Dari pojok nusantara untuk Indonesia

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Pelajar SMA di Lembata Ditemukan Tewas Gantung Diri, Polisi Periksa 5 Saksi

Dari keterangan para saksi ini, polisi belum bisa menyimpulkan motif korban mengakhiri hidupnya.

Admin
Rabu, 04 Maret 2026 | 13:24:06 WIB
Dok. Istimewa

Lembata, Pojoknesia.com - Lagi-lagi kasus bunuh diri terjadi kembali di kabupaten Lembata. Kali ini peristiwa naas menimpa YL (19), Seorang pelajar Sekolah Menengah Atas di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur.

Atas kejadian tragis ini pihak kepolisian Resort Kabupaten Lembata Kepada media melalui Pejabat Sementara (Pjs) Kepala Seksi Humas Polres Lembata, Iptu Ona Pattipeilohy, didampingi Kanit Pidum, Ipda Willy Lamapaha menerangkan, bahwa almarhum YL ini adalah siswa salah satu Sekolah Menengah Atas di Lewoleba Kabupaten Lembata Nusa Tenggara Timur, ditemukan ayahnya tergantung pada sebatang pohon yang tingginya sekitar, 50 meter dari dekat kosnya, di Lusikawak, Kelurahan Lewoleba. YL ditemukan sekitar pukul 16.00 wita pada Selasa petang (3/3/26).

https://pojoknesia.com/batas-belanja-pegawai-30-persen-pemda-lembata-usulkan-revisi-formula-perhitungan

Penemuan ini menghebohkan warga sekitar yang langsung datang membantu GD ayah YL untuk mengevakuasi korban. Saat itu Tubuh korban langsung dilarikan Ayah kandung YL ke kamar kosnya dan selanjutnya dibawah ke rumah adik kandung ayahnya, di Longser, Kelurahan Lewoleba Barat. Dan sekitar pukul 18.00 wita, jasad korban dibawa ke Rumah Sakit Damian Lewoleba untuk memastikan kondisi korban.

Pejabat Sementara (Pjs) Kepala Seksi Humas Polres Lembata, Iptu Ona Pattipeilohy menerangkan bahwa, penyidik saat turun ke TKP di tempat Kost, korban ditemukan sudah tak bernyawa.

Ia menjelaskan Terkait kondisi korban, saat tim tiba di TKP, dari ciri fisik diketahui memang sudah tak bernyawa. Begitu juga dijelaskan tim medis rumah sakit yang memeriksa kondisi korban,” papar Iptu Ona.

Lebih lanjut Penyidik Polres Lembata menyampaikan bahwa saat ini pihaknya masih melakukan pendalaman dan belum bisa menyimpulkan motif kematian korban hingga mengakhiri hidupnya, lantaran saat penyidik tiba di lokasi, tubuh korban sudah diturunkan dan simpul tali sudah dilepas.

https://pojoknesia.com/imigrasi-maumere-gandeng-pemerintah-lembata-dorong-pekerja-migran-yang-legal-dan-aman

“Waktu penyidik ke TKP, tubuh korban sudah diturunkan dan dibawa ke kos. Disana penyidik menemukan barang bukti seutas tali kurang lebih 2,54 cm dengan Bekas jeratan kurang lebih 33 cm. Korban bunuh diri di pohon Asam lokasi Lusikawak Kelurahan Lewoleba Kecamatan Nubatukan.

Dari beberapa barang bukti yang diperoleh terdapat bekas jeratan tali yang simpulnya sudah dilepas. 

Setelah korban dibawa di kost  selang 1 jam keluarga langsung membawa korban ke rumah adik dari bapanya,” terang Iptu Ona.

Untuk sementara pihak kepolisian telah memeriksa 5 saksi, antara lain dua teman sekolah korban, satu masyarakat di sekitar TKP, pemilik kos dan PG, adik kandung ayah korban.

Dari keterangan para saksi ini, polisi belum bisa menyimpulkan motif korban mengakhiri hidupnya.

Bahkan tidak ada foto saat tubuh korban tergantung karena saat didatangi warga, tubuh korban sudah diturunkan oleh ayah kandung korban, sebagai orang yang pertama menemukan korban.

https://pojoknesia.com/sejumah-dinas-digabung-dinas-lingkungan-hidup-dan-dinas-perikanan-jadi-satu-dinas

“Kami mohon kesabaran masyarakat soal kejelasan kasus ini, termasuk motifnya karena harus dengar dari ayah korban. Kita bersabar dan hormati keluarga karena masih dalam kedukaan,” pungkas Iptu Ona.

Lebih lanjut lagi Iptu Ona mengatakan, Kasus kematian yang menimpa YL ini, jadi yang pertama di tahun 2026. Untuk itu pihak polisi masih butuh banyak informasi dan petunjuk.

“Kami harapkan dukungan masyarakat dan rekan jurnalis, jika ada informasi terkait kasus ini,  bisa membantu kami di kepolisian,” harap Iptu Ona.

Sejak berita ini diturunkan informasi sementara yang sudah didapatkan pihak kepolisian dari sumber TG bapa tenga korban menerangkan bahwa korban ini sering dimarahi ayahnya gegara sering membonceng perempuan. Sehingga tidak fokus sekolah. Korban sering bonceng perempuan sehingga bapaknya mengambil sikap untuk pindahkan korban ke sekolah lain. 

Sebelum meninggal korban sempat pamit temanya pergi sekolah dengan menggunakan kaos putih bersama kendaraanya motor beat. Sekitar pukul 16- 50 petang korban ditemui ayahnya sudah dalam keadaan meninggal dan hasil visum sementara tidak ada tanda-tanda kekerasan. ***


Bagikan

Berita Terkini

Bupati Lembata Lantik Yohakim Dasion Jadi Kades PAW Lamalera A

Selain pelantikan Kades, Ketua TP-PKK Kecamatan Wulandoni pada kesempatan yang sama juga melantik Ketua TP-PKK sekaligu

| Rabu, 09 September 2026
Liga Persebata 2026 Resmi Dimulai, Sportivitas Jadi Sorotan Wabup Nasir

Wabup Nasir menegaskan bahwa sepak bola mengajarkan nilai penting dalam kehidupan, yakni kerja keras, disiplin, sportivi

| Senin, 07 September 2026
Pimpin Rapat Evaluasi APBD 2026, Bupati Kanis: OPD Jangan Fokus Menghabiskan Anggaran

Rapat evaluasi ini guna memastikan pengelolaan keuangan daerah berjalan efektif, disiplin, dan tepat sasaran.

| Jumat, 04 September 2026
Lembata Bidik Investasi Jambu Mete, Bupati Kanis Genjot Peremajaan 2 Ribu Hektar

Selain pengembangan jambu mete, Pemerintah Kabupaten Lembata juga terus mendorong program strategis pertanian melalui pe

| Senin, 31 Agustus 2026
Bupati Lembata Lantik Kepsek dan Guru, Ingatkan Pentingnya Dedikasi

Secara keseluruhan 90 kepala sekolah menerima SK sebagai bagian dari penataan, terdiri dari jenjang PAUD 14 orang, SD 62

| Sabtu, 29 Agustus 2026
Dorong Kemandirian Pakan Ternak, Bupati Lembata Libatkan Bank NTT

Bupati Kanis menjadikan momen pertemuan itu sebagai bagian dari upaya membangun kolaborasi lintas sektor antara pemerin

| Jumat, 28 Agustus 2026
Hadapi Ancaman Kekeringan, Bupati Lembata Resmikan Sumur Bor

Kehadiran fasilitas sumur bor diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air masyarakat sekaligus memperkuat kesiapsi

| Jumat, 28 Agustus 2026
Pemkab Lembata Gandeng Bank NTT, Hadirkan Layanan Publik Terpadu Satu Atap

Penandatanganan yang berlangsung di Aula Mal Pelayanan Publik Kabupaten Lembata itu dilakukan langsung oleh Bupati Lemba

| Kamis, 06 Agustus 2026
Kedang Didorong Jadi Destinasi Baru, Bupati Lembata Serahkan Bantuan Nelayan dan Pangan

Bantuan mesin disalurkan kepada kelompok nelayan tiga desa, yakni Kalikur, Mampir, dan Tobotani, yang merupakan aspiras

| Kamis, 27 Agustus 2026
Bank NTT Hadir di Wulandoni, Dorong Kawasan Selatan Lembata Jadi Sentra Ekonomi Baru

Keberadaan pelabuhan perintis telah membuka ruang ekonomi yang lebih luas. Namun, konektivitas tersebut perlu diperkuat

| Selasa, 25 Agustus 2026
Indeks Berita

Poling

Pemerintah berencana mengkombinasikan iuran BPJS Kesehatan dengan asuransi swasta bagi keluarga mampu. Apakah Anda setuju kelas khusus BPJS Kesehatan