Dari pojok nusantara untuk Indonesia

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Maria Sutryanti Ndewi Bantah Dugaan Penggunaan SK Bodong dalam Pendaftaran CPPPK

Maria berharap klarifikasi ini dapat memberikan gambaran yang jelas tentang kondisi sebenarnya dan menegaskan bahwa dirinya tidak terlibat dalam praktik yang tidak sesuai dengan aturan.

Paul Moruk
Senin, 03 Februari 2025 | 19:02:21 WIB
Bukti Kartu Ujian CASN

Lembata - Maria Sutryanti Ndewi angkat bicara terkait dugaan penggunaan Surat Keputusan (SK) bodong saat mendaftar sebagai Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (CPPPK) di Pemerintah Kabupaten Lembata pada Formasi Operator Layanan di Dinas Perhubungan Lembata. 

Dalam klarifikasinya kepada media Senin, (3/2/25), Maria menegaskan bahwa berita yang dirilis oleh media Sulu Nusa yang menyebutkan dirinya menggunakan SK bodong adalah tidak benar.

Maria menjelaskan bahwa dirinya sejak tahun 2021 hingga kini masih aktif bekerja sebagai kader TPK di Desa Pada, Kecamatan Nubatukan, Kabupaten Lembata, dengan dasar Surat Keputusan dari Kepala Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DinsosP2KB) Kabupaten Lembata. 

"Saya punya bukti SK dari Kadis Sosial sejak tahun 2021-2024. Jadi kalau bilang saya tidak ada SK, saya siap kasih semua bukti SK yang saya miliki," ujar Maria.

Terkait pekerjaan yang dilakukannya selama menjadi pegawai kontrak di Sub PPKPBD, Maria menjelaskan bahwa setiap bulan mereka membuat laporan menggunakan aplikasi Elsimil BKKBN untuk memantau kinerja harian mereka.

 "Kami buat laporan setiap bulan, dan dilaporkan melalui aplikasi. Jadi, meskipun orang melihat saya hanya di rumah saja, kami memang bekerja di rumah, tapi setiap bulannya kami selalu mendapat sosialisasi mengenai pekerjaan kami dari Dinsos terkait kesehatan ibu hamil dan bayi" tuturnya.

Maria juga mengakui memiliki keluarga yang bekerja di BKPSDM Lembata, namun menegaskan bahwa hal itu tidak ada kaitannya dengan proses pendaftarannya. Ia menyebutkan bahwa dirinya telah memenuhi semua persyaratan untuk menjadi CPPPK sesuai dengan surat edaran Badan Kepegawaian Negara (BKN) beberapa waktu lalu.

Sebelum melamar sebagai CPPPK di Kabupaten Lembata, Maria juga mengungkapkan bahwa ia sempat mengikuti tes CPPPK Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada tahun 2023 di Kupang, namun tidak lulus seleksi kompetensi dasar. Karena itu, ia kembali mengikuti tes di Kabupaten Lembata. 

"Kemarin sata ikut tes di kupang juga pakai SK ini. Kawan yang tes di Kupang dan lulus, sekarang sudah jadi PPPK itu pakai SK yang sama kenapa mereka tidak dibilang SK bodong?" ungkapnya dengan kesal.

Maria berharap klarifikasi ini dapat memberikan gambaran yang jelas tentang kondisi sebenarnya dan menegaskan bahwa dirinya tidak terlibat dalam praktik yang tidak sesuai dengan aturan.


Bagikan

Berita Terkini

Bupati Pastikan TPP ASN Lembata Dibayar 12 Bulan

Melalui kebijakan tersebut, Bupati Kanis Tuaq berharap seluruh ASN semakin termotivasi untuk meningkatkan kinerja, terut

| Senin, 12 Oktober 2026
Bupati Sampaikan Duka Mendalam, Perintahkan Penanganan Cepat Bagi Korban

Ia telah memerintahkan Sekretaris Daerah untuk mengerahkan seluruh jajaran terkait guna menangani peristiwa ini secara

| Selasa, 06 Oktober 2026
HUT ke-27 Lembata, Pemkab Matangkan Beragam Program Strategis

Persiapan tidak hanya diarahkan pada seremoni peringatan, tetapi juga dikonsolidasikan dengan sejumlah kegiatan pembangu

| Senin, 05 Oktober 2026
Kolaborasi Pemkab Lembata dan Yayasan Sosial Ibu Anfrida Perkuat Upaya Eliminasi Kusta 2030

Kedua pihak juga menargetkan percepatan eliminasi kusta di Lembata pada 2030, sekaligus mendorong kesetaraan, inklusi so

| Senin, 28 September 2026
Gangguan Kabel Laut Lewoleba–BU2, Telekomunikasi di Lembata Terdampak

Berdasarkan hasil pengukuran, gangguan terindikasi disebabkan oleh putusnya kabel pada segmen laut ruas Lewoleba–BU2.

| Kamis, 01 Oktober 2026
Pembangunan PLTP Atadei 10 MW Mulai Dipercepat, Operasi Ditargetkan 2030

Perwakilan Bagian Perizinan PT PLN UIP Nusra Wilayah Mataram, Kristanto, menjelaskan proyek ini merupakan program strate

| Rabu, 30 September 2026
Terima Aspirasi FOKAL, Pemkab Lembata Kaji Delapan Tuntutan

Dalam pertemuan tersebut, FOKAL menyampaikan delapan tuntutan yang sebagiannya terkait klarifikasi penggunaan dana insen

| Selasa, 29 September 2026
Bupati Lembata Kaji TPP bagi 255 PPPK Paruh Waktu

Kepastian itu disampaikan Bupati saat bertemu dengan para PPPK Paruh Waktu di Ruang Rapat Bupati Lembata, Kamis, 24 Sep

| Sabtu, 26 September 2026
Groundbreaking KNMP Lembata Dimulai, Enam Lokasi Disiapkan

Program tersebut menjadi bagian dari agenda KKP untuk membangun kawasan pesisir yang lebih produktif melalui penguatan s

| Jumat, 25 September 2026
Revitalisasi Sekolah di Lembata Diguyur Rp20 Miliar, Dinas Minta Laporan Fisik

Sebanyak 46 gedung sedang dikerjakan dan ditargetkan rampung dalam satu hingga dua bulan ke depan, sedangkan 16 lainnya

| Jumat, 18 September 2026
Indeks Berita

Poling

Pemerintah berencana mengkombinasikan iuran BPJS Kesehatan dengan asuransi swasta bagi keluarga mampu. Apakah Anda setuju kelas khusus BPJS Kesehatan