Dari pojok nusantara untuk Indonesia

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Pengembangan Jagung Industri LKARI Jadi Harapan Baru Pertanian Lembata

Sebagai wujud nyata dukungan, Pemerintah Kabupaten Lembata bersedia menyediakan lahan seluas kurang lebih 10 hektar di Weipae dengan durasi tiga kali masa tanam, serta 5 hektar di wilayah Bean untuk satu kali masa tanam.

Admin
Selasa, 26 Mei 2026 | 18:57:56 WIB
Dok. Prokompim Setda Lembata

Lembata, Pojoknesia.com – Pemerintah Kabupaten Lembata menyatakan dukungan penuh terhadap rencana ekspansi Lembaga Kajian dan Advokasi Rakyat Indonesia (LKARI) dalam pengembangan pertanian jagung hibrida. Komitmen ini ditegaskan dalam pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Bupati Lembata, Selasa (26/5/26).

Bupati Lembata P. Kanisius Tuaq yang didampingi Asisten III Bidang Administrasi Umum Yohanes Berchmans Daniel Dai serta sejumlah Kepala OPD teknis, menerima langsung kedatangan Direktur LKARI, dr. Novi beserta tim. Pertemuan ini menjadi langkah awal penjajakan kerjasama strategis untuk memaksimalkan potensi daerah.

Baca Juga; https://pojoknesia.com/bupati-kanis-pimpin-apel-hardiknas-pendidikan-adalah-fondasi-pembangunan-daerah 

Menurut Bupati Kanis Tuaq, inisiatif yang dibawa LKARI sangat sejalan dengan visi misi pemerintah daerah melalui program unggulan Nelayan Tani Ternak (NTT). Program ini menjadi prioritas untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat berbasis sumber daya alam.

"Kami melihat potensi yang sangat besar dan program ini sangat relevan dengan apa yang sedang kami perjuangkan untuk kemajuan Lembata. Oleh karena itu, kami dukung penuh langkah LKARI masuk dan berkontribusi di daerah ini," ujar Bupati.

 Baca Juga; https://pojoknesia.com/bupati-lembata-lantik-penjabat-kepala-desa-leuwayan-dorong-percepatan-pembangunan

Sebagai wujud nyata dukungan, Pemerintah Kabupaten Lembata bersedia menyediakan lahan seluas kurang lebih 10 hektar di Weipae dengan durasi tiga kali masa tanam, serta 5 hektar di wilayah Bean untuk satu kali masa tanam. Lahan-lahan ini dinilai memiliki kesuburan yang baik untuk pengembangan komoditas jagung.

Bupati juga menekankan target waktu yang harus dipenuhi. "Kita sepakati, ekspansi dan penanaman harus sudah mulai dilaksanakan pada periode Juni-Juli 2026," tegasnya.

Pemerintah juga berkomitmen membantu persiapan teknis di lapangan, mulai dari penyediaan bibit awal hingga pendampingan melalui tenaga penyuluh pertanian. 

Baca Juga; https://pojoknesia.com/semangka-demplot-pemantik-berbuah-cuan-perkuat-pasokan-mbg

Selain itu, Pemkab Lembata saat ini juga tengah mempersiapkan lahan klaster Botani seluas sekitar 200 hektar untuk musim tanam tahun ini, yang akan semakin memperkuat ekosistem pertanian di daerah tersebut.

Sementara itu, Direktur LKARI dr. Novi menjelaskan bahwa kehadiran lembaganya di Lembata merupakan bagian dari upaya strategis mengentaskan kemiskinan dan mengurangi angka pengangguran. LKARI menargetkan pemanfaatan lahan-lahan tidur yang selama ini belum tergarap secara maksimal.

"Kemiskinan adalah tantangan utama kita. Melalui gerakan 'Taman Jagung Panen Ternak dan Lawan Kemiskinan', kami ingin mengubah lahan tidur menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat," jelas dr. Novi.

Baca Juga; https://pojoknesia.com/resmi-beroperasi-labkesmas-di-lembata-dihadapkan-dengan-virus-dan-bakteri 

LKARI sebelumnya telah memiliki rekam jejak dalam program serupa di Kabupaten Flores Timur, tepatnya di Tanjung Bunga dan Adonara. Kini, Lembata dipandang memiliki prospek yang sangat menjanjikan untuk dikembangkan lebih lanjut.

Sebagai tindak lanjut pertemuan ini, Bupati telah memerintahkan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan untuk segera mempersiapkan naskah perjanjian kerjasama (MoU) yang akan memuat poin-poin teknis dan kesepakatan kedua belah pihak. 

Baca juga; https://pojoknesia.com/akhir-mei-ini-pemkab-lembata-gelar-turnamen-mancing-internasional

Pemerintah daerah juga menegaskan akan memantau keseriusan mitra agar program ini benar-benar memberikan dampak nyata. Begitupun sebaliknya, LKARI berharap kerjasama nanti akan saling menguntungkan.

"Kami harap kerjasama ini saling menguntungkan dan membawa manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Lembata," tutup dr. Novi. (Prokompim/Kominfo Lembata) ***


Bagikan

Berita Terkini

Bupati Pastikan TPP ASN Lembata Dibayar 12 Bulan

Melalui kebijakan tersebut, Bupati Kanis Tuaq berharap seluruh ASN semakin termotivasi untuk meningkatkan kinerja, terut

| Senin, 12 Oktober 2026
Bupati Sampaikan Duka Mendalam, Perintahkan Penanganan Cepat Bagi Korban

Ia telah memerintahkan Sekretaris Daerah untuk mengerahkan seluruh jajaran terkait guna menangani peristiwa ini secara

| Selasa, 06 Oktober 2026
HUT ke-27 Lembata, Pemkab Matangkan Beragam Program Strategis

Persiapan tidak hanya diarahkan pada seremoni peringatan, tetapi juga dikonsolidasikan dengan sejumlah kegiatan pembangu

| Senin, 05 Oktober 2026
Kolaborasi Pemkab Lembata dan Yayasan Sosial Ibu Anfrida Perkuat Upaya Eliminasi Kusta 2030

Kedua pihak juga menargetkan percepatan eliminasi kusta di Lembata pada 2030, sekaligus mendorong kesetaraan, inklusi so

| Senin, 28 September 2026
Gangguan Kabel Laut Lewoleba–BU2, Telekomunikasi di Lembata Terdampak

Berdasarkan hasil pengukuran, gangguan terindikasi disebabkan oleh putusnya kabel pada segmen laut ruas Lewoleba–BU2.

| Kamis, 01 Oktober 2026
Pembangunan PLTP Atadei 10 MW Mulai Dipercepat, Operasi Ditargetkan 2030

Perwakilan Bagian Perizinan PT PLN UIP Nusra Wilayah Mataram, Kristanto, menjelaskan proyek ini merupakan program strate

| Rabu, 30 September 2026
Terima Aspirasi FOKAL, Pemkab Lembata Kaji Delapan Tuntutan

Dalam pertemuan tersebut, FOKAL menyampaikan delapan tuntutan yang sebagiannya terkait klarifikasi penggunaan dana insen

| Selasa, 29 September 2026
Bupati Lembata Kaji TPP bagi 255 PPPK Paruh Waktu

Kepastian itu disampaikan Bupati saat bertemu dengan para PPPK Paruh Waktu di Ruang Rapat Bupati Lembata, Kamis, 24 Sep

| Sabtu, 26 September 2026
Groundbreaking KNMP Lembata Dimulai, Enam Lokasi Disiapkan

Program tersebut menjadi bagian dari agenda KKP untuk membangun kawasan pesisir yang lebih produktif melalui penguatan s

| Jumat, 25 September 2026
Revitalisasi Sekolah di Lembata Diguyur Rp20 Miliar, Dinas Minta Laporan Fisik

Sebanyak 46 gedung sedang dikerjakan dan ditargetkan rampung dalam satu hingga dua bulan ke depan, sedangkan 16 lainnya

| Jumat, 18 September 2026
Indeks Berita

Poling

Pemerintah berencana mengkombinasikan iuran BPJS Kesehatan dengan asuransi swasta bagi keluarga mampu. Apakah Anda setuju kelas khusus BPJS Kesehatan