Dari pojok nusantara untuk Indonesia

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Tongkat Gembala Berganti, Pemkab Lembata Apresiasi Mgr. Kopong Kung dan Sambut Harapan Baru Uskup Monteiro

Pergantian kepemimpinan menuju Mgr. Yohanes Hans Monteiro dipandang pemerintah daerah sebagai momentum pembaruan. Dengan latar belakang akademis, rekam jejak pelayanan internasional, serta kepiawaian dalam bidang liturgi, Mgr. Monteiro dinilai membawa karakter kepemimpinan yang adaptif terhadap tantangan era modern.

Admin
Senin, 24 November 2025 | 11:06:37 WIB
Dok. Istimewa

Lembata, Pojoknesia.com - Tongkat estafet kepemimpinan Gereja Katolik di Keuskupan Larantuka resmi berpindah tangan. 

Bersamaan dengan pengumuman Tahta Suci yang menetapkan Mgr. Yohanes Hans Monteiro, Pr. sebagai Uskup baru, Pemerintah Kabupaten Lembata menyampaikan penghargaan mendalam kepada Mgr. Emeritus Fransiskus Kopong Kung, sosok yang selama lebih dari dua dekade dikenal sebagai pemersatu umat serta penjaga harmoni antaragama di wilayah Flores Timur dan Lembata.

Bupati P. Kanisius Tuaq dalam pernyataan resminya menilai bahwa Mgr. Emeritus Fransiskus telah meninggalkan jejak pelayanan yang signifikan. Ia bukan hanya membangun Gereja dalam ranah spiritual, tetapi juga memperkuat struktur sosial yang inklusif dan penuh toleransi. 

“Beliau telah membawa Gereja bertumbuh dengan kokoh dan menghadirkan kedamaian di tengah masyarakat. Toleransi yang selama ini terpelihara menjadi bukti nyata kepemimpinan beliau,” ujar Bupati Kanis Tuaq.

“Kami berterima kasih atas keterbukaan dan keteladanan beliau. Banyak pembangunan sosial yang berhasil karena sinergi yang dibangun bersama," lanjut Bupati.

Pergantian kepemimpinan menuju Mgr. Yohanes Hans Monteiro dipandang pemerintah daerah sebagai momentum pembaruan. Dengan latar belakang akademis, rekam jejak pelayanan internasional, serta kepiawaian dalam bidang liturgi, Mgr. Monteiro dinilai membawa karakter kepemimpinan yang adaptif terhadap tantangan era modern.

Pemerintah Kabupaten Lembata menyambutnya sebagai mitra strategis dalam memperkuat formasi iman sekaligus memperluas kerja sama lintas sektor.

“Semoga di bawah kepemimpinan Mgr. Yohanes Hans Monteiro, Gereja tidak hanya semakin hidup dalam semangat pastoral, tetapi juga semakin aktif menjawab kebutuhan umat di masa kini,” kata Bupati Kanis.

Dengan doa, penghormatan, dan harapan yang menyertai, peralihan tongkat gembala ini menandai babak baru dalam perjalanan Gereja Keuskupan Larantuka. Di pundak Uskup baru, umat dan pemerintah menitipkan sebuah masa depan yang diharapkan semakin terang, semakin rukun, dan semakin penuh kasih.

Berikut profil singkat Sang Pengembala Umat sejati, Mgr. Yohanes Hans Monteiro, Pr.: Lahir di Larantuka pada 15 April 1971, ia menempuh pendidikan formasi di Seminari Menengah Santo Domingo Hokeng, kemudian studi filsafat dan teologi di Ledalero. 

Ia meraih gelar Licentiate dan Doktor Liturgi dari Universitas Wina, Austria, sebuah pencapaian akademis yang memperkaya keahliannya dalam bidang liturgi Gereja. Setelah tahbisan imamat pada 14 Juli 1999, ia melayani baik di Indonesia maupun di Austria, sebelum kembali mengajar di Ledalero dan menjadi formator di Seminari Tinggi Ritapiret.

Di dunia akademis dan teologis, Mgr. Monteiro dikenal melalui karya-karyanya, termasuk buku 'Semana Santa di Larantuka: Sejarah dan Liturgi,' yang menjadi rujukan penting dalam memahami tradisi Pekan Suci khas Larantuka. 

Dengan latar belakang akademik, pastoral, dan pengabdiannya yang luas, umat percaya bahwa beliau membawa kombinasi keilmuan dan kepekaan pastoral yang dibutuhkan Gereja di tengah perubahan dunia.

Selamat bertugas, Mgr. Yohanes Hans Monteiro, Uskup Larantuka yang baru. (Prokompim Setda Lembata) ***


Bagikan

Berita Terkini

Kinerja Gemilang Tiga OPD Dongkrak PAD Lembata Hingga Rp17 Miliar

Di sisi lain, secara agregat total pendapatan mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu.

| Jumat, 03 Juli 2026
Keunikan Sarung Adat Ile Ape Proses 3 Tahun Hargai Rp25 Juta, Memukau Pengunjung Festival Lamaholot

Nilai tinggi dari kain tenun ini bukan semata-mata karena harganya, melainkan karena proses pembuatan yang sangat panjan

| Kamis, 02 Juli 2026
Bupati dan Wakil Bupati Lembata Hadiri Upacara HUT Ke-80 Bhayangkara

Mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”, Presiden menegaskan bahwa seluruh pengabdian Polri harus

| Rabu, 01 Juli 2026
Aksi Nyata Bupati Lembata: Ikut Angkut Batu Bangun Fondasi TK St. Mikhael Baobolak

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Bantuan Pemerintah Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026 pada Revitalisa

| Selasa, 30 Juni 2026
Operasi Besar Disiapkan Bupati-Wabup Lembata, Dugaan Bisnis Ilegal BBM Subsidi Jadi Target

Padahal kuota BBM subsidi yang disalurkan ke Lembata disebut sudah sesuai pengajuan daerah. Namun antrean panjang dan ke

| Senin, 29 Juni 2026
Penyampaian Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD

Penyampaian laporan ini merupakan bentuk tanggung jawab eksekutif kepada legislatif dan masyarakat luas atas pengelolaa

| Senin, 29 Juni 2026
Festival Lamaholot 2026 Siap Guncang Lembata, Empat Hari Perayaan Budaya Menuju Panggung Dunia

Festival ini menghadirkan beragam agenda, mulai dari pameran UMKM dan tenun ikat, karnaval budaya, pertunjukan seni etn

| Senin, 29 Juni 2026
Bupati Kanis: Menjadi Pengelola Bank Sampah adalah Pekerjaan Mulia

Ia menekankan bahwa di balik kesan 'kotor' saat bekerja, tersimpan hasil yang sangat bersih dan indah, baik secara fisi

| Sabtu, 20 Juni 2026
Pemkab Lembata Gelar Talk Show, Sosialisasikan Perda Kabupaten Layak Anak

Terdapat lima klaster utama yang menjadi perhatian, yakni pendidikan, kesehatan, budaya, rekreasi, serta perlindungan kh

| Jumat, 19 Juni 2026
Indeks Berita

Poling

Pemerintah berencana mengkombinasikan iuran BPJS Kesehatan dengan asuransi swasta bagi keluarga mampu. Apakah Anda setuju kelas khusus BPJS Kesehatan