Dari pojok nusantara untuk Indonesia

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Pemerintah Lembata Gandeng Investor Kembangkan Industri Garam dan Perikanan

Pengembangan industri garam dan perikanan di Lembata mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah, yang siap mempercepat proses perizinan dan menyediakan infrastruktur yang dibutuhkan.

Admin
Sabtu, 24 Januari 2026 | 12:34:19 WIB
Dok. Prokopim Setda Lembata

Lembata, Pojoknesia.com - Pemerintah Kabupaten Lembata menggelar rapat evaluasi hasil peninjauan selama dua hari di lokasi Jober dan tambak garam, yang melibatkan berbagai pihak, termasuk investor, OPD terkait, serta Tim Koordinator Lapangan. 

Rapat yang dipimpin langsung oleh Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, bertujuan untuk membahas pengembangan industri garam, perikanan, serta pendukungnya di wilayah Kabupaten Lembata.

Dalam rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Bupati Lembata, pada 22 Januari 2026, sejumlah poin penting diungkapkan oleh para investor yang terlibat. 

Agus Suprijanto, salah satu investor di sektor minyak Jober, menyampaikan kebutuhan utama untuk reaktivasi pelabuhan Jober yang mencakup perbaikan teknis dan operasional agar dapat mendukung aktivitas bongkar muat kapal. 

Ditekankan juga perlunya jalur khusus dari kawasan industri ke Pelabuhan Perindustrian untuk mengantisipasi peningkatan volume produksi dan aktivitas kapal besar.

Dalam hal penyediaan listrik, PLN menyatakan kapasitas yang ada di Lembata masih mencukupi. Namun, untuk memastikan kelancaran operasional fasilitas seperti cold storage dan penyimpanan ikan, diperlukan sistem cadangan listrik berkapasitas besar.

Di sektor industri garam, Investor Kaseno mengungkapkan alasan memilih Lembata sebagai pusat pengembangan industri garam konsumsi nasional, karena lahan yang memadai dan didukung iklim penguapan panas matahari yang baik. Selain itu, mengingat tingginya ketergantungan Indonesia pada impor garam. 

Dengan luas lahan sekitar 5.000 hektar, potensi produksi garam di Lembata bisa mencapai 400 hingga 500 ton per hari, dan dalam jangka panjang diperkirakan dapat meningkat hingga 1.000 ton per hari. 

Investasi ini juga mencakup penggunaan teknologi modern dalam produksi, dengan penguapan alami memanfaatkan panas matahari.

Dengan keunggulan ini, Kaseno berharap kerja sama dengan pemerintah daerah dan masyarakat lokal akan membuka akses untuk pengembangan industri garam yang lebih modern dan efisien.

Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, menegaskan bahwa keberhasilan pengembangan industri garam dan perikanan di Lembata tidak bisa ditanggung sepenuhnya oleh perusahaan. 

Diperlukan kolaborasi erat antara pemerintah, investor, dan masyarakat untuk menciptakan ekosistem yang saling mendukung.

Dalam pernyataannya, Bupati juga menyoroti potensi besar yang dimiliki Lembata, seperti tenaga kerja yang cukup, sumber daya alam yang melimpah, dan iklim yang mendukung untuk penguapan garam. 

Oleh karena itu, pemerintah daerah berkomitmen memberikan dukungan maksimal, baik dalam bentuk percepatan proses perizinan, kejelasan status lahan, serta akses terhadap infrastruktur yang diperlukan.

Bupati juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat lokal, termasuk ibu-ibu rumah tangga dan pelaku usaha kecil, untuk berperan dalam distribusi dan pengolahan garam serta ikan, guna meningkatkan pendapatan keluarga dan menciptakan ekonomi yang berkelanjutan.

Sebagai langkah tindak lanjut, pemerintah daerah akan mempercepat proses perizinan dan administrasi terkait proyek ini. OPD terkait, seperti Dinas Perikanan, Dinas PTSP, dan DLH, diminta untuk berfokus pada penyelesaian izin yang terkoordinasi dengan baik.

Bupati juga menegaskan kesiapan pemerintah daerah untuk menyediakan fasilitas kantor sementara tanpa biaya sewa bagi perusahaan, sambil memastikan koordinasi yang baik dengan pihak desa terkait untuk memastikan kepastian hukum dalam pengelolaan lahan.

Pengembangan industri garam dan perikanan di Lembata mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah, yang siap mempercepat proses perizinan dan menyediakan infrastruktur yang dibutuhkan. 

Investor diharapkan dapat segera melengkapi data teknis, desain, serta kebutuhan operasionalnya, sementara koordinasi lebih lanjut dengan masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya akan dilaksanakan untuk memastikan keberlanjutan proyek ini. (Prokompim/Kominfo Lembata) ***


Bagikan

Berita Terkini

Pemkab Lembata Kembali Raih Opini WTP Untuk Keenam Kalinya

BPK RI sebagai auditor eksternal pemerintah telah menilai dan memberikan opini wajar tanpa pengecualian terhadap informa

| Rabu, 10 Juni 2026
Desa Laranwutun Resmi Dipimpin Penjabat Baru, Bupati Harap Pelayanan Warga Meningkat

Pemerintah desa merupakan garda terdepan penyelenggaraan pemerintahan karena berhadapan langsung dengan kebutuhan dan pe

| Jumat, 05 Juni 2026
E-Kusuka di Lembata Bisa Jadi ATM hingga Akses Pinjaman

Program dari Kementerian Perikanan dan Kelautan RI ini tidak hanya berfungsi sebagai identitas resmi, tetapi juga memil

| Senin, 01 Juni 2026
Sapi Kurban Presiden hingga Pemkab Lembata Mulai Didistribusikan ke Masjid

Bantuan yang berasal dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, Gubernur Nusa Tenggara Timur, dan Pemerintah

| Jumat, 22 Mei 2026
HIDUP CUP U-15 Resmi Bergulir, Lembata Bidik Talenta Muda Menuju Soeratin Cup

Ajang ini bukan sekadar kompetisi, melainkan panggung strategis pembinaan generasi muda yang diharapkan mampu melahir

| Jumat, 22 Mei 2026
Bupati Tekankan Solidaritas, Wakil Angkat Rehumanisasi Kehidupan Idul Adha di Waowala

Pesan ini sekaligus menjadi penegasan bahwa pemerintah daerah menghendaki nilai agama hadir dalam praktik kehidupan seha

| Kamis, 28 Mei 2026
Pengembangan Jagung Industri LKARI Jadi Harapan Baru Pertanian Lembata

Sebagai wujud nyata dukungan, Pemerintah Kabupaten Lembata bersedia menyediakan lahan seluas kurang lebih 10 hektar di

| Selasa, 26 Mei 2026
Akhir Mei Ini Pemkab Lembata Gelar Turnamen Mancing Internasional

Turnamen memancing berskala internasional itu sebelumnya dijadwalkan berlangsung pada 22–23 Mei 2026. Namun, jadwal p

| Kamis, 21 Mei 2026
Antrean BBM di Lembata Mulai Terurai

Sebelumnya antrean kendaraan untuk pengisian BBM kerap membludak hingga memakan sebagian badan jalan dan menyebabkan kem

| Senin, 18 Mei 2026
Indeks Berita

Poling

Pemerintah berencana mengkombinasikan iuran BPJS Kesehatan dengan asuransi swasta bagi keluarga mampu. Apakah Anda setuju kelas khusus BPJS Kesehatan