Dari pojok nusantara untuk Indonesia

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Peringatan Hari Toleransi Internasional di Lembata: Momentum Perkuat Kerukunan

Berbagai perwakilan etnis, kelompok kategorial, dan utusan sekolah se-Kota Lewoleba turut ambil bagian, menciptakan pemandangan keragaman yang indah.

Paul Moruk
Senin, 17 November 2025 | 20:07:56 WIB
Dok. Kominfo Lembata

Lembata, Pojoknesia.com - Kabupaten Lembata, Provinsi NTT, mencatat sejarah baru dengan menyelenggarakan peringatan Hari Toleransi Internasional untuk pertama kalinya. 

Acara akbar ini dipusatkan di Taman Kota Swaolsa Titen pada Minggu, 16 November 2025, merupakan hasil kolaborasi antara Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Lembata dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Lembata. 

Inisiatif ini menandai komitmen kuat daerah dalam menjaga dan memperkuat nilai-nilai kerukunan antarumat beragama.

Peringatan Hari Toleransi Internasional yang ke-80 ini, diawali dengan parade karnaval toleransi lintas agama yang meriah. 

Peserta karnaval bergerak dari Patun Anton Enga Tifaona, Simpang Lima Wangatoa, menuju Taman Kota Swaolsa Titen. 

Berbagai perwakilan etnis, kelompok kategorial, dan utusan sekolah se-Kota Lewoleba turut ambil bagian, menciptakan pemandangan keragaman yang indah. 

Tak hanya itu, acara ini juga dimeriahkan oleh kehadiran tokoh lintas agama, paguyuban pengurus Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia, Forum Pemuda Lintas Agama (Pelita), serta penampilan atraktif dari marching band pelajar SMP.

Mengusung tema 'Bertindak Sekarang untuk Dunia yang Damai,' peringatan ini menekankan bahwa toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Lembata adalah modal utama dalam mewujudkan kehidupan yang aman, damai, dan menuju kesejahteraan bersama. 

Tema ini selaras dengan Hari Perdamaian Internasional yang juga mengusung tema serupa, menyerukan aksi nyata untuk perdamaian dunia.

Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, yang diwakili oleh Kaban Kesbangpol, Kanis Making, dalam sambutannya menegaskan bahwa peringatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan kesempatan untuk meneguhkan kembali komitmen terhadap nilai-nilai kemanusiaan, kebersamaan, dan saling menghargai dalam keberagaman.

Bupati menekankan bahwa Indonesia, khususnya Kabupaten Lembata, adalah rumah besar bagi masyarakat dengan beragam suku, agama, ras, dan budaya. Keberagaman inilah yang menjadi kekuatan dan kekayaan sosial budaya bangsa.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati melalui Kepala Kesbangpol mengajak semua pihak untuk menjaga persatuan dan kesatuan, menumbuhkan sikap saling menghormati, membuka ruang dialog, serta menolak segala bentuk kekerasan dan diskriminasi.

"Perbedaan bukan sebagai pemisah, melainkan perekat yang memperkuat harmoni sosial di antara kita," tegas Bupati, menyerukan pengamalan nilai-nilai luhur Bhinneka Tunggal Ika.

Pemkab Lembata berkomitmen untuk terus mendorong suasana damai, inklusif, dan berkeadilan, namun menyadari bahwa dukungan seluruh elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh adat, paguyuban, hingga generasi muda, sangatlah penting.

Hal itu juga disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lembata, H. Jamaludin Malik dalam sapaannya. Kakanag Lembata ini menyoroti dua hal penting, yakni pesan agama tentang toleransi dan ajakan kepada pemuda untuk menjadi pelopor dalam menjaga toleransi. 

Jamaludin Malik menyerukan agar pemuda menyaring ujaran kebencian di media sosial dengan arif dan bijaksana, serta memperbanyak pertemuan dan dialog untuk menangkal isu negatif tentang keberagaman.

Acara puncak ini diakhiri dengan penyalaan obor keragaman toleransi oleh perwakilan tokoh agama Islam, Kristen Protestan, Katolik, dan Hindu, serta obor NKRI oleh Kaban Kesbangpol Kanis Making mewakili Bupati Lembata P Kanisius Tuaq sebagai simbol keberagaman yang harus terus bersinar terang di bumi Lepan Batan.

Dilanjutkan dengan pembacaan doa syukur toleransi dan kerukunan dari berbagai agama, serta seruan kerukunan oleh perwakilan lintas agama, dan penandatanganan komitmen toleransi oleh perwakilan tokoh agama, FKUB, tokoh pemuda, Kapolres Lembata AKBP Nanang Wahyudi, dan perwakilan Bupati Lembata oleh Kanis Making.

Berbagai pertunjukan seni bertemakan toleransi, seperti puisi, teater, qasidah, puji-pujian, fragmen, tarian, dan monolog, turut menyemarakkan acara, diiringi lagu perdamaian dari OMK Waikomo. *** (Prokompim / Kominfo Lembata)


Bagikan

Berita Terkini

Bupati Kanis Pecat 4 ASN, 7 Masih Diperiksa

Pemerintah Kabupaten Lembata tidak mentolerir ASN yang terlibat dalam kasus perselingkuhan dan pelanggaran disiplin lai

| Selasa, 24 Februari 2026
Penanganan BBM Subsidi di Lembata, Bupati Kanis Dorong Pengawasan Ketat dan Percepatan Operasional SPBU 51

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Lembata berencana mengusulkan penambahan agen minyak tanah baru dengan bersurat kepad

| Minggu, 22 Februari 2026
Banyak TPU Belum Bersertifikat, Pemkab Lembata Percepat Penegasan Batas dan Status Aset

Melalui regulasi tersebut, setiap lahan pemakaman diwajibkan memiliki kejelasan status aset, dokumen administrasi yang

| Sabtu, 21 Februari 2026
Bupati Kanis Lantik Pengurus BAZNAS, Zakat Motor Penggerak Pemberdayaan Umat

Bupati Kanis juga menyampaikan selamat kepada para pengurus yang baru dilantik. “Tugas ini bukan sekadar administrati

| Jumat, 20 Februari 2026
Kemenag Lembata Soroti Tata Kelola Zakat Nasional yang Belum Terintegrasi Secara Optimal

Survei BAZNAS bersama IPB dan sejumlah perguruan tinggi memproyeksikan potensi zakat nasional mencapai Rp327 triliun per

| Jumat, 20 Februari 2026
Warga Lewoleba Barat Gaungkan Gerakan Anti Sampah di Terminal Waikomo

Kali Waikomo selama ini menjadi salah satu titik rawan pembuangan sampah liar. Pada musim hujan, aliran sungai kerap m

| Kamis, 19 Februari 2026
Wabup Nasir Tekankan Spirit Kebersamaan di Pawai Ta’aruf Ramadhan

Acara diawali sambutan Ketua Badan Pengurus Masjid Agung Al-Ikhlas, Latif Paokuma, yang menekankan pentingnya menjag

| Rabu, 18 Februari 2026
Dari Ladang Paubokol, Kelompok Tani Peduli Paubokol Panen Jagung Bersama Bupati Lembata

Panen perdana ini menjadi momen bersejarah bagi Kelompok Tani Peduli Paubokol. Ketua Kelompok, Lazarus Teka Udak, menj

| Kamis, 12 Februari 2026
Bupati Lembata Hadiri Tahbisan Uskup Larantuka, Teguhkan Semangat 'Satu Tubuh, Satu Roh, Satu Harapan'

Atas nama Pemerintah dan seluruh masyarakat Kabupaten Lembata, saya menyampaikan selamat dan proficiat kepada Mgr. Yoh

| Rabu, 11 Februari 2026
Musrenbang RKPD 2027 Lembata, Bupati Tekankan Prioritas Anggaran Kebutuhan Riil

Bupati juga menekankan bahwa keterbatasan fiskal daerah menuntut pemerintah lebih selektif dalam menetapkan prioritas

| Jumat, 06 Februari 2026
Indeks Berita

Poling

Pemerintah berencana mengkombinasikan iuran BPJS Kesehatan dengan asuransi swasta bagi keluarga mampu. Apakah Anda setuju kelas khusus BPJS Kesehatan

TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 PojokNesia
Allright Reserved
CONTACT US Lewoleba
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281353967028
POJOKNESIA
Viewers Now: 2