Dari pojok nusantara untuk Indonesia

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Songsong Musim Hujan, Bupati Tuaq Ubah Lahan Tidur Jadi Lahan Pertanian Produktif

Program ekspansi lahan produktif ini dipandang sebagai solusi strategis untuk meningkatkan pendapatan masyarakat pedesaan secara berkelanjutan.

Paul Moruk
Senin, 29 September 2025 | 21:46:27 WIB
Dok Prokompim Lembata.

Lembata, Pojoknesia.com - Komitmen Pemerintah Kabupaten Lembata dalam mewujudkan ketahanan pangan dan ekonomi mandiri kian terlihat nyata. Setelah mengikuti misa dan melakukan pencanangan program Lembata Bebas Rabies 2030 di Bolibean, Minggu (28/9), Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, langsung memimpin peninjauan ke Desa Wuakerong, Kecamatan Nagawutung.

Kunjungan ini berfokus pada program vital yang digagas Pemkab Lembata: mengubah lahan hutan dan lahan non produktif menjadi kawasan pertanian yang produktif dan bermanfaat bagi masyarakat. 

Inisiatif ini menandai babak baru di sektor pertanian lokal. Saat ini, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Lembata telah memulai langkah penggarapan bersama masyarakat Nagawutung. Lahan tidur seluas 1 hektar ini diproyeksikan segera menjadi sumber pangan dan ekonomi yang menjanjikan bagi warga.

Bupati Tuaq menjelaskan bahwa program penggarapan ini adalah implementasi praktis dari 'Gerakan Menanti Hujan'. 

Gerakan Menanti Hujan (Gema Hujan) merupakan inisiatif strategis pemerintah daerah untuk memastikan setiap momentum musim hujan dimanfaatkan secara optimal dalam mengolah tanah dan menanam komoditas bernilai ekonomi. 

Bupati menegaskan pentingnya kesadaran kolektif: “Jangan biarkan lahan kita sia-sia... Lahan tidur kita olah, lahan non produktif kita ubah jadi produktif. Dari sini kita bisa membangun kemandirian pangan dan ekonomi,” ujarnya menekankan peran aktif masyarakat guna menyukseskan program ini.

Program ekspansi lahan produktif ini dipandang sebagai solusi strategis untuk meningkatkan pendapatan masyarakat pedesaan secara berkelanjutan. 

Selain menciptakan nilai tambah ekonomi, program ini secara simultan memperkuat fondasi ketahanan pangan lokal dan mengurangi ketergantungan warga pada lahan-lahan sempit yang selama ini menjadi satu-satunya sumber penghidupan. 

Dengan membuka lahan baru, pemerintah membuka peluang baru bagi kesejahteraan masyarakat Nagawutung dan sekitarnya. Peninjauan ini sekaligus menegaskan visi pembangunan terpadu di Lembata, yakni Mewujudkan Lembata yang Maju, Lestari dan Berdaya Saing. 

Bupati Tuaq menutup kunjungannya dengan pesan bahwa pembangunan infrastruktur harus berjalan beriringan dengan pembangunan ekonomi rakyat.

“Inilah semangat yang kita dorong agar Lembata menjadi daerah yang mandiri, sejahtera, dan berdaya saing,” pungkasnya. (Prokompim Setda) ***


Bagikan

Berita Terkini

Bupati Pastikan TPP ASN Lembata Dibayar 12 Bulan

Melalui kebijakan tersebut, Bupati Kanis Tuaq berharap seluruh ASN semakin termotivasi untuk meningkatkan kinerja, terut

| Senin, 12 Oktober 2026
Bupati Sampaikan Duka Mendalam, Perintahkan Penanganan Cepat Bagi Korban

Ia telah memerintahkan Sekretaris Daerah untuk mengerahkan seluruh jajaran terkait guna menangani peristiwa ini secara

| Selasa, 06 Oktober 2026
HUT ke-27 Lembata, Pemkab Matangkan Beragam Program Strategis

Persiapan tidak hanya diarahkan pada seremoni peringatan, tetapi juga dikonsolidasikan dengan sejumlah kegiatan pembangu

| Senin, 05 Oktober 2026
Kolaborasi Pemkab Lembata dan Yayasan Sosial Ibu Anfrida Perkuat Upaya Eliminasi Kusta 2030

Kedua pihak juga menargetkan percepatan eliminasi kusta di Lembata pada 2030, sekaligus mendorong kesetaraan, inklusi so

| Senin, 28 September 2026
Gangguan Kabel Laut Lewoleba–BU2, Telekomunikasi di Lembata Terdampak

Berdasarkan hasil pengukuran, gangguan terindikasi disebabkan oleh putusnya kabel pada segmen laut ruas Lewoleba–BU2.

| Kamis, 01 Oktober 2026
Pembangunan PLTP Atadei 10 MW Mulai Dipercepat, Operasi Ditargetkan 2030

Perwakilan Bagian Perizinan PT PLN UIP Nusra Wilayah Mataram, Kristanto, menjelaskan proyek ini merupakan program strate

| Rabu, 30 September 2026
Terima Aspirasi FOKAL, Pemkab Lembata Kaji Delapan Tuntutan

Dalam pertemuan tersebut, FOKAL menyampaikan delapan tuntutan yang sebagiannya terkait klarifikasi penggunaan dana insen

| Selasa, 29 September 2026
Bupati Lembata Kaji TPP bagi 255 PPPK Paruh Waktu

Kepastian itu disampaikan Bupati saat bertemu dengan para PPPK Paruh Waktu di Ruang Rapat Bupati Lembata, Kamis, 24 Sep

| Sabtu, 26 September 2026
Groundbreaking KNMP Lembata Dimulai, Enam Lokasi Disiapkan

Program tersebut menjadi bagian dari agenda KKP untuk membangun kawasan pesisir yang lebih produktif melalui penguatan s

| Jumat, 25 September 2026
Revitalisasi Sekolah di Lembata Diguyur Rp20 Miliar, Dinas Minta Laporan Fisik

Sebanyak 46 gedung sedang dikerjakan dan ditargetkan rampung dalam satu hingga dua bulan ke depan, sedangkan 16 lainnya

| Jumat, 18 September 2026
Indeks Berita

Poling

Pemerintah berencana mengkombinasikan iuran BPJS Kesehatan dengan asuransi swasta bagi keluarga mampu. Apakah Anda setuju kelas khusus BPJS Kesehatan