Dari pojok nusantara untuk Indonesia

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Dermaga Feri Waijarang Rusak, Wabup Lembata Ambil Kendali Penanganan

Langkah ini diambil untuk menghindari risiko yang lebih besar, mengingat potensi dolphin tumbang dapat mengancam keselamatan kapal yang bersandar

Admin
Rabu, 07 Januari 2026 | 15:03:48 WIB
Dok. Prokopim Setda Lembata

Lembata, Pojoknesia.com - Pemerintah Kabupaten Lembata menunjukkan komitmen serius dalam menjaga keselamatan pelayaran sekaligus menjamin kelancaran distribusi logistik bagi masyarakat. 

Hal ini ditunjukkan melalui rapat bersama yang dipimpin langsung Wakil Bupati Lembata, Muhamad Nasir, bertempat di Ruang Rapat Kantor Syahbandar Kelas III Lewoleba, guna membahas rencana uji coba sandar kapal feri di Pelabuhan Waijarang, Selasa (6/1/2026).

Rapat tersebut digelar sebagai tindak lanjut atas insiden kerusakan dolphin penyangga jembatan dermaga yang terjadi pada 27 November 2025, saat KMP Inerie II melakukan manuver sandar. 

Kerusakan fasilitas vital tersebut dinilai membahayakan keselamatan pelayaran, sehingga pelayanan penyeberangan di Pelabuhan Feri Waijarang harus dihentikan sementara.

Sebagai bentuk respons cepat, Wakil Bupati Lembata bersama OPD terkait telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi pada 22 Desember 2025. Tidak berhenti di situ, pada 23 dan 24 Desember 2025 Wakil Bupati kembali turun ke lapangan untuk mengawasi langsung proses penarikan dan pengerusakan dolphin yang posisinya miring ke arah kolam labuh. 

Langkah ini diambil untuk menghindari risiko yang lebih besar, mengingat potensi dolphin tumbang dapat mengancam keselamatan kapal yang bersandar.

Dalam rapat tersebut, Wabup Nasir menegaskan bahwa pengelolaan pelabuhan merupakan tanggung jawab bersama lintas sektor. 

Pemerintah daerah sebagai pemilik pelabuhan, ASDP sebagai operator kapal, serta Syahbandar sebagai pihak yang berwenang mengeluarkan rekomendasi kelaiklautan sandar kapal, harus bersinergi dan mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, serta kenyamanan pelayaran.

Ia juga menyampaikan bahwa sebelumnya telah dilakukan pertemuan bersama perwakilan ASDP Provinsi, yakni Amin dan Saroji. 

Dari pertemuan tersebut disepakati bahwa pihak ASDP bersedia memperbaiki kerusakan fasilitas dermaga, meskipun proses perbaikan memerlukan waktu karena berkaitan dengan ketersediaan dan mekanisme anggaran.

Sebagai solusi sementara, disepakati pengerusakan dolphin nomor tiga yang berada di posisi tengah dan miring ke kolam labuh. Langkah ini dinilai krusial untuk mengurangi risiko terhadap kapal feri yang akan bersandar. Keputusan tersebut telah dikomunikasikan dan dikoordinasikan dengan pihak ASDP serta asuransi terkait.

Kepala ASDP Cabang Lembata, Ananda Reza, mengungkapkan bahwa kondisi dolphin yang jatuh mengarah ke pantai masih menyimpan potensi risiko. 

Dari hasil diskusi bersama empat kapten kapal, hanya satu kapten yang menyatakan kesiapan untuk melakukan sandar, yakni Kapten KMP Inerie. Sementara tiga kapten lainnya menilai kondisi tersebut cukup berisiko, terutama apabila arus laut bergerak ke arah pantai.

Sementara itu, pihak UPP Syahbandar Kelas III Lewoleba menegaskan perannya dalam pengawasan dan pengaturan kegiatan kepelabuhanan, termasuk keselamatan kapal, awak, dan penumpang. 

Bersama Pemerintah Daerah, ASDP, dan Dinas Perhubungan, Syahbandar akan melakukan peninjauan lapangan untuk menilai kondisi aktual sebelum melaporkannya kepada ASDP Provinsi sebagai bahan pengambilan keputusan.

Wakil Bupati Lembata berharap uji coba sandar kapal feri dapat segera dilaksanakan agar pelayanan penyeberangan kembali berjalan normal. 

Ia menekankan bahwa sebagai kabupaten kepulauan, transportasi laut merupakan urat nadi kehidupan masyarakat, terutama dalam menjaga kelancaran distribusi logistik dan stabilitas harga kebutuhan pokok.

Rapat ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lembata, Yohanes Dedeo Arimon, Kepala ASDP Cabang Lembata Ananda Reza, serta Kepala Syahbandar Kelas III Lewoleba Agustinus Suprijanto R. (Prokompim/Kominfo Lembata) ***


Bagikan

Berita Terkini

Lembata Bidik Investasi Jambu Mete, Bupati Kanis Genjot Peremajaan 2 Ribu Hektar

Selain pengembangan jambu mete, Pemerintah Kabupaten Lembata juga terus mendorong program strategis pertanian melalui pe

| Senin, 31 Agustus 2026
Bupati Lembata Lantik Kepsek dan Guru, Ingatkan Pentingnya Dedikasi

Secara keseluruhan 90 kepala sekolah menerima SK sebagai bagian dari penataan, terdiri dari jenjang PAUD 14 orang, SD 62

| Sabtu, 29 Agustus 2026
Dorong Kemandirian Pakan Ternak, Bupati Lembata Libatkan Bank NTT

Bupati Kanis menjadikan momen pertemuan itu sebagai bagian dari upaya membangun kolaborasi lintas sektor antara pemerin

| Jumat, 28 Agustus 2026
Hadapi Ancaman Kekeringan, Bupati Lembata Resmikan Sumur Bor

Kehadiran fasilitas sumur bor diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air masyarakat sekaligus memperkuat kesiapsi

| Jumat, 28 Agustus 2026
Pemkab Lembata Gandeng Bank NTT, Hadirkan Layanan Publik Terpadu Satu Atap

Penandatanganan yang berlangsung di Aula Mal Pelayanan Publik Kabupaten Lembata itu dilakukan langsung oleh Bupati Lemba

| Kamis, 06 Agustus 2026
Kedang Didorong Jadi Destinasi Baru, Bupati Lembata Serahkan Bantuan Nelayan dan Pangan

Bantuan mesin disalurkan kepada kelompok nelayan tiga desa, yakni Kalikur, Mampir, dan Tobotani, yang merupakan aspiras

| Kamis, 27 Agustus 2026
Bank NTT Hadir di Wulandoni, Dorong Kawasan Selatan Lembata Jadi Sentra Ekonomi Baru

Keberadaan pelabuhan perintis telah membuka ruang ekonomi yang lebih luas. Namun, konektivitas tersebut perlu diperkuat

| Selasa, 25 Agustus 2026
62 Warga Binaan Lapas Lembata Terima Remisi Kemerdekaan

Kepala Lapas Kelas III Lembata, Antonius Semuki, mengatakan bahwa dari total 78 penghuni lapas, sebanyak 62 orang memenu

| Selasa, 18 Agustus 2026
Penghormatan Terakhir untuk Mantan Pj Bupati, Bupati dan Wabup Lembata Hadir di Rumah Duka

Ia mengungkapkan rasa syukur karena rombongan Pemerintah Kabupaten Lembata dapat tiba di Kota Kupang dan hadir secara la

| Rabu, 19 Agustus 2026
Paskibra Banitobo Panjat Tiang Bendera Selamatkan Sang Merah Putih

Insiden itu menyebabkan bendera Merah Putih tersangkut di ujung tiang dan tidak dapat diturunkan.

| Selasa, 18 Agustus 2026
Indeks Berita

Poling

Pemerintah berencana mengkombinasikan iuran BPJS Kesehatan dengan asuransi swasta bagi keluarga mampu. Apakah Anda setuju kelas khusus BPJS Kesehatan