Dari pojok nusantara untuk Indonesia

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Kapal Kargo MV. Kuala Mas Tenggelam, 20 Awak Kapal Selamat

Evakuasi ini melibatkan sejumlah alutsista, seperti kapal patroli dan RIB (Rigid Inflatable Boat) dari tim gabungan Ditpolairud Polda NTT, termasuk kru kapal polisi Pulau Tereweng XXII-3002, Pomana, dan Adonara.

Paul Moruk
Minggu, 22 Desember 2024 | 09:02:49 WIB
Dok Istimewa

Kupang - Kapal kargo MV. Kuala Mas dengan GT 6007 yang berlayar dari Makassar menuju Pelabuhan Tenau Kupang, tenggelam di perairan Teluk Kupang pada Sabtu pagi, 21 Desember 2024. 

Insiden terjadi setelah kapal mengalami benturan dengan kapal tanker Maritim Khatulistiwa, yang menyebabkan kebocoran dan kemiringan kapal hingga akhirnya karam pada pukul 08.34 WITA.

Beruntung, seluruh 20 awak kapal berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat berkat koordinasi cepat antara Ditpolairud Polda NTT dan Basarnas Kupang. 

Evakuasi ini melibatkan sejumlah alutsista, seperti kapal patroli dan RIB (Rigid Inflatable Boat) dari tim gabungan Ditpolairud Polda NTT, termasuk kru kapal polisi Pulau Tereweng XXII-3002, Pomana, dan Adonara.

Komandan Kapal Polisi Pulau Tereweng XXII-3002, yang turut terlibat dalam operasi, menjelaskan bahwa insiden bermula saat MV. Kuala Mas bersiap untuk berlabuh di Pelabuhan Tenau Kupang. Pada pukul 02.36 WITA, kapal terbawa arus dan kemudian bertabrakan dengan kapal tanker yang berada di sekitar lokasi. 

Kapten kapal, Pattahuddin (60), segera melaporkan kejadian tersebut kepada Syahbandar dan berusaha mengarahkan kapal ke area dangkal untuk dikandaskan. Namun, upaya tersebut tidak berhasil, dan kapal akhirnya tenggelam sepenuhnya.

Proses evakuasi berjalan lancar, dengan seluruh awak kapal selamat dan segera dibawa ke dermaga Ditpolairud Polda NTT untuk pemeriksaan lebih lanjut. Selain menyelamatkan awak kapal, tim juga mengamankan jalur pelayaran di sekitar lokasi kejadian untuk mencegah gangguan lebih lanjut.

Sebagian besar muatan kapal berupa kontainer tenggelam atau hanyut di sekitar Pelabuhan Bolok hingga Dermaga TNI-AL VII Kupang. Kerugian akibat insiden ini diperkirakan mencapai Rp70 miliar, yang mencakup kerusakan kapal dan tumpahan minyak serta oli yang mencemari perairan.

Ditpolairud Polda NTT, bekerja sama dengan KSOP Kupang dan pengelola kapal PT. Temas Shipping, telah memulai langkah-langkah untuk menangani pencemaran dan melakukan investigasi terkait penyebab kecelakaan tersebut.

Hingga saat ini, Ditpolairud Polda NTT terus memantau situasi di lokasi kejadian. Investigasi resmi diharapkan dapat memberikan kejelasan terkait insiden yang telah mengganggu aktivitas pelayaran di wilayah tersebut.



Bagikan

Berita Terkini

Keunikan Sarung Adat Ile Ape Proses 3 Tahun Hargai Rp25 Juta, Memukau Pengunjung Festival Lamaholot

Nilai tinggi dari kain tenun ini bukan semata-mata karena harganya, melainkan karena proses pembuatan yang sangat panjan

| Kamis, 02 Juli 2026
Bupati dan Wakil Bupati Lembata Hadiri Upacara HUT Ke-80 Bhayangkara

Mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”, Presiden menegaskan bahwa seluruh pengabdian Polri harus

| Rabu, 01 Juli 2026
Aksi Nyata Bupati Lembata: Ikut Angkut Batu Bangun Fondasi TK St. Mikhael Baobolak

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Bantuan Pemerintah Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026 pada Revitalisa

| Selasa, 30 Juni 2026
Operasi Besar Disiapkan Bupati-Wabup Lembata, Dugaan Bisnis Ilegal BBM Subsidi Jadi Target

Padahal kuota BBM subsidi yang disalurkan ke Lembata disebut sudah sesuai pengajuan daerah. Namun antrean panjang dan ke

| Senin, 29 Juni 2026
Penyampaian Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD

Penyampaian laporan ini merupakan bentuk tanggung jawab eksekutif kepada legislatif dan masyarakat luas atas pengelolaa

| Senin, 29 Juni 2026
Festival Lamaholot 2026 Siap Guncang Lembata, Empat Hari Perayaan Budaya Menuju Panggung Dunia

Festival ini menghadirkan beragam agenda, mulai dari pameran UMKM dan tenun ikat, karnaval budaya, pertunjukan seni etn

| Senin, 29 Juni 2026
Bupati Kanis: Menjadi Pengelola Bank Sampah adalah Pekerjaan Mulia

Ia menekankan bahwa di balik kesan 'kotor' saat bekerja, tersimpan hasil yang sangat bersih dan indah, baik secara fisi

| Sabtu, 20 Juni 2026
Pemkab Lembata Gelar Talk Show, Sosialisasikan Perda Kabupaten Layak Anak

Terdapat lima klaster utama yang menjadi perhatian, yakni pendidikan, kesehatan, budaya, rekreasi, serta perlindungan kh

| Jumat, 19 Juni 2026
Indeks Berita

Poling

Pemerintah berencana mengkombinasikan iuran BPJS Kesehatan dengan asuransi swasta bagi keluarga mampu. Apakah Anda setuju kelas khusus BPJS Kesehatan