikasi disebabkan oleh putusnya kabel pada segmen laut ruas Lewoleba–BU2.

| Kamis, 01 Oktober 2026
Pembangunan PLTP Atadei 10 MW Mulai Dipercepat, Operasi Ditargetkan 2030

Perwakilan Bagian Perizinan PT PLN UIP Nusra Wilayah Mataram, Kristanto, menjelaskan proyek ini merupakan program strate

| Rabu, 30 September 2026
Terima Aspirasi FOKAL, Pemkab Lembata Kaji Delapan Tuntutan

Dalam pertemuan tersebut, FOKAL menyampaikan delapan tuntutan yang sebagiannya terkait klarifikasi penggunaan dana insen

| Selasa, 29 September 2026
Bupati Lembata Kaji TPP bagi 255 PPPK Paruh Waktu

Kepastian itu disampaikan Bupati saat bertemu dengan para PPPK Paruh Waktu di Ruang Rapat Bupati Lembata, Kamis, 24 Sep

| Sabtu, 26 September 2026
Groundbreaking KNMP Lembata Dimulai, Enam Lokasi Disiapkan

Program tersebut menjadi bagian dari agenda KKP untuk membangun kawasan pesisir yang lebih produktif melalui penguatan s

| Jumat, 25 September 2026
Revitalisasi Sekolah di Lembata Diguyur Rp20 Miliar, Dinas Minta Laporan Fisik

Sebanyak 46 gedung sedang dikerjakan dan ditargetkan rampung dalam satu hingga dua bulan ke depan, sedangkan 16 lainnya

| Jumat, 18 September 2026
Indeks Berita

Poling

Pemerintah berencana mengkombinasikan iuran BPJS Kesehatan dengan asuransi swasta bagi keluarga mampu. Apakah Anda setuju kelas khusus BPJS Kesehatan