Dari pojok nusantara untuk Indonesia

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Bupati Lembata Tinjau Lokasi Rawan Bencana dan Salurkan Bantuan Langsung ke Warga

Ini bentuk respon cepat pemerintah dalam menghadapi situasi darurat akibat peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Ile Lewotolok.

Paul Moruk
Jumat, 04 Juli 2025 | 18:42:01 WIB
Bupati Lembata Tinjau Lokasi Rawan Bencana dan Salurkan Bantuan Langsung ke Warga

Lembata – Menyusul peningkatan status aktivitas Gunung Ile Lewotolok dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga), Pemerintah Kabupaten Lembata bergerak cepat melakukan peninjauan dan penyaluran bantuan langsung ke wilayah-wilayah terdampak di Kecamatan Ile Ape dan Ile Ape Timur, Kamis (3/7/2025) sore.

Bupati Lembata, Petrus Kanisius Tuaq, bersama Wakil Bupati H. Muhamad Nasir, Ketua DPRD Syafrudin Sira, dan Anggota DPRD Lorens Keraf memimpin langsung kunjungan lapangan ke sejumlah desa rawan bencana. Rombongan juga didampingi Kepala Pelaksana BPBD Andris Koban, Kadis Kesehatan dr. Goerillya A. Huar Noning, serta pimpinan OPD lainnya.

Peninjauan diawali dari Desa Amakaka. Di lokasi ini, Bupati dan rombongan menyerahkan bantuan masker secara langsung kepada masyarakat sebagai bentuk perlindungan dini terhadap paparan abu vulkanik. Bantuan serupa juga diberikan secara simbolis kepada kepala desa setempat.

“Ini bentuk respon cepat pemerintah dalam menghadapi situasi darurat akibat peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Ile Lewotolok,” ujar Bupati Kanisius saat menyerahkan bantuan.

Rombongan kemudian melanjutkan kunjungan ke Desa Napasabok. Selain membagikan masker, Pemkab Lembata juga menyerahkan satu unit tangki air bersih untuk mendukung kebutuhan dasar warga yang mulai terdampak oleh debu vulkanik.

Langkah yang sama dilakukan di Desa Lamagute, Lamaau, dan Lamatokan. Di setiap titik, pemerintah menyerahkan bantuan masker dan tangki air bersih guna mengurangi risiko kesehatan dan memenuhi kebutuhan masyarakat.

Bupati Kanisius menegaskan bahwa kehadiran pemerintah bukan sekadar simbolik, tetapi merupakan wujud nyata tanggung jawab terhadap keselamatan warga.

“Pemerintah hadir bersama masyarakat. Kami minta warga tetap tenang, tidak panik, tetapi selalu waspada dan mengikuti informasi resmi dari BPBD, Basarnas, serta pemerintah desa dan kecamatan,” tegasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak beraktivitas dalam radius tiga kilometer dari puncak gunung, sesuai dengan rekomendasi dari pos pemantauan gunung api.

Setelah menyelesaikan rangkaian kunjungan, rombongan pemerintah kembali ke Lewoleba. Pemkab Lembata memastikan bahwa upaya mitigasi bencana akan terus dilakukan secara berkelanjutan guna meminimalisir risiko dan menjaga keselamatan seluruh masyarakat. (BB)***


Bagikan

Berita Terkini

Bupati Lembata Lantik Yohakim Dasion Jadi Kades PAW Lamalera A

Selain pelantikan Kades, Ketua TP-PKK Kecamatan Wulandoni pada kesempatan yang sama juga melantik Ketua TP-PKK sekaligu

| Rabu, 09 September 2026
Liga Persebata 2026 Resmi Dimulai, Sportivitas Jadi Sorotan Wabup Nasir

Wabup Nasir menegaskan bahwa sepak bola mengajarkan nilai penting dalam kehidupan, yakni kerja keras, disiplin, sportivi

| Senin, 07 September 2026
Pimpin Rapat Evaluasi APBD 2026, Bupati Kanis: OPD Jangan Fokus Menghabiskan Anggaran

Rapat evaluasi ini guna memastikan pengelolaan keuangan daerah berjalan efektif, disiplin, dan tepat sasaran.

| Jumat, 04 September 2026
Lembata Bidik Investasi Jambu Mete, Bupati Kanis Genjot Peremajaan 2 Ribu Hektar

Selain pengembangan jambu mete, Pemerintah Kabupaten Lembata juga terus mendorong program strategis pertanian melalui pe

| Senin, 31 Agustus 2026
Bupati Lembata Lantik Kepsek dan Guru, Ingatkan Pentingnya Dedikasi

Secara keseluruhan 90 kepala sekolah menerima SK sebagai bagian dari penataan, terdiri dari jenjang PAUD 14 orang, SD 62

| Sabtu, 29 Agustus 2026
Dorong Kemandirian Pakan Ternak, Bupati Lembata Libatkan Bank NTT

Bupati Kanis menjadikan momen pertemuan itu sebagai bagian dari upaya membangun kolaborasi lintas sektor antara pemerin

| Jumat, 28 Agustus 2026
Hadapi Ancaman Kekeringan, Bupati Lembata Resmikan Sumur Bor

Kehadiran fasilitas sumur bor diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air masyarakat sekaligus memperkuat kesiapsi

| Jumat, 28 Agustus 2026
Pemkab Lembata Gandeng Bank NTT, Hadirkan Layanan Publik Terpadu Satu Atap

Penandatanganan yang berlangsung di Aula Mal Pelayanan Publik Kabupaten Lembata itu dilakukan langsung oleh Bupati Lemba

| Kamis, 06 Agustus 2026
Kedang Didorong Jadi Destinasi Baru, Bupati Lembata Serahkan Bantuan Nelayan dan Pangan

Bantuan mesin disalurkan kepada kelompok nelayan tiga desa, yakni Kalikur, Mampir, dan Tobotani, yang merupakan aspiras

| Kamis, 27 Agustus 2026
Bank NTT Hadir di Wulandoni, Dorong Kawasan Selatan Lembata Jadi Sentra Ekonomi Baru

Keberadaan pelabuhan perintis telah membuka ruang ekonomi yang lebih luas. Namun, konektivitas tersebut perlu diperkuat

| Selasa, 25 Agustus 2026
Indeks Berita

Poling

Pemerintah berencana mengkombinasikan iuran BPJS Kesehatan dengan asuransi swasta bagi keluarga mampu. Apakah Anda setuju kelas khusus BPJS Kesehatan