Dari pojok nusantara untuk Indonesia

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Bupati Lembata Terima Mahasiswa MBKM Unwira Kupang, Siap Berkontribusi pada Pembangunan Desa

Bupati Tuaq juga mengingatkan para mahasiswa untuk bisa menyesuaikan diri dengan kondisi sosial dan budaya di desa.

Paul Moruk
Rabu, 09 April 2025 | 12:39:01 WIB
Suasana penerima mahasiswa MBKM di Halaman depan Kantor Bupati Oleh Bupati Lembata.

Lembata, PojokNesia.Com – Bupati Lembata, Petrus Kanisius Tuaq, S.P, secara resmi menerima kedatangan 162 mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Katolik Widya Mandira (Unwira) Kupang yang akan melaksanakan program "Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Mandiri" di Kabupaten Lembata. 

Kegiatan ini akan berlangsung di 12 desa di Kabupaten Lembata, dengan durasi 2 bulan 2 minggu, dimulai sejak 9 April hingga 7 Juni 2025.

Bupati Tuaq menyampaikan mengapresiasi pelaksanaan kegiatan MBKM yang diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah ini. 

"Saya atas nama pemerintah Kabupaten Lembata dan seluruh masyarakat, terutama desa-desa yang akan menjadi lokasi kegiatan, mengucapkan selamat datang kepada adik-adik sekalian di Lembata," ungkap Tuaq.

Bupati Lembata juga mengucapkan terima kasih atas kerja sama yang telah terjalin antara Pemerintah Kabupaten Lembata dan Universitas Katolik Widya Mandira Kupang. 

"Kehadiran adik-adik semua tentunya akan menjadi dukungan nyata bagi program pembangunan di Kabupaten Lembata. Dengan turun langsung ke masyarakat di desa-desa, kalian akan menjadi bagian dari proses pembangunan yang kita cintai ini," lanjutnya.

Tuaq berharap agar kegiatan MBKM ini tidak hanya berhenti di 12 desa yang terlibat saat ini dan 7 desa yang telah menjadi desa binaan pada tahap pertama, namun dirinya berharap agar di masa mendatang jumlah desa yang terlibat dapat ditambah. 

"Saya berharap Unwira bisa hadir di 144 desa di Kabupaten Lembata, seiring dengan perkembangan program MBKM di masa mendatang," tambah Tuaq.


Program MBKM, menurut Bupati, juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mempersiapkan diri menjadi lulusan yang kompeten dan siap bersaing di dunia profesional. 

"Sebentar lagi, adik-adik akan berada di desa-desa binaan dan hidup berdampingan dengan masyarakat. Di sana, kalian akan mengidentifikasi dan menganalisis berbagai potensi yang ada di masyarakat," katanya.

Bupati Tuaq juga mengingatkan para mahasiswa untuk bisa menyesuaikan diri dengan kondisi sosial dan budaya di desa. 

"Ketika berada di desa, saya harap kalian bisa menyesuaikan diri dengan lingkungan yang berbeda dengan kampus. Akan ada tantangan, seperti akses air bersih yang terbatas, dan itu adalah bagian dari kehidupan masyarakat di sini yang akan kalian rasakan langsung," ujar Tuaq.

Sebagai penutup, Bupati Tuaq menyampaikan pesan agar mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman akademis, tetapi juga pengalaman hidup yang berharga. 

"Setelah menyelesaikan kuliah nanti, kalian akan kembali ke masyarakat dengan membawa pelajaran yang sangat berharga. Pengalaman ini akan membantu membentuk kalian menjadi pribadi yang cerdas, intelektual, dan memiliki karakter yang baik, siap untuk berkontribusi di masyarakat," tutupnya.

Kegiatan MBKM Mandiri ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan serta mendukung pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Lembata, sekaligus mempererat hubungan antara perguruan tinggi dan masyarakat desa. ***




Bagikan
NTT

Berita Terkini

Bupati Pastikan TPP ASN Lembata Dibayar 12 Bulan

Melalui kebijakan tersebut, Bupati Kanis Tuaq berharap seluruh ASN semakin termotivasi untuk meningkatkan kinerja, terut

| Senin, 12 Oktober 2026
Bupati Sampaikan Duka Mendalam, Perintahkan Penanganan Cepat Bagi Korban

Ia telah memerintahkan Sekretaris Daerah untuk mengerahkan seluruh jajaran terkait guna menangani peristiwa ini secara

| Selasa, 06 Oktober 2026
HUT ke-27 Lembata, Pemkab Matangkan Beragam Program Strategis

Persiapan tidak hanya diarahkan pada seremoni peringatan, tetapi juga dikonsolidasikan dengan sejumlah kegiatan pembangu

| Senin, 05 Oktober 2026
Kolaborasi Pemkab Lembata dan Yayasan Sosial Ibu Anfrida Perkuat Upaya Eliminasi Kusta 2030

Kedua pihak juga menargetkan percepatan eliminasi kusta di Lembata pada 2030, sekaligus mendorong kesetaraan, inklusi so

| Senin, 28 September 2026
Gangguan Kabel Laut Lewoleba–BU2, Telekomunikasi di Lembata Terdampak

Berdasarkan hasil pengukuran, gangguan terindikasi disebabkan oleh putusnya kabel pada segmen laut ruas Lewoleba–BU2.

| Kamis, 01 Oktober 2026
Pembangunan PLTP Atadei 10 MW Mulai Dipercepat, Operasi Ditargetkan 2030

Perwakilan Bagian Perizinan PT PLN UIP Nusra Wilayah Mataram, Kristanto, menjelaskan proyek ini merupakan program strate

| Rabu, 30 September 2026
Terima Aspirasi FOKAL, Pemkab Lembata Kaji Delapan Tuntutan

Dalam pertemuan tersebut, FOKAL menyampaikan delapan tuntutan yang sebagiannya terkait klarifikasi penggunaan dana insen

| Selasa, 29 September 2026
Bupati Lembata Kaji TPP bagi 255 PPPK Paruh Waktu

Kepastian itu disampaikan Bupati saat bertemu dengan para PPPK Paruh Waktu di Ruang Rapat Bupati Lembata, Kamis, 24 Sep

| Sabtu, 26 September 2026
Groundbreaking KNMP Lembata Dimulai, Enam Lokasi Disiapkan

Program tersebut menjadi bagian dari agenda KKP untuk membangun kawasan pesisir yang lebih produktif melalui penguatan s

| Jumat, 25 September 2026
Revitalisasi Sekolah di Lembata Diguyur Rp20 Miliar, Dinas Minta Laporan Fisik

Sebanyak 46 gedung sedang dikerjakan dan ditargetkan rampung dalam satu hingga dua bulan ke depan, sedangkan 16 lainnya

| Jumat, 18 September 2026
Indeks Berita

Poling

Pemerintah berencana mengkombinasikan iuran BPJS Kesehatan dengan asuransi swasta bagi keluarga mampu. Apakah Anda setuju kelas khusus BPJS Kesehatan