Dari pojok nusantara untuk Indonesia

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Bupati Lembata Sampaikan Visi Pembangunan dalam Musrenbang RKPD 2026

Dengan semangat kolaborasi dan komitmen bersama, Bupati berharap seluruh pihak dapat bekerja sama untuk mewujudkan visi pembangunan yang telah ditetapkan demi kemajuan Kabupaten Lembata yang lebih baik

Paul Moruk
Rabu, 26 Maret 2025 | 14:10:29 WIB
Bupati Kanis Tuaq, saat menyampaikan sambutan di Musrembang Kabupaten Lembata.

Lembata, PojokNesia- Rabu (26/3/25) - Bupati Lembata, Petrus Kanisius Tuaq, S.P., menyampaikan sambutannya dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Lembata Tahun 2026, yang berlangsung di Aula Anton Enga Tifaona, Rabu (26/3/25). 

Dalam kesempatan tersebut, Bupati mengungkapkan visi pembangunan daerah yang selaras dengan kebijakan Pemerintah Pusat dan Provinsi NTT.

Bupati Lembata menekankan pentingnya pembangunan berkelanjutan yang berfokus pada beberapa sektor utama, di antaranya ketahanan pangan, pendidikan, kesehatan, serta mitigasi perubahan iklim. Selain itu, ia juga menyampaikan bahwa pembangunan ini bertujuan untuk memperkuat fondasi ekonomi dan sosial masyarakat Lembata.

Beberapa poin penting yang disampaikan Bupati dalam Musrenbang kali ini antara lain:

1) Ketahanan Pangan sebagai Prioritas Utama; Bupati secara khusus menyoroti program ketahanan pangan dan menyatakan dukungannya terhadap program swasembada pangan Presiden Prabowo serta program makan gratis.

Ia menegaskan pentingnya sinergi antara program nasional, provinsi, dan daerah untuk mencapai tujuan ketahanan pangan. Program One Village One Product (OVOP) juga menjadi salah satu strategi yang diangkat untuk meningkatkan perekonomian desa, dengan mengajak kepala desa untuk aktif berpartisipasi dan memanfaatkan dukungan dari Kementerian Desa, UMKM, Koperasi, dan Bappenas.

2) Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Sektor Pendidikan; Bupati menekankan pentingnya aksesibilitas dan kualitas pendidikan. Ia menyoroti perlunya peningkatan akses jalan dan transportasi menuju sekolah, serta kualitas pengajar, sarana, dan prasarana pendidikan yang harus diperhatikan secara menyeluruh.

3) Inovasi di Bidang Kesehatan; Dalam sektor kesehatan, Bupati menyerukan pentingnya inovasi di tingkat desa, kecamatan, dan kabupaten, terutama dalam upaya preventif hingga pengobatan. Bupati mencontohkan penanganan masalah stunting dan penyakit menular sebagai fokus yang perlu diatasi bersama.

4) Penguatan Ekonomi dan Penciptaan Lapangan Kerja; Terkait dengan penguatan ekonomi, Bupati menyadari tantangan pengangguran dan masalah buruh migran. Ia menekankan perlunya program pekerja migran Indonesia (PMI) pasca-bayar serta pengembangan lapangan kerja dalam negeri. Pemerintah Kabupaten Lembata juga berkomitmen memberikan jaminan kepada tenaga kerja melalui BPJS Ketenagakerjaan serta memfasilitasi pengurusan paspor dan program lainnya. Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui investasi dan inovasi juga menjadi prioritas untuk mengurangi kemiskinan.

5) Tata Kelola Pemerintahan yang Baik dan Transparan; Dalam hal tata kelola pemerintahan, Bupati menekankan pentingnya pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Ia juga mengingatkan tanggung jawab bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan, baik di tingkat desa maupun kabupaten.

6) Penanganan Masalah Sosial; Penanganan masalah sosial seperti HIV/AIDS, kekerasan dalam rumah tangga, bunuh diri, dan penjualan alkohol ilegal akan menjadi perhatian serius pemerintah. Penggunaan dana desa juga akan diawasi dengan ketat oleh berbagai pihak selama lima tahun ke depan.

Visi Pembangunan Lembata 2025-2030

Bupati menjelaskan bahwa visi pembangunan Kabupaten Lembata 2025-2030 adalah "Mewujudkan Lembata yang Maju, Lestari, dan Berdaya Saing." Visi ini akan diwujudkan melalui enam misi, sembilan prioritas, dan 20 program unggulan. Untuk tahun 2026, tema pembangunan adalah "Penguatan Daerah Melalui Fondasi Transformasi Peningkatan Ketahanan Ekonomi, Sosial, dan Tata Kelola."

Bupati juga menyampaikan bahwa Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025-2045 akan difokuskan pada penguatan fondasi transformasi melalui keselarasan kebijakan pembangunan Provinsi NTT dan Nasional. Ada delapan arah kebijakan pembangunan jangka panjang yang akan dikerjakan secara bertahap, yaitu pemenuhan layanan dasar, pembangunan infrastruktur, penguatan kelembagaan, supremasi hukum, ketahanan sosial budaya, pemerataan pembangunan, pembangunan ramah lingkungan, dan percepatan pembangunan daerah.

Musrembang kali ini dihadiri oleh Ketua dan anggota DPRD Lembata, unsur Forkopimda, Asisten Sekda, Staf Ahli Bupati, Kepala OPD, para Camat, tokoh masyarakat, pengusaha, serta undangan lainnya.

Dengan semangat kolaborasi dan komitmen bersama, Bupati berharap seluruh pihak dapat bekerja sama untuk mewujudkan visi pembangunan yang telah ditetapkan demi kemajuan Kabupaten Lembata yang lebih baik.***


Bagikan

Berita Terkini

Tiga Perda Lembata Jadi Instrumen Kinerja Aparatur dan Perlindungan Sosial

Revisi ini tidak hanya bersifat administratif, tetapi menyentuh restrukturisasi kelembagaan secara signifikan. Sejumlah

| Sabtu, 02 Mei 2026
Semangka Demplot Pemantik Berbuah Cuan, Perkuat Pasokan MBG

Secara keseluruhan, produksi dari lahan tersebut diproyeksikan mencapai sekitar 450 buah dengan estimasi total berat 3.1

| Jumat, 29 Mei 2026
Sedimentasi dan Sampah Picu Banjir Lewoleba, Solusi Jangka Panjang Mendesak

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lembata mencatat sedikitnya 107 rumah terdampak, dua fasilitas

| Kamis, 30 April 2026
Jambore SEKAMI 2026: Lembata Jadi Barometer Benih Misioner

Lembata adalah barometer kegiatan Gereja, sementara dekenat lain adalah termometernya. Lembata selalu memberikan inspira

| Selasa, 28 April 2026
Hujan Tak Halangi Kekhidmatan Penutupan Jambore Remaja Misioner di Lembata

Acara penutupan diawali dengan perayaan Ekaristi Kudus yang dipimpin langsung oleh Uskup Larantuka, Mgr. Yohanes Hans Mo

| Senin, 27 April 2026
Resmi Beroperasi, Labkesmas di Lembata Dihadapkan Dengan Virus dan Bakteri

Secara klasifikasi, Labkesmas Lembata masuk kategori tingkat II (tier 2). Ini berarti fungsinya tidak berhenti pada peme

| Sabtu, 25 April 2026
Pemkab Lembata Integrasikan Fungsi Keuangan demi Efisiensi dan PAD

Pemerintah Kabupaten Lembata menegaskan, restrukturisasi ini tidak hanya ditujukan untuk efisiensi birokrasi, tetapi ju

| Kamis, 23 April 2026
Jambore Misioner Lembata: Anak dan Remaja Jadi Harapan Gereja

Jambore kali ini dipusatkan di Paroki St. Fransiskus de Sales Pada. Jambore ini diikuti sekitar seribu anak dan remaja

| Sabtu, 25 April 2026
Lapas Lembata Gelar Apel Ikrar Bebas Narkoba Dan Handphone Ilegal

Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Lembata semakin memperkuat komitmen dalam

| Senin, 20 April 2026
Teror Rompon di Lembata: Nelayan Resah, Pelaku Belum Terungkap

Untuk diketahui, aksi gelap itu sering terjadi jika nelayan yang memiliki tangkapan bagus pasti akan dilenyapkan rompon

| Sabtu, 18 April 2026
Indeks Berita

Poling

Pemerintah berencana mengkombinasikan iuran BPJS Kesehatan dengan asuransi swasta bagi keluarga mampu. Apakah Anda setuju kelas khusus BPJS Kesehatan

TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 PojokNesia
Allright Reserved
CONTACT US Lewoleba
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281353967028
POJOKNESIA
Viewers Now: 3