Dari pojok nusantara untuk Indonesia

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Promosi Panggilan Imam di Lembata, Seminari MSFS Buka Turnamen Voli Tingkat SMA/SMK

Kegiatan ini selain untuk menyalurkan hobi pecinta olahraga bola voli juga menjadi ajang promosi panggilan hidup menjadi Misionaris SFS.

Admin
Senin, 02 Maret 2026 | 22:33:21 WIB
Dok. Kominfo Lembata

Lembata, Pojoknesia.com - Turnamen bola voli putra tingkat SMA/SMK bertajuk MSFS Cup II yang diselenggarakan Seminari Tinggi Misionaris Santu Fransiskus de Sales (MSFS), Desa Pada, Kabupaten Lembata, resmi dibuka oleh Bupati Lembata P. Kanisius Tuaq, Senin (2/3/26).

Turut hadir, Plt, Camat Nubatukan, Kepala Desa Pada, Karolus Kopong, para Pastor di Paroki Santu Fransiskus de Sales Pada, para Pelatih dan Ofisial dari masing- masing peserta turnamen.

Ketua Panitia, Michael Bala Matarau, dalam laporannya menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan kelanjutan dari MSFS Cup I yang telah dilaksanakan pada tahun 2025 lalu. Turnamen yang menjadi agenda tahunan seminari ini adalah sarana bagi pembinaan generasi muda sekaligus promosi panggilan hidup menjadi imam.

“Kegiatan ini selain untuk menyalurkan hobi pecinta olahraga bola voli juga menjadi ajang promosi panggilan hidup menjadi misionaris SFS,” ujarnya.

Turnamen MSFS Cup II diikuti sembilan sekolah SMA/SMK se-Kabupaten Lembata dan berlangsung mulai 2 Maret 2026 dengan jadwal pertandingan setiap hari. Panitia berharap pada tahun-tahun mendatang seluruh sekolah dapat berpartisipasi, sehingga mampu melahirkan banyak calon imam dari putra-putra Lembata.

Rektor Seminari MSFS Pada, FR. Anil Kumar, MSFS, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Lembata atas dukungan terhadap kegiatan tersebut. Menurutnya, pembinaan generasi muda merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah dan Gereja.

“Kehadiran pemerintah bersama Gereja menjadi tanda bahwa pembinaan generasi muda adalah tanggung jawab bersama,” katanya.

Ia menjelaskan Seminari MSFS berada di bawah naungan kongregasi Missionaries of St. Francis de Sales yang telah berkarya selama lebih dari satu abad di berbagai negara. 

Saat ini, angkatan pertama seminaris dari Lembata sedang menjalani pembinaan di Filipina dan akan menerima jubah sebagai tahap lanjutan pembinaan pada Juni mendatang. Selain itu, enam seminaris lainnya direncanakan berangkat ke Filipina pada Mei 2026.

Menurutnya, seluruh proses pembinaan diberikan secara gratis agar panggilan hidup tidak terhalang oleh keterbatasan ekonomi.

FR. Anil Kumar menegaskan bahwa turnamen tersebut bukan sekadar pertandingan olahraga, tetapi juga menjadi ruang pembentukan karakter melalui nilai kerja sama, disiplin, dan semangat pantang menyerah.

"Jadilah dirimu sendiri dan hiduplah dengan baik, agar engkau memuliakan Sang Pencipta yang membentukmu)", ungkap Pastor asal India itu.

Diakhir sambutannya, FR. Anil Kumar berpesan, Adik-adik sekalian mungkin di antara kalian ada yang Tuhan panggil menjadi imam, menjadi biarawan, atau menjadi pemimpin masa depan bangsa dan Gereja. Jangan takut bermimpi besar, Jangan takut mendengar Tuhan dalam hatimu.

Sementara itu, Bupati Lembata P. Kanisius Tuaq dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada Seminari MSFS atas penyelenggaraan turnamen yang dinilai mampu menjadi wadah pengembangan minat dan bakat generasi muda.

“Turnamen ini bukan hanya ajang promosi panggilan, tetapi juga kesempatan untuk membentuk kreativitas serta mengembangkan minat dan bakat generasi muda,” ujar Bupati Kanis.

Ia menekankan bahwa olahraga tidak hanya membentuk kekuatan fisik, tetapi juga membangun karakter dan intelektualitas generasi muda.

Bupati juga mengingatkan seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan berlangsung.

"Bertandinglah secara sportif dan junjung tinggi semangat fair play. Bupati berharap seluruh panitia, wasit, aparat keamanan, dan penonton dapat menjaga ketertiban selama turnamen berlangsung sehingga kegiatan berjalan aman dan lancar", tandasnya. ***


Bagikan

Berita Terkini

Kinerja Gemilang Tiga OPD Dongkrak PAD Lembata Hingga Rp17 Miliar

Di sisi lain, secara agregat total pendapatan mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu.

| Jumat, 03 Juli 2026
Keunikan Sarung Adat Ile Ape Proses 3 Tahun Hargai Rp25 Juta, Memukau Pengunjung Festival Lamaholot

Nilai tinggi dari kain tenun ini bukan semata-mata karena harganya, melainkan karena proses pembuatan yang sangat panjan

| Kamis, 02 Juli 2026
Bupati dan Wakil Bupati Lembata Hadiri Upacara HUT Ke-80 Bhayangkara

Mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”, Presiden menegaskan bahwa seluruh pengabdian Polri harus

| Rabu, 01 Juli 2026
Aksi Nyata Bupati Lembata: Ikut Angkut Batu Bangun Fondasi TK St. Mikhael Baobolak

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Bantuan Pemerintah Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026 pada Revitalisa

| Selasa, 30 Juni 2026
Operasi Besar Disiapkan Bupati-Wabup Lembata, Dugaan Bisnis Ilegal BBM Subsidi Jadi Target

Padahal kuota BBM subsidi yang disalurkan ke Lembata disebut sudah sesuai pengajuan daerah. Namun antrean panjang dan ke

| Senin, 29 Juni 2026
Penyampaian Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD

Penyampaian laporan ini merupakan bentuk tanggung jawab eksekutif kepada legislatif dan masyarakat luas atas pengelolaa

| Senin, 29 Juni 2026
Festival Lamaholot 2026 Siap Guncang Lembata, Empat Hari Perayaan Budaya Menuju Panggung Dunia

Festival ini menghadirkan beragam agenda, mulai dari pameran UMKM dan tenun ikat, karnaval budaya, pertunjukan seni etn

| Senin, 29 Juni 2026
Bupati Kanis: Menjadi Pengelola Bank Sampah adalah Pekerjaan Mulia

Ia menekankan bahwa di balik kesan 'kotor' saat bekerja, tersimpan hasil yang sangat bersih dan indah, baik secara fisi

| Sabtu, 20 Juni 2026
Pemkab Lembata Gelar Talk Show, Sosialisasikan Perda Kabupaten Layak Anak

Terdapat lima klaster utama yang menjadi perhatian, yakni pendidikan, kesehatan, budaya, rekreasi, serta perlindungan kh

| Jumat, 19 Juni 2026
Indeks Berita

Poling

Pemerintah berencana mengkombinasikan iuran BPJS Kesehatan dengan asuransi swasta bagi keluarga mampu. Apakah Anda setuju kelas khusus BPJS Kesehatan