Dari pojok nusantara untuk Indonesia

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Hadiri Peresmian Gedung PLHUT, Bupati Lembata : Pelayanan Haji Harus Berkualitas dan Berdampak bagi Umat

Gedung ini harus menjadi ruang pelayanan yang benar-benar memudahkan masyarakat. Yang dibutuhkan umat bukan kemegahan bangunan, tetapi pelayanan yang cepat, jelas, dan berorientasi pada kebutuhan mereka,” tegas Bupati.

Admin
Senin, 09 Februari 2026 | 14:29:35 WIB
Dok. Prokopim Setda Lembata

Lewoleba, Pojoknesia.com — Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, SP., menghadiri peresmian Gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lembata yang dirangkaikan dengan Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Kementerian Agama Kabupaten Lembata, Senin (9/2/2026).

Peringatan HUT ke-23 Kementerian Agama Kabupaten Lembata dan peresmian Gedung PLHUT tahun ini mengusung tema “ Menghadirkan Pelayanan Berkualitas yang Berdampak bagi Umat ”, selaras dengan tema Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia, “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju”. Tema ini menegaskan komitmen Kementerian Agama dalam menghadirkan pelayanan publik yang profesional, berintegritas, serta memperkuat kerukunan dan moderasi beragama di tengah masyarakat.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lembata, H. Jamaluddin Malik, S.Ag menyampaikan sekapur sirih mengenai perjalanan kelembagaan Kementerian Agama Lembata sejak berdiri pada tahun 2002 hingga memasuki usia ke-23 tahun. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Lembata atas dukungan berkelanjutan terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi Kementerian Agama di daerah.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi NTT, Hasan Manuk menjelaskan bahwa pembangunan Gedung PLHUT Kabupaten Lembata bersumber dari pembiayaan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN). Ia menegaskan bahwa gedung tersebut dibangun bukan untuk menonjolkan kemegahan fisik, melainkan untuk memastikan pelayanan haji dan umrah berjalan lebih tertib, efektif, dan akuntabel.

Sementara itu, Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, S.P, mengatakan bahwa keberadaan Gedung PLHUT diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Menurutnya, pelayanan haji dan umrah menyangkut harapan, pengorbanan, serta kepercayaan umat, sehingga harus dikelola secara profesional, transparan, dan manusiawi.

“Gedung ini harus menjadi ruang pelayanan yang benar-benar memudahkan masyarakat. Yang dibutuhkan umat bukan kemegahan bangunan, tetapi pelayanan yang cepat, jelas, dan berorientasi pada kebutuhan mereka,” tegas Bupati.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kementerian Agama Kabupaten Lembata atas pengabdian selama 23 tahun dalam menjaga kerukunan umat beragama serta memperkuat toleransi di tengah masyarakat Lembata yang majemuk. Ia menekankan pentingnya sinergi berkelanjutan antara Pemerintah Daerah, Kementerian Agama, dan seluruh pemangku kepentingan dalam membangun daerah yang religius dan harmonis.

Di sisi lain, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTT, Fransiskus karianto, S.AG, M.Si menegaskan bahwa usia 23 tahun merupakan fase kedewasaan institusi. Ia mengingatkan seluruh aparatur sipil negara Kementerian Agama untuk terus meneguhkan peran sebagai pelayan publik yang berintegritas, profesional, dan rendah hati, agar kehadiran negara benar-benar dirasakan oleh umat.

Peresmian Gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu ditandai dengan penekanan tombol sirene oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTT yang didampingi Bupati Lembata, Pelaksana Tugas Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi NTT, Ketua DPRD Kabupaten Lembata, serta unsur Forkopimda.

Kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTT, Bupati Lembata, dan Pelaksana Tugas Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi NTT. Usai penandatanganan prasasti, Bupati Lembata melakukan pengguntingan pita sebagai tanda dimulainya operasional Gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lembata. 

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTT, Pelaksana Tugas Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi NTT, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Lembata, pimpinan instansi vertikal, para kepala dan perwakilan Kantor Kementerian Agama se-Provinsi NTT, pimpinan dan perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh agama lintas iman, serta tamu undangan lainnya. (Prokopim/Kominfo Lembata) ***



Bagikan

Berita Terkini

Keunikan Sarung Adat Ile Ape Proses 3 Tahun Hargai Rp25 Juta, Memukau Pengunjung Festival Lamaholot

Nilai tinggi dari kain tenun ini bukan semata-mata karena harganya, melainkan karena proses pembuatan yang sangat panjan

| Kamis, 02 Juli 2026
Bupati dan Wakil Bupati Lembata Hadiri Upacara HUT Ke-80 Bhayangkara

Mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”, Presiden menegaskan bahwa seluruh pengabdian Polri harus

| Rabu, 01 Juli 2026
Aksi Nyata Bupati Lembata: Ikut Angkut Batu Bangun Fondasi TK St. Mikhael Baobolak

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Bantuan Pemerintah Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026 pada Revitalisa

| Selasa, 30 Juni 2026
Operasi Besar Disiapkan Bupati-Wabup Lembata, Dugaan Bisnis Ilegal BBM Subsidi Jadi Target

Padahal kuota BBM subsidi yang disalurkan ke Lembata disebut sudah sesuai pengajuan daerah. Namun antrean panjang dan ke

| Senin, 29 Juni 2026
Penyampaian Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD

Penyampaian laporan ini merupakan bentuk tanggung jawab eksekutif kepada legislatif dan masyarakat luas atas pengelolaa

| Senin, 29 Juni 2026
Festival Lamaholot 2026 Siap Guncang Lembata, Empat Hari Perayaan Budaya Menuju Panggung Dunia

Festival ini menghadirkan beragam agenda, mulai dari pameran UMKM dan tenun ikat, karnaval budaya, pertunjukan seni etn

| Senin, 29 Juni 2026
Bupati Kanis: Menjadi Pengelola Bank Sampah adalah Pekerjaan Mulia

Ia menekankan bahwa di balik kesan 'kotor' saat bekerja, tersimpan hasil yang sangat bersih dan indah, baik secara fisi

| Sabtu, 20 Juni 2026
Pemkab Lembata Gelar Talk Show, Sosialisasikan Perda Kabupaten Layak Anak

Terdapat lima klaster utama yang menjadi perhatian, yakni pendidikan, kesehatan, budaya, rekreasi, serta perlindungan kh

| Jumat, 19 Juni 2026
Indeks Berita

Poling

Pemerintah berencana mengkombinasikan iuran BPJS Kesehatan dengan asuransi swasta bagi keluarga mampu. Apakah Anda setuju kelas khusus BPJS Kesehatan