Dari pojok nusantara untuk Indonesia

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Kinerja Gemilang Tiga OPD Dongkrak PAD Lembata Hingga Rp17 Miliar

Di sisi lain, secara agregat total pendapatan mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu.

Admin
Jumat, 03 Juli 2026 | 13:52:17 WIB
Dok. Prokopim Setda Lembata

Lembata, Pojoknesi.com – Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, memimpin langsung Rapat Evaluasi Pelaksanaan APBD dan Program Strategis Daerah. 

Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Bupati, Lewoleba, pada Kamis (2/7/2026) dan dihadiri oleh seluruh Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Lembata, termasuk Plt. Asisten II Sekda Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Apolonaris Mayan, serta Camat se-Kabupaten Lembata.

Rapat ini bertujuan untuk mengevaluasi capaian kinerja keuangan dan program kerja hingga pertengahan tahun 2026, serta mengidentifikasi berbagai permasalahan yang perlu segera ditindaklanjuti demi efektivitas pembangunan daerah.

Baca Juga: https://pojoknesia.com/keunikan-sarung-adat-ile-ape-proses-3-tahun-hargai-rp25-juta-memukau-pengunjung-festival-lamaholot

Dalam paparan yang disampaikan oleh Us Kahali, Kabid Pengembangan Pendapatan pada Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), tercatat bahwa realisasi pendapatan daerah secara keseluruhan per tanggal 30 Juni 2026 mencapai Rp318.777.852.436,- atau setara dengan 42,36% dari total target yang ditetapkan sebesar Rp752,84 miliar.

Secara spesifik, capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) menunjukkan peningkatan yang menggembirakan. Hingga pertengahan tahun ini, PAD terealisasi sebesar Rp17.233.809.198,- atau 39,17% dari target Rp44 miliar.

Jika dibandingkan dengan periode yang sama (yoy) tahun 2025 yang tercatat sebesar Rp14.805.065.946,-, terjadi peningkatan signifikan sebesar Rp2,4 miliar lebih atau tumbuh sekitar 16,33%. 

Baca Juga: https://pojoknesia.com/bupati-lembata-sebut-festival-lamaholot-tak-sekadar-hiburan-tetapi-penggerak-ekonomi

Komponen PAD yang memberikan peningkatan signifikan (yoy) ini adalah sektor pajak yang teralisasi 5,10 M dari target 4,57 M di target triwulan 2.

Sedangkan kinerja OPD dalam usaha meningkatkan PAD juga menunjukan perkembangan yang baik, Realisasi beberapa OPD dengan target PAD di atas 1 M juga menunjukan realisasi yang menggembirakan di triwulan 2 ini. 

Diantaranya RSUD, Rp.6.543.317.930 atau 79,71% dari target triwulan 2  Rp.8,209,056,362.00 , Bapenda Rp.5.136.823.393,21 atau 112% dari target triwulan 2 Rp.4,571,843,386.00, BKAD Rp.4.543.368.994,33 atau 87,72% dari target triwulan 2 Rp.5,205,400,000.

Baca Juga; https://pojoknesia.com/bupati-dan-wakil-bupati-lembata-hadiri-upacara-hut-ke-80-bhayangkara

Hal ini menjadi indikator positif bahwa upaya intensifikasi dan ekstensifikasi pemungutan pajak dan retribusi daerah mulai menunjukkan hasil yang nyata. 

Di sisi lain, secara agregat total pendapatan mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu. Hal ini utamanya disebabkan oleh turunnya realisasi Dana Transfer (Dana Alokasi Umum, Dana Alokasi Khusus, Dana Desa, dll).

Hingga Juni 2026, Dana Transfer terealisasi sebesar Rp299.981.058.535,- atau 42,79% dari target. Angka ini mengalami penurunan sebesar Rp77.143.167.344,- atau sekitar 20,46% dibandingkan realisasi Juni 2025 yang mencapai Rp377.124.225.879,-.

Menurut penjelasan Bapenda, penurunan ini terjadi akibat adanya penyesuaian dan pengurangan alokasi dana transfer dari Pemerintah Pusat ke Daerah pada tahun anggaran 2026, yang berdampak langsung pada capaian penerimaan daerah secara keseluruhan. Secara total, pendapatan saat ini turun sekitar Rp75,7 miliar atau 19,20% dibanding tahun lalu.

Baca Juga; https://pojoknesia.com/aksi-nyata-bupati-lembata-ikut-angkut-batu-bangun-fondasi-tk-st-mikhael-baobolak

Dalam arahannya, Bupati Kanis Tuaq menekankan pentingnya efisiensi dan prioritas anggaran menyikapi kondisi tersebut.

"Meskipun PAD kita mengalami kenaikan yang baik, kita harus waspada karena adanya penurunan pada dana transfer. Oleh karena itu, seluruh OPD harus lebih cermat dalam memanajemen keuangan, meningkatkan efisiensi belanja, dan tetap fokus pada program-program yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat," tegas Bupati Kanis Tuaq.

Rapat yang dihadiri semua pemangku kepentingan di pemerintah Kabupaten Lembata ini berlangsung konstruktif dengan berbagai masukan dan langkah strategis yang disepakati untuk memaksimalkan sisa waktu tahun anggaran 2026 agar target-target pembangunan dapat tetap tercapai seoptimal mungkin. (Prokompim/Kominfo Lembata) * * *


Bagikan

Berita Terkini

Keunikan Sarung Adat Ile Ape Proses 3 Tahun Hargai Rp25 Juta, Memukau Pengunjung Festival Lamaholot

Nilai tinggi dari kain tenun ini bukan semata-mata karena harganya, melainkan karena proses pembuatan yang sangat panjan

| Kamis, 02 Juli 2026
Bupati dan Wakil Bupati Lembata Hadiri Upacara HUT Ke-80 Bhayangkara

Mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”, Presiden menegaskan bahwa seluruh pengabdian Polri harus

| Rabu, 01 Juli 2026
Aksi Nyata Bupati Lembata: Ikut Angkut Batu Bangun Fondasi TK St. Mikhael Baobolak

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Bantuan Pemerintah Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026 pada Revitalisa

| Selasa, 30 Juni 2026
Operasi Besar Disiapkan Bupati-Wabup Lembata, Dugaan Bisnis Ilegal BBM Subsidi Jadi Target

Padahal kuota BBM subsidi yang disalurkan ke Lembata disebut sudah sesuai pengajuan daerah. Namun antrean panjang dan ke

| Senin, 29 Juni 2026
Penyampaian Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD

Penyampaian laporan ini merupakan bentuk tanggung jawab eksekutif kepada legislatif dan masyarakat luas atas pengelolaa

| Senin, 29 Juni 2026
Festival Lamaholot 2026 Siap Guncang Lembata, Empat Hari Perayaan Budaya Menuju Panggung Dunia

Festival ini menghadirkan beragam agenda, mulai dari pameran UMKM dan tenun ikat, karnaval budaya, pertunjukan seni etn

| Senin, 29 Juni 2026
Bupati Kanis: Menjadi Pengelola Bank Sampah adalah Pekerjaan Mulia

Ia menekankan bahwa di balik kesan 'kotor' saat bekerja, tersimpan hasil yang sangat bersih dan indah, baik secara fisi

| Sabtu, 20 Juni 2026
Pemkab Lembata Gelar Talk Show, Sosialisasikan Perda Kabupaten Layak Anak

Terdapat lima klaster utama yang menjadi perhatian, yakni pendidikan, kesehatan, budaya, rekreasi, serta perlindungan kh

| Jumat, 19 Juni 2026
Indeks Berita

Poling

Pemerintah berencana mengkombinasikan iuran BPJS Kesehatan dengan asuransi swasta bagi keluarga mampu. Apakah Anda setuju kelas khusus BPJS Kesehatan