Dari pojok nusantara untuk Indonesia

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Bupati Lembata Lantik Kepsek dan Guru, Ingatkan Pentingnya Dedikasi

Secara keseluruhan 90 kepala sekolah menerima SK sebagai bagian dari penataan, terdiri dari jenjang PAUD 14 orang, SD 62 orang, dan SMP 14 orang.

Admin
Sabtu, 29 Agustus 2026 | 20:48:56 WIB
Dok. Prokompim Setda Lembata

Lembata, Pojoknesia.com — Bupati Lembata P. Kanisius Tuaq menyerahkan Surat Keputusan Bupati tentang pengangkatan, pemberhentian, dan mutasi guru sebagai kepala sekolah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lembata, Jumat, 28 Agustus 2026.

Penyerahan SK yang berlangsung di Aula SMP St. Don Bosco Lewoleba itu menjadi bagian dari penataan kepemimpinan pendidikan untuk memperkuat tata kelola sekolah dan meningkatkan mutu pelayanan pendidikan di Kabupaten Lembata.

Baca Juga; https://pojoknesia.com/hadapi-ancaman-kekeringan-bupati-lembata-resmikan-sumur-bor

Secara simbolis, Bupati bersama Wakil Bupati Lembata H. Muhamad Nasir menyerahkan SK kepada enam perwakilan penerima. Para penerima kemudian menandatangani Pakta Integritas sebagai komitmen menjalankan tugas secara profesional, transparan, dan bertanggung jawab.

Namun demikian, secara keseluruhan 90 kepala sekolah menerima SK sebagai bagian dari penataan, terdiri dari jenjang PAUD 14 orang, SD 62 orang, dan SMP 14 orang.

Baca Juga; https://pojoknesia.com/kedang-didorong-jadi-destinasi-baru-bupati-lembata-serahkan-bantuan-nelayan-dan-pangan

Sementara dari kategori penugasan, pengangkatan baru/tetap sebanyak 30 orang, Pemindahan/mutasi/rotasi 45 orang, dan Pemberhentian dari jabatan 15 orang.

Dalam arahannya, Bupati Kanis Tuaq menegaskan bahwa jabatan kepala sekolah bukan sekadar posisi administratif, melainkan amanah untuk menghadirkan perubahan nyata di lingkungan pendidikan.

Ia secara khusus mengingatkan para kepala sekolah agar tidak memaknai pemberhentian dari jabatan sebagai akhir dari pengabdian.

Baca Juga; https://pojoknesia.com/bank-ntt-hadir-di-wulandoni-dorong-kawasan-selatan-lembata-jadi-sentra-ekonomi-baru

“Jabatan boleh berhenti, tetapi pengabdian tidak boleh berhenti,” kata Bupati Kanis.

Menurut Bupati, penataan kepala sekolah merupakan bagian dari penyegaran organisasi dan pelaksanaan regulasi, termasuk ketentuan mengenai periodesasi penugasan kepala sekolah. 

Rotasi, mutasi, maupun pengakhiran masa penugasan, kata Bupati, harus ditempatkan sebagai bagian dari kebutuhan organisasi dan peningkatan kualitas tata kelola pendidikan.

Baca Juga; https://pojoknesia.com/hut-ke-81-ri-bupati-kanis-ajak-masyarakat-perkuat-persatuan-dan-kerja-nyata-untuk-kemajuan-lembata

Bupati Kanis meminta kepala sekolah yang menerima amanah baru untuk menjaga integritas dan tidak membiarkan kepentingan di luar dunia pendidikan mengintervensi pengelolaan sekolah.

“Kepala sekolah harus fokus mengelola sekolah secara profesional,” ujarnya.

Bupati juga mengingatkan bahwa kepala sekolah tidak boleh hanya terjebak pada pekerjaan administratif. Kepemimpinan sekolah, menurut dia, harus hadir langsung dalam proses pembelajaran, memahami persoalan guru dan peserta didik, serta memastikan setiap persoalan di sekolah memperoleh penyelesaian.

Baca Juga; https://pojoknesia.com/dorong-produktivitas-sawah-bupati-lembata-tinjau-irigasi-waikomo

Ia meminta para kepala sekolah membangun lingkungan kerja yang sehat, disiplin, dan manusiawi, sekaligus mendorong guru untuk terus meningkatkan kompetensi.

Orientasi pengelolaan sekolah, kata Kanisius, juga harus bergeser dari sekadar memenuhi kewajiban administratif menuju pencapaian hasil yang nyata dan dapat dirasakan oleh peserta didik, guru, serta masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Lembata, lanjutnya, akan melakukan evaluasi terhadap kinerja kepala sekolah dan tenaga pendidik secara berkala. Evaluasi tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan setiap satuan pendidikan berjalan sesuai regulasi dan arah kebijakan pemerintah daerah.

Baca Juga; https://pojoknesia.com/penghormatan-terakhir-untuk-mantan-pj-bupati-bupati-dan-wabup-lembata-hadir-di-rumah-duka

Bupati turut menekankan pentingnya transparansi dalam pengelolaan dana, aset, dan program sekolah. “Semua harus terbuka. Pengelolaan dana, aset, dan program sekolah harus dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lembata, Wenseslaus Ose, mengatakan penataan tersebut mengacu pada Permendikdasmen Nomor 7 Tahun 2025 tentang Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah.

Baca Juga; https://pojoknesia.com/62-warga-binaan-lapas-lembata-terima-remisi-kemerdekaan

Menurut dia, penataan kepala sekolah tidak semata-mata merupakan proses administrasi, tetapi merupakan strategi untuk memastikan setiap satuan pendidikan memiliki kepemimpinan yang kompeten, berintegritas, dan mampu menjawab kebutuhan sekolah.

Penyerahan SK tersebut, kata dia, harus dimaknai sebagai penyerahan amanah untuk menghadirkan perubahan nyata dalam dunia pendidikan.

Baca Juga; https://pojoknesia.com/paskibra-banitobo-panjat-tiang-bendera-selamatkan-sang-merah-putih

Melalui penataan ini, Pemerintah Kabupaten Lembata berharap kepemimpinan sekolah semakin profesional dan akuntabel, dengan orientasi utama pada peningkatan mutu pembelajaran serta kualitas generasi muda Lembata. (Prokompim/Kominfo Lembata) ***


Bagikan

Berita Terkini

Dorong Kemandirian Pakan Ternak, Bupati Lembata Libatkan Bank NTT

Bupati Kanis menjadikan momen pertemuan itu sebagai bagian dari upaya membangun kolaborasi lintas sektor antara pemerin

| Jumat, 28 Agustus 2026
Hadapi Ancaman Kekeringan, Bupati Lembata Resmikan Sumur Bor

Kehadiran fasilitas sumur bor diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air masyarakat sekaligus memperkuat kesiapsi

| Jumat, 28 Agustus 2026
Pemkab Lembata Gandeng Bank NTT, Hadirkan Layanan Publik Terpadu Satu Atap

Penandatanganan yang berlangsung di Aula Mal Pelayanan Publik Kabupaten Lembata itu dilakukan langsung oleh Bupati Lemba

| Kamis, 06 Agustus 2026
Kedang Didorong Jadi Destinasi Baru, Bupati Lembata Serahkan Bantuan Nelayan dan Pangan

Bantuan mesin disalurkan kepada kelompok nelayan tiga desa, yakni Kalikur, Mampir, dan Tobotani, yang merupakan aspiras

| Kamis, 27 Agustus 2026
Bank NTT Hadir di Wulandoni, Dorong Kawasan Selatan Lembata Jadi Sentra Ekonomi Baru

Keberadaan pelabuhan perintis telah membuka ruang ekonomi yang lebih luas. Namun, konektivitas tersebut perlu diperkuat

| Selasa, 25 Agustus 2026
62 Warga Binaan Lapas Lembata Terima Remisi Kemerdekaan

Kepala Lapas Kelas III Lembata, Antonius Semuki, mengatakan bahwa dari total 78 penghuni lapas, sebanyak 62 orang memenu

| Selasa, 18 Agustus 2026
Penghormatan Terakhir untuk Mantan Pj Bupati, Bupati dan Wabup Lembata Hadir di Rumah Duka

Ia mengungkapkan rasa syukur karena rombongan Pemerintah Kabupaten Lembata dapat tiba di Kota Kupang dan hadir secara la

| Rabu, 19 Agustus 2026
Paskibra Banitobo Panjat Tiang Bendera Selamatkan Sang Merah Putih

Insiden itu menyebabkan bendera Merah Putih tersangkut di ujung tiang dan tidak dapat diturunkan.

| Selasa, 18 Agustus 2026
Momentum HUT ke-81 RI, PTSL Lembata Terbitkan 2.012 Sertipikat Tanah

Program Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL) Tahun 2026 telah menghasilkan 2.012 sertipikat tanah dari target 2.7

| Selasa, 18 Agustus 2026
HUT ke-81 RI, Bupati Kanis Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Kerja Nyata untuk Kemajuan Lembata

Momentum bersejarah tersebut menjadi ajang refleksi sekaligus penguatan komitmen seluruh elemen masyarakat dalam melanj

| Selasa, 18 Agustus 2026
Indeks Berita

Poling

Pemerintah berencana mengkombinasikan iuran BPJS Kesehatan dengan asuransi swasta bagi keluarga mampu. Apakah Anda setuju kelas khusus BPJS Kesehatan