Dari pojok nusantara untuk Indonesia

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Sidak BBM Subsidi Pemda Temukan Banyak Pelanggaran, Pelaku Akan Ditindak Tegas

Ini jelas pelanggaran. BBM subsidi adalah hak masyarakat yang harus dijaga dan disalurkan sesuai ketentuan. Jika masih ditemukan pelanggaran seperti ini, pemerintah tidak akan segan untuk mengambil tindakan tegas.

Paul Moruk
Sabtu, 15 Maret 2025 | 08:15:19 WIB
Sidak BBM Bersubsidi oleh Wakil Bupati Lembata, H. Mohammad Nasir, S.Sos

Lembata- Pemerintah Kabupaten Lembata terus berkomitmen untuk memastikan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi berjalan sesuai ketentuan dan tepat sasaran. 

Sebagai bagian dari upaya pengawasan, Wakil Bupati Lembata, H. Muhamad Nasir, S. Sos, didampingi jajaran TNI/Polri, Satpol-PP, dan Kesbangpol, melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Kota Lewoleba dan SPBU Waijarang pada Jumat, 14 Maret 2025. 

Sidak ini bertujuan untuk menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait kelangkaan BBM subsidi dan memastikan distribusinya tidak disalahgunakan.

Dalam sidak tersebut, Wakil Bupati Nasir menemukan adanya pelanggaran distribusi BBM subsidi oleh sejumlah pengecer di Kota Lewoleba, mulai dari Lamahora hingga Pasar Pada. BBM bersubsidi, seperti Pertalite, Minyak Tanah, dan Solar, yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat, justru dijual bebas oleh para pengecer dengan harga yang tidak wajar, berkisar antara Rp20.000 hingga Rp25.000 per botol.

"Ini jelas pelanggaran. BBM subsidi adalah hak masyarakat yang harus dijaga dan disalurkan sesuai ketentuan. Jika masih ditemukan pelanggaran seperti ini, pemerintah tidak akan segan untuk mengambil tindakan tegas," tegas Wakil Bupati Nasir saat menegur salah seorang pengecer. 

Selain melakukan sidak terhadap pengecer, Wakil Bupati juga meninjau langsung kondisi di SPBU Waijarang, Kecamatan Nubatukan. Sidak ini dilakukan untuk memastikan distribusi BBM subsidi berjalan lancar dan tidak terjadi praktik-praktik yang merugikan masyarakat. 

Di SPBU Waijarang, Wakil Bupati menemukan antrean panjang kendaraan roda dua dan roda empat, yang sebagian besar tidak memiliki kelengkapan dokumen kendaraan.

Wakil Bupati menekankan kepada penanggung jawab SPBU untuk memperketat pengawasan dan hanya melayani kendaraan yang memiliki dokumen resmi. Pemerintah juga akan menurunkan personel Satpol-PP setiap hari untuk membantu pengawasan di SPBU dan memastikan kelancaran distribusi BBM subsidi.

"Kita akan turunkan Satpol-PP setiap hari untuk memastikan distribusi BBM berjalan tertib. Hanya kendaraan yang memiliki dokumen resmi yang akan dilayani. Mari kita bekerja sama menciptakan kondisi yang kondusif," ujar Wakil Bupati.

Di sisi lain, pengelola SPBU Waijarang menyampaikan kendala terkait keterbatasan kuota BBM subsidi yang diterima dari Pertamina. Saat ini, SPBU Waijarang hanya mendapatkan kuota BBM Pertalite sebesar 150 ton per bulan atau sekitar 5 ton per hari, yang dinilai tidak mencukupi kebutuhan masyarakat.

Kondisi ini diperburuk jika terjadi gangguan pasokan dari SPBU lain, yang menyebabkan antrean panjang dan ketidakstabilan distribusi.

"Kami harap ada intervensi dari pemerintah untuk memperjuangkan penambahan kuota BBM subsidi ke Pertamina dan BPH Migas, sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik," ungkap pengelola SPBU Waijarang.

Pemerintah Kabupaten Lembata akan menjadikan hasil sidak ini sebagai dasar dalam menyusun kebijakan strategis terkait pengelolaan dan pengawasan distribusi BBM subsidi. 

Pemerintah juga akan berkoordinasi dengan Pertamina dan BPH Migas untuk memperjuangkan penambahan kuota BBM, serta memperketat pengawasan terhadap praktik-praktik ilegal yang merugikan masyarakat dan negara.

"Pemerintah berkomitmen untuk melindungi hak masyarakat atas BBM subsidi. Langkah pengawasan dan penertiban akan terus kami lakukan demi menciptakan distribusi yang adil dan tepat sasaran," tegas Wakil Bupati Nasir. **



Bagikan

Berita Terkini

Akhir Mei Ini Pemkab Lembata Gelar Turnamen Mancing Internasional

Turnamen memancing berskala internasional itu sebelumnya dijadwalkan berlangsung pada 22–23 Mei 2026. Namun, jadwal pe

| Kamis, 21 Mei 2026
Antrean BBM di Lembata Mulai Terurai

Sebelumnya antrean kendaraan untuk pengisian BBM kerap membludak hingga memakan sebagian badan jalan dan menyebabkan kem

| Senin, 18 Mei 2026
Genjot Ekonomi, Lembata Pasok Ikan dan Porang ke Surabaya

Kerja sama ini menjadi langkah strategis bagi Pemerintah Kabupaten Lembata dalam memperluas peluang pengembangan ekonomi

| Rabu, 13 Mei 2026
Kabupaten Lembata Raih Peringkat I Penurunan Pengangguran Tingkat Nasional

Atas keberhasilan tersebut, Pemerintah Kabupaten Lembata menerima apresiasi pemerintah daerah dari Kementerian Dalam Neg

| Rabu, 20 Mei 2026
Kendaraan Tunggak Pajak Masih Ditemukan di SPBU Waijarang

Ia berharap penertiban tersebut dilakukan secara berkelanjutan, bukan hanya dalam waktu singkat.

| Sabtu, 16 Mei 2026
Bupati Kanis Pimpin Apel Hardiknas: Pendidikan Adalah Fondasi Pembangunan Daerah

Peringatan Hardiknas tahun ini mengusung tema “Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua Menuju Lemb

| Minggu, 03 Mei 2026
Bupati Lembata Lantik Penjabat Kepala Desa Leuwayan, Dorong Percepatan Pembangunan

Laurensisius Laka resmi diangkat sebagai Penjabat Kepala Desa Leuwayan, menggantikan Emanuel Ledo yang mengundurkan diri

| Sabtu, 02 Mei 2026
Tiga Perda Lembata Jadi Instrumen Kinerja Aparatur dan Perlindungan Sosial

Revisi ini tidak hanya bersifat administratif, tetapi menyentuh restrukturisasi kelembagaan secara signifikan. Sejumlah

| Sabtu, 02 Mei 2026
Semangka Demplot Pemantik Berbuah Cuan, Perkuat Pasokan MBG

Secara keseluruhan, produksi dari lahan tersebut diproyeksikan mencapai sekitar 450 buah dengan estimasi total berat 3.1

| Jumat, 29 Mei 2026
Sedimentasi dan Sampah Picu Banjir Lewoleba, Solusi Jangka Panjang Mendesak

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lembata mencatat sedikitnya 107 rumah terdampak, dua fasilitas

| Kamis, 30 April 2026
Indeks Berita

Poling

Pemerintah berencana mengkombinasikan iuran BPJS Kesehatan dengan asuransi swasta bagi keluarga mampu. Apakah Anda setuju kelas khusus BPJS Kesehatan