Dari pojok nusantara untuk Indonesia

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Paskalis Pimpin Rakor Penanggulangan HIV/AIDS, Fokus pada Penguatan Kelembagaan

Rapat difokuskan pada penguatan kelembagaan KPAD dan penyesuaian kebijakan daerah terhadap ketentuan Peraturan Presiden Nomor 75 Tahun 2006 tentang Komisi Penanggulangan AIDS Nasional.

Paul Moruk
Rabu, 22 Oktober 2025 | 21:12:29 WIB
Dok. Prokompim Setda Lembata

Lembata,Pojoknesia.com — Pemerintah Kabupaten Lembata melalui Sekretariat Daerah menggelar rapat koordinasi terkait penanggulangan HIV/AIDS, Selasa (21/10/2025), di Ruang Rapat Bupati. Rapat dipimpin Sekretaris Daerah, Paskalis Ola Tapo Bali, A.P., M.T.

Rakor turut dihadiri Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Quintua Irenius Suciadi, SH, M.Si, Kepala Dinas Kesehatan dr. Geril Huar Noning, Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (KPAD) Lembata Nefri Eken, serta Kabag Kesra.

Rapat difokuskan pada penguatan kelembagaan KPAD dan penyesuaian kebijakan daerah terhadap ketentuan Peraturan Presiden Nomor 75 Tahun 2006 tentang Komisi Penanggulangan AIDS Nasional.

Sekda Paskalis menegaskan langkah revisi dan pembentukan kembali kelembagaan KPAD bukan sekadar rotasi struktur, melainkan bagian dari strategi pemerintah daerah memperkuat tata kelola pencegahan, penanganan, hingga rehabilitasi bagi masyarakat terdampak HIV/AIDS.

 “Kita ingin memastikan seluruh kebijakan dan mekanisme kerja KPAD Lembata berjalan sesuai regulasi nasional dan mampu menjawab tantangan di lapangan. Penataan kelembagaan ini bertujuan agar koordinasi lintas sektor lebih solid, terarah, dan berdampak nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Ia juga menyebutkan pemerintah daerah berkomitmen membangun kolaborasi dengan berbagai pihak — lembaga pemerintah, organisasi masyarakat sipil, serta mitra kesehatan — untuk menekan angka penularan HIV/AIDS.

Menanggapi isu yang berkembang di publik, Sekda menegaskan bahwa tidak ada kepentingan lain di balik langkah penataan kelembagaan kecuali memastikan tata kelola penanggulangan HIV/AIDS dilaksanakan sesuai aturan, transparan, dan berpihak pada masyarakat.

Sekda Paskalis juga meminta Sekretaris KPAD menyiapkan penjelasan resmi yang akan disampaikan saat pemanggilan oleh DPRD, terutama terkait klarifikasi isu dan data HIV/AIDS. Ia berharap penjelasan yang disampaikan tetap konsisten dengan hasil pembahasan dalam rapat.

Rakor menghasilkan sejumlah rekomendasi awal, yakni:

1. Evaluasi struktur dan fungsi KPAD Lembata agar selaras dengan pedoman nasional.

2. Revisi SK KPAD sebagai tindak lanjut penyesuaian terhadap Perpres No. 75 Tahun 2006.

3. Penguatan koordinasi lintas perangkat daerah dan pemangku kepentingan dalam pencegahan, penanganan, dan rehabilitasi.

4. Rencana rapat lanjutan setelah Bupati kembali dari tugas luar daerah untuk membahas hasil evaluasi dan langkah implementasi.

Seluruh hasil rapat akan disampaikan secara resmi kepada Bupati sebagai bahan pertimbangan kebijakan daerah.

Melalui langkah strategis ini, Pemerintah Kabupaten Lembata menegaskan komitmen menjadikan isu HIV/AIDS sebagai prioritas bersama, sejalan dengan tujuan pembangunan kesehatan nasional serta upaya membangun daerah yang bebas stigma terhadap ODHA. (Prokopim / Kominfo Lembata) ***


Bagikan

Berita Terkini

Bupati Pastikan TPP ASN Lembata Dibayar 12 Bulan

Melalui kebijakan tersebut, Bupati Kanis Tuaq berharap seluruh ASN semakin termotivasi untuk meningkatkan kinerja, terut

| Senin, 12 Oktober 2026
Bupati Sampaikan Duka Mendalam, Perintahkan Penanganan Cepat Bagi Korban

Ia telah memerintahkan Sekretaris Daerah untuk mengerahkan seluruh jajaran terkait guna menangani peristiwa ini secara

| Selasa, 06 Oktober 2026
HUT ke-27 Lembata, Pemkab Matangkan Beragam Program Strategis

Persiapan tidak hanya diarahkan pada seremoni peringatan, tetapi juga dikonsolidasikan dengan sejumlah kegiatan pembangu

| Senin, 05 Oktober 2026
Kolaborasi Pemkab Lembata dan Yayasan Sosial Ibu Anfrida Perkuat Upaya Eliminasi Kusta 2030

Kedua pihak juga menargetkan percepatan eliminasi kusta di Lembata pada 2030, sekaligus mendorong kesetaraan, inklusi so

| Senin, 28 September 2026
Gangguan Kabel Laut Lewoleba–BU2, Telekomunikasi di Lembata Terdampak

Berdasarkan hasil pengukuran, gangguan terindikasi disebabkan oleh putusnya kabel pada segmen laut ruas Lewoleba–BU2.

| Kamis, 01 Oktober 2026
Pembangunan PLTP Atadei 10 MW Mulai Dipercepat, Operasi Ditargetkan 2030

Perwakilan Bagian Perizinan PT PLN UIP Nusra Wilayah Mataram, Kristanto, menjelaskan proyek ini merupakan program strate

| Rabu, 30 September 2026
Terima Aspirasi FOKAL, Pemkab Lembata Kaji Delapan Tuntutan

Dalam pertemuan tersebut, FOKAL menyampaikan delapan tuntutan yang sebagiannya terkait klarifikasi penggunaan dana insen

| Selasa, 29 September 2026
Bupati Lembata Kaji TPP bagi 255 PPPK Paruh Waktu

Kepastian itu disampaikan Bupati saat bertemu dengan para PPPK Paruh Waktu di Ruang Rapat Bupati Lembata, Kamis, 24 Sep

| Sabtu, 26 September 2026
Groundbreaking KNMP Lembata Dimulai, Enam Lokasi Disiapkan

Program tersebut menjadi bagian dari agenda KKP untuk membangun kawasan pesisir yang lebih produktif melalui penguatan s

| Jumat, 25 September 2026
Revitalisasi Sekolah di Lembata Diguyur Rp20 Miliar, Dinas Minta Laporan Fisik

Sebanyak 46 gedung sedang dikerjakan dan ditargetkan rampung dalam satu hingga dua bulan ke depan, sedangkan 16 lainnya

| Jumat, 18 September 2026
Indeks Berita

Poling

Pemerintah berencana mengkombinasikan iuran BPJS Kesehatan dengan asuransi swasta bagi keluarga mampu. Apakah Anda setuju kelas khusus BPJS Kesehatan