Dari pojok nusantara untuk Indonesia

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Bupati Lembata Jajaki Peluang Investasi dengan PT Tigate Trees Indonesia

Kami ingin menunjukkan kepada investor bahwa Lembata memiliki potensi besar yang siap dikembangkan. Dengan iklim investasi di Lembata sangat menjanjikan dan terbuka terutama terhadap investor dan investasi yang masuk.

Paul Moruk
Jumat, 17 Oktober 2025 | 12:37:41 WIB
Dok. Prokopim Setda Lembata

Flotim, PojokNesia.com - Pemerintah Kabupaten Lembata menunjukkan keseriusannya dalam menarik investasi untuk meningkatkan perekonomian daerah. Hal ini terlihat dari kunjungan langsung Bupati Lembata ke PT Tigate Trees Indonesia di Waibao, Kecamatan Tanjung Bunga, Kabupaten Flores Timur, pada Kamis (16/10/2025).

Bupati saat itu, membawa rombongan pejabat daerah dari OPD teknis, melakukan penjajakan potensi kerja sama investasi yang saling menguntungkan, khususnya di sektor pertanian, perkebunan, perikanan, dan pariwisata.

Kepada investor, Bupati Kanis Tuaq menegaskan bahwa iklim investasi di Lembata sangat menjanjikan dan terbuka terutama terhadap investor dan investasi yang masuk, yang memberikan dampak positif bagi masyarakat Lembata. 

"Kami ingin menunjukkan kepada investor bahwa Lembata memiliki potensi besar yang siap dikembangkan. Melalui kerja sama dengan PT Tigate, kami berharap dapat menciptakan sinergi nyata dalam meningkatkan ekonomi daerah," ujarnya.


Kunjungan Bupati ini bertepatan dengan kunjungan tahunan Direksi PT TTI dari Hongkong ke Indonesia untuk meninjau investasi perkebunan jambu mete di Flores Timur yang telah berjalan sejak 2018. 

Dalam pertemuan tersebut, manajemen PT TTI memperkenalkan teknologi modern yang mereka gunakan, seperti penyemprotan hama dengan drone dan praktik terbaik dalam pengelolaan jambu mete dan produk pertanian lainnya.

David Novianto, perwakilan dari PT Tigate Trees Indonesia, menyampaikan komitmen perusahaan untuk mendukung pembangunan daerah melalui praktik usaha yang berkelanjutan dan melibatkan masyarakat lokal.


Sinyal positif ini mendapat respon Bupati Kanis Tuaq. Ia lantas mengapresiasi sistem pengelolaan modern dari PT TTI yang berbasis pada kepercayaan terhadap sumber daya lokal. 

"Kami bisa belajar banyak dari cara kerja yang terencana dan berbasis SOP yang kuat. Ini bisa menjadi contoh bagi pengembangan sektor perkebunan di Lembata," ungkap Bupati.

Hasil dari penjajakan ini, kedua belah pihak sepakat untuk membuka ruang kerja sama yang saling menguntungkan, terutama dalam peningkatan kapasitas SDM lokal dan pengembangan model kemitraan antara perusahaan dan masyarakat. 


Menajement PT TTI juga berencana dalam waktu dekat akan melakukan kunjungan lanjutan ke Lembata untuk meninjau potensi lahan dan memetakan sektor-sektor yang dapat dikembangkan bersama.

Dari hasil pertemuan tersebut, muncul juga gagasan untuk berkolaborasi dalam pengolahan hasil pertanian dan pembukaan lahan produktif baru, sebagai upaya mewujudkan investasi berkelanjutan di NTT. 

Inisiatif ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Lembata dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. (Prokompimkablembata) ***


Bagikan

Berita Terkini

Bupati Pastikan TPP ASN Lembata Dibayar 12 Bulan

Melalui kebijakan tersebut, Bupati Kanis Tuaq berharap seluruh ASN semakin termotivasi untuk meningkatkan kinerja, terut

| Senin, 12 Oktober 2026
Bupati Sampaikan Duka Mendalam, Perintahkan Penanganan Cepat Bagi Korban

Ia telah memerintahkan Sekretaris Daerah untuk mengerahkan seluruh jajaran terkait guna menangani peristiwa ini secara

| Selasa, 06 Oktober 2026
HUT ke-27 Lembata, Pemkab Matangkan Beragam Program Strategis

Persiapan tidak hanya diarahkan pada seremoni peringatan, tetapi juga dikonsolidasikan dengan sejumlah kegiatan pembangu

| Senin, 05 Oktober 2026
Kolaborasi Pemkab Lembata dan Yayasan Sosial Ibu Anfrida Perkuat Upaya Eliminasi Kusta 2030

Kedua pihak juga menargetkan percepatan eliminasi kusta di Lembata pada 2030, sekaligus mendorong kesetaraan, inklusi so

| Senin, 28 September 2026
Gangguan Kabel Laut Lewoleba–BU2, Telekomunikasi di Lembata Terdampak

Berdasarkan hasil pengukuran, gangguan terindikasi disebabkan oleh putusnya kabel pada segmen laut ruas Lewoleba–BU2.

| Kamis, 01 Oktober 2026
Pembangunan PLTP Atadei 10 MW Mulai Dipercepat, Operasi Ditargetkan 2030

Perwakilan Bagian Perizinan PT PLN UIP Nusra Wilayah Mataram, Kristanto, menjelaskan proyek ini merupakan program strate

| Rabu, 30 September 2026
Terima Aspirasi FOKAL, Pemkab Lembata Kaji Delapan Tuntutan

Dalam pertemuan tersebut, FOKAL menyampaikan delapan tuntutan yang sebagiannya terkait klarifikasi penggunaan dana insen

| Selasa, 29 September 2026
Bupati Lembata Kaji TPP bagi 255 PPPK Paruh Waktu

Kepastian itu disampaikan Bupati saat bertemu dengan para PPPK Paruh Waktu di Ruang Rapat Bupati Lembata, Kamis, 24 Sep

| Sabtu, 26 September 2026
Groundbreaking KNMP Lembata Dimulai, Enam Lokasi Disiapkan

Program tersebut menjadi bagian dari agenda KKP untuk membangun kawasan pesisir yang lebih produktif melalui penguatan s

| Jumat, 25 September 2026
Revitalisasi Sekolah di Lembata Diguyur Rp20 Miliar, Dinas Minta Laporan Fisik

Sebanyak 46 gedung sedang dikerjakan dan ditargetkan rampung dalam satu hingga dua bulan ke depan, sedangkan 16 lainnya

| Jumat, 18 September 2026
Indeks Berita

Poling

Pemerintah berencana mengkombinasikan iuran BPJS Kesehatan dengan asuransi swasta bagi keluarga mampu. Apakah Anda setuju kelas khusus BPJS Kesehatan