Dari pojok nusantara untuk Indonesia

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Di Balik Kenaikan IPM, Desa Cantik 2026 Dorong Data Akurat Atasi Kemiskinan

Selain itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga meningkat menjadi 69,70, mencerminkan adanya perbaikan kualitas hidup masyarakat. Namun demikian, tingkat kemiskinan masih berada pada kisaran 23,27 persen. Kondisi ini menjadi tantangan utama yang perlu diatasi melalui kebijakan yang lebih terarah dan berbasis data.

Admin
Rabu, 15 April 2026 | 17:09:07 WIB
Dok. Prokompim Setda Lembata

Lembata,Pojoknesia.com — Badan Pusat Statistik (BPS) meluncurkan program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) 2026 di Kabupaten Lembata sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola data hingga tingkat desa. 

Program ini diharapkan menjadi fondasi penting dalam perencanaan pembangunan yang lebih tepat sasaran.

Baca Juga; https://pojoknesia.com/hadiri-festival-lamaholot-bupati-lembata-komitmen-jaga-budaya-dan-dorong-transformasi-ekonomi

Peluncuran program tersebut berlangsung di halaman kantor Desa Lamatuka, Kecamatan Lebatukan, Selasa (14/4/2026), dan dihadiri Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, bersama Kepala BPS Kabupaten Lembata, Muhamad Sukin, dan jajaran perangkat daerah serta aparat desa.

Berdasarkan laporan capaian kinerja makro yang diserahkan Pemerintah Kabupaten Lembata pada triwulan pertama tahun 2026, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Lembata pada 2025 tercatat sekitar 4,47 persen. Angka ini menunjukkan stabilitas ekonomi daerah yang terus membaik. 

Baca Juga; https://pojoknesia.com/merajut-kasih-di-wailolong-paskah-dan-halal-bihalal-pererat-persaudaraan-lintas-iman

Selain itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga meningkat menjadi 69,70, mencerminkan adanya perbaikan kualitas hidup masyarakat.

Namun demikian, tingkat kemiskinan masih berada pada kisaran 23,27 persen. Kondisi ini menjadi tantangan utama yang perlu diatasi melalui kebijakan yang lebih terarah dan berbasis data. 

Sementara itu, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) berada di angka 1,37 persen dan inflasi daerah relatif terkendali.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kanis menekankan bahwa data yang akurat menjadi kunci dalam merumuskan kebijakan pembangunan.

“Pembangunan harus berbasis data. Tanpa data yang akurat, kebijakan berisiko tidak tepat sasaran,” ujar Bupati.

Baca Juga; https://pojoknesia.com/keluarga-tak-puas-minta-autopsi-ungkap-kematian-kades-laranwutun

Program Desa Cantik yang diinisiasi oleh Badan Pusat Statistik Kabupaten Lembata bertujuan meningkatkan kapasitas aparatur desa dalam mengumpulkan, mengelola, dan memanfaatkan data. 

Pada 2026, desa yang menjadi lokus program ini diantaranya Lamatuka, Baopana, dan Muruona.

Menurut Bupati, program ini sejalan dengan kebijakan nasional Satu Data Indonesia serta mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.

Baca Juga; https://pojoknesia.com/asdp-tak-mampu-yakinkan-kapten-upaya-6-bulan-pemda-lembata-sia-sia

Ia juga mengajak seluruh perangkat daerah dan pemerintah desa untuk memperkuat sinergi dalam mendukung sistem statistik nasional hingga ke tingkat desa.

Selain itu, Bupati Kanis menyinggung rencana pelaksanaan sensus sosial ekonomi nasional pada Mei 2026. Ia menilai kesiapan data dari desa akan sangat menentukan kualitas hasil sensus dan berdampak pada arah kebijakan pembangunan.

Akhir dari kegiatan Pencanangan Desa Cantik 2026 ditandai dengan pemukulan gong dan penandatanganan piagam oleh Bupati Lembata bersama Kepala BPS, Muhamad Sukin, Camat Lebatukan dan Ile Ape, serta perwakilan organisasi perangkat daerah terkait.

Baca Juga; https://pojoknesia.com/kapal-ferry-gagal-sandar-formalen-ancam-blokir-pelabuhan-lewoleba

Melalui program ini, BPS bersama pemerintah daerah berharap pengelolaan data di tingkat desa semakin baik, sehingga mampu mendukung pembangunan yang lebih efektif, transparan, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. (Prokompim/Kominfo Lembata) ***


Bagikan

Berita Terkini

Bupati Pastikan TPP ASN Lembata Dibayar 12 Bulan

Melalui kebijakan tersebut, Bupati Kanis Tuaq berharap seluruh ASN semakin termotivasi untuk meningkatkan kinerja, terut

| Senin, 12 Oktober 2026
Bupati Sampaikan Duka Mendalam, Perintahkan Penanganan Cepat Bagi Korban

Ia telah memerintahkan Sekretaris Daerah untuk mengerahkan seluruh jajaran terkait guna menangani peristiwa ini secara

| Selasa, 06 Oktober 2026
HUT ke-27 Lembata, Pemkab Matangkan Beragam Program Strategis

Persiapan tidak hanya diarahkan pada seremoni peringatan, tetapi juga dikonsolidasikan dengan sejumlah kegiatan pembangu

| Senin, 05 Oktober 2026
Kolaborasi Pemkab Lembata dan Yayasan Sosial Ibu Anfrida Perkuat Upaya Eliminasi Kusta 2030

Kedua pihak juga menargetkan percepatan eliminasi kusta di Lembata pada 2030, sekaligus mendorong kesetaraan, inklusi so

| Senin, 28 September 2026
Gangguan Kabel Laut Lewoleba–BU2, Telekomunikasi di Lembata Terdampak

Berdasarkan hasil pengukuran, gangguan terindikasi disebabkan oleh putusnya kabel pada segmen laut ruas Lewoleba–BU2.

| Kamis, 01 Oktober 2026
Pembangunan PLTP Atadei 10 MW Mulai Dipercepat, Operasi Ditargetkan 2030

Perwakilan Bagian Perizinan PT PLN UIP Nusra Wilayah Mataram, Kristanto, menjelaskan proyek ini merupakan program strate

| Rabu, 30 September 2026
Terima Aspirasi FOKAL, Pemkab Lembata Kaji Delapan Tuntutan

Dalam pertemuan tersebut, FOKAL menyampaikan delapan tuntutan yang sebagiannya terkait klarifikasi penggunaan dana insen

| Selasa, 29 September 2026
Bupati Lembata Kaji TPP bagi 255 PPPK Paruh Waktu

Kepastian itu disampaikan Bupati saat bertemu dengan para PPPK Paruh Waktu di Ruang Rapat Bupati Lembata, Kamis, 24 Sep

| Sabtu, 26 September 2026
Groundbreaking KNMP Lembata Dimulai, Enam Lokasi Disiapkan

Program tersebut menjadi bagian dari agenda KKP untuk membangun kawasan pesisir yang lebih produktif melalui penguatan s

| Jumat, 25 September 2026
Revitalisasi Sekolah di Lembata Diguyur Rp20 Miliar, Dinas Minta Laporan Fisik

Sebanyak 46 gedung sedang dikerjakan dan ditargetkan rampung dalam satu hingga dua bulan ke depan, sedangkan 16 lainnya

| Jumat, 18 September 2026
Indeks Berita

Poling

Pemerintah berencana mengkombinasikan iuran BPJS Kesehatan dengan asuransi swasta bagi keluarga mampu. Apakah Anda setuju kelas khusus BPJS Kesehatan