Dari pojok nusantara untuk Indonesia

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Bupati Lembata Sebut Festival Lamaholot Tak Sekadar Hiburan, tetapi Penggerak Ekonomi

Bupati Lembata Sebut Festival Lamaholot Tak Sekadar Hiburan, tetapi Penggerak Ekonomi

Admin
Kamis, 02 Juli 2026 | 15:13:39 WIB
Dok. Kominfo Lembata

Lembata, Pojoknesia.com – Pelaksanaan Festival Lamaholot tahun 2026 bukan sekadar berkumpul, melainkan momentum untuk kembali menyatu dalam akar sejarah dan jati diri bangsa.

Festival Lamaholot juga untuk meneguhkan kembali nilai-nilai luhur budaya dan tradisi di antaranya persaudaraan, kekerabatan dan bahu membahu dalam membangun daerah dan bangsa.

Hal itu disampaikan Bupati Lembata Petrus Kanisius Tuaq dalam membuka Festival Lamaholot Tahun 2026 di Pantai Wulen Luo, Rabu 1 Juli 2026.

“Atas izin-Nya, kita hadir untuk merayakan kehidupan yang ditenun oleh leluhur kita dengan penuh kesabaran dan kebijaksanaan”, ungkap Bupati Lembata.

Baca Juga; https://pojoknesia.com/bupati-dan-wakil-bupati-lembata-hadiri-upacara-hut-ke-80-bhayangkara

Bupati Lembata Petrus Kanisius Tuaq juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh panitia dan masyarakat yang telah bahu-membahu mempersiapkan kegiatan ini.

Disampaikan Festival Lamaholot 2026 kini telah diakui secara nasional sebagai salah satu dari 125 Karisma Event Nusantara (KEN) 2026.

Ini membuktikan bahwa pesona budaya Lamaholot layak dinikmati oleh dunia.

Baca Juga; https://pojoknesia.com/penyampaian-laporan-pertanggungjawaban-pelaksanaan-apbd-ta-2025-dalam-rapat-paripurna-dprd

Menurutnya, budaya Lamaholot bukan hanya tentang ritual, tetapi adalah napas kehidupan. Ia hidup di Lembata, Adonara, Solor, Flores Timur, dan Alor. Ia terpatri dalam bahasa, terjalin dalam tenun, dan terjaga dalam ritual.

Tema yang di angkat tahun ini, “Tue Taan Ago Lewo, Tane Taan Towe Tana” dengan makna “Menenun Kehidupan”, memiliki makna yang sangat dalam dan filosofis. “Sebagaimana sebuah kain tenun yang indah tidak mungkin terbentuk hanya dari satu benang, demikian juga kemajuan daerah tidak akan terwujud tanpa persatuan dan dukungan seluruh komponen yang ada di daerah.

Menurut Bupati Kanis, benang yang terpisah sudah pasti lemah, namun bila ditenun menjadi kain, ia menjadi kuat, berharga, dan tak mudah putus.

Baca Juga; https://pojoknesia.com/festival-lamaholot-2026-siap-guncang-lembata-empat-hari-perayaan-budaya-menuju-panggung-dunia

Demikian juga dalam membangun daerah, jika dilakukan sendiri-sendiri sudah tentu akan berat. Tetapi apabila dikakukan secara bersama-sama, maka kita akan mudah untuk bergerak maju menggapai cita-cita pembangunan, yakni kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

“Oleh karena itu, festival Lamaholot ini hadir bukan hanya sebagai panggung hiburan, tetapi sebagai wadah pemersatu dan penggerak roda ekonomi. Kita ingin membangun daerah yang maju secara ekonomi, namun tetap berakal budi”, harapnya.

Ia berharap festival Lamaholot dapat menjadikan daerah ini berdaya saing tinggi, namun tetap menjaga akar adat.

Baca Juga; https://pojoknesia.com/pemkab-lembata-kembali-raih-opini-wtp-untuk-keenam-kalinya

Dan yang paling utama, kita ingin daerah yang tetap lestari di mana alam kita terjaga, budaya kita terawat, dan generasi mendatang tetap bisa merasakan keindahan yang kita rasakan hari ini.

Menurut Bupati Lembata, kearifan lokal Lamaholot sejak dulu mengajarkan kita untuk mencintai alam, menghormati laut, dan menyayangi sesama.

Di tengah derasnya arus modernisasi, jangan sampai kita maju secara teknologi, namun kehilangan identitas: jangan sampai kita kaya secara materi, namun miskin akan budaya.

Baca Juga: https://pojoknesia.com/pemkab-lembata-kembali-raih-opini-wtp-untuk-keenam-kalinya

“Kepada generasi muda saya titipkan pesan ini, meneruskan budaya bukan berarti hidup di masa lalu, melainkan membawa nilai-nilai luhur itu untuk menerangi masa depan. Jadilah generasi yang pandai menenun mimpi, namun tetap teguh berpijak pada tanah leluhur”, kata Bupati Lembata.

Kepada para pengunjung, wisatawan serta tamu undangan, Bupati Kanis Tuaq memberikan apresiasi dan menyampaikan selamat menikmati kehangatan di festival Lamaholot. Bawalah pulang kenangan indah dan tinggalkanlah jejak kesan yang baik. (Kominfo Lembata) ***


Bagikan

Berita Terkini

Keunikan Sarung Adat Ile Ape Proses 3 Tahun Hargai Rp25 Juta, Memukau Pengunjung Festival Lamaholot

Nilai tinggi dari kain tenun ini bukan semata-mata karena harganya, melainkan karena proses pembuatan yang sangat panjan

| Kamis, 02 Juli 2026
Bupati dan Wakil Bupati Lembata Hadiri Upacara HUT Ke-80 Bhayangkara

Mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”, Presiden menegaskan bahwa seluruh pengabdian Polri harus

| Rabu, 01 Juli 2026
Aksi Nyata Bupati Lembata: Ikut Angkut Batu Bangun Fondasi TK St. Mikhael Baobolak

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Bantuan Pemerintah Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026 pada Revitalisa

| Selasa, 30 Juni 2026
Operasi Besar Disiapkan Bupati-Wabup Lembata, Dugaan Bisnis Ilegal BBM Subsidi Jadi Target

Padahal kuota BBM subsidi yang disalurkan ke Lembata disebut sudah sesuai pengajuan daerah. Namun antrean panjang dan ke

| Senin, 29 Juni 2026
Penyampaian Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD

Penyampaian laporan ini merupakan bentuk tanggung jawab eksekutif kepada legislatif dan masyarakat luas atas pengelolaa

| Senin, 29 Juni 2026
Festival Lamaholot 2026 Siap Guncang Lembata, Empat Hari Perayaan Budaya Menuju Panggung Dunia

Festival ini menghadirkan beragam agenda, mulai dari pameran UMKM dan tenun ikat, karnaval budaya, pertunjukan seni etn

| Senin, 29 Juni 2026
Bupati Kanis: Menjadi Pengelola Bank Sampah adalah Pekerjaan Mulia

Ia menekankan bahwa di balik kesan 'kotor' saat bekerja, tersimpan hasil yang sangat bersih dan indah, baik secara fisi

| Sabtu, 20 Juni 2026
Pemkab Lembata Gelar Talk Show, Sosialisasikan Perda Kabupaten Layak Anak

Terdapat lima klaster utama yang menjadi perhatian, yakni pendidikan, kesehatan, budaya, rekreasi, serta perlindungan kh

| Jumat, 19 Juni 2026
Pemkab Lembata Kembali Raih Opini WTP Untuk Keenam Kalinya

BPK RI sebagai auditor eksternal pemerintah telah menilai dan memberikan opini wajar tanpa pengecualian terhadap informa

| Rabu, 10 Juni 2026
Indeks Berita

Poling

Pemerintah berencana mengkombinasikan iuran BPJS Kesehatan dengan asuransi swasta bagi keluarga mampu. Apakah Anda setuju kelas khusus BPJS Kesehatan