Lembata, Pojoknesia.com — Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, S.P., didampingi Wakil Bupati H. Muhammad Nasir, S.Sos., melantik Penjabat Kepala Desa Antar Waktu Desa Leuwayan, Kecamatan Omesuri, untuk masa jabatan 2021–2029. Pelantikan berlangsung di Kantor Desa Leuwayan, Jumat (1/5/2026).
Laurensisius Laka resmi diangkat sebagai Penjabat Kepala Desa Leuwayan, menggantikan Emanuel Ledo yang mengundurkan diri karena alasan pribadi dan tuntutan ekonomi keluarga sehingga tidak dapat melanjutkan tugas secara optimal.
Baca Juga; https://pojoknesia.com/tiga-perda-lembata-jadi-instrumen-kinerja-aparatur-dan-perlindungan-sosial
Pada kesempatan yang sama, Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Omesuri turut melantik Ketua Tim Penggerak PKK Desa Leuwayan serta Ketua Tim Pembina Posyandu Desa Leuwayan.
Camat Omesuri, Ade Hasan Yusuf, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas pelantikan tersebut sebagai momentum baru untuk mendorong percepatan pembangunan desa. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah desa, kecamatan, dan kabupaten agar program pembangunan berjalan efektif dan terarah.
Baca Juga; https://pojoknesia.com/semangka-demplot-pemantik-berbuah-cuan-perkuat-pasokan-mbg
Selain itu, ia berharap penjabat kepala desa yang baru dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta segera menyelesaikan pembahasan APBDes yang sempat tertunda akibat kekosongan jabatan.
“Pelayanan kepada masyarakat, pembangunan desa, serta pemberdayaan warga harus terus ditingkatkan agar Desa Leuwayan mampu mengejar kemajuan sebagaimana desa-desa lainnya,” ujar Ade Hasan Yusuf.
Baca Juga; https://pojoknesia.com/sedimentasi-dan-sampah-picu-banjir-lewoleba-solusi-jangka-panjang-mendesak
Sementara itu, Bupati Lembata P. Kanisius Tuaq menegaskan bahwa jabatan kepala desa merupakan amanah untuk melayani masyarakat, bukan untuk kepentingan pribadi. Ia menyebut kehadiran penjabat kepala desa diperlukan guna mengisi kekosongan pemerintahan hingga terpilihnya kepala desa definitif sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
“Kepala desa itu pelayanan. Jangan menunggu dilayani, tetapi datang kepada masyarakat dan melayani,” tegasnya.
Baca Juga; https://pojoknesia.com/jambore-sekami-2026-lembata-jadi-barometer-benih-misioner
Bupati juga meminta penjabat kepala desa agar memiliki inisiatif tinggi, aktif turun ke lapangan, serta mampu mendengar dan merespons kebutuhan masyarakat dengan solusi nyata. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga netralitas, persatuan, dan mengedepankan kepentingan bersama.
Dalam arahannya, Bupati memaparkan sejumlah program strategis yang perlu didukung pemerintah desa, di antaranya Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), serta pengembangan ekonomi berbasis sektor unggulan melalui konsep Nelayan, Tani, dan Ternak (NTT).
Baca Juga; https://pojoknesia.com/resmi-beroperasi-labkesmas-di-lembata-dihadapkan-dengan-virus-dan-bakteri
Menurutnya, pemerintah desa harus menjadi ujung tombak dalam penyampaian informasi, pemanfaatan teknologi, serta peningkatan kapasitas masyarakat di sektor pertanian, peternakan, dan perikanan.
Dengan pelantikan ini, Pemerintah Kabupaten Lembata berharap roda pemerintahan di Desa Leuwayan kembali berjalan optimal, pelayanan publik meningkat, serta pembangunan desa dapat dipercepat guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Baca Juga; https://pojoknesia.com/jambore-misioner-lembata-anak-dan-remaja-jadi-harapan-gereja
Acara pelantikan dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Lembata beserta jajaran, pimpinan perangkat daerah, Camat Omesuri, unsur Forkopimcam, para kepala desa dan anggota BPD se-Kecamatan Omesuri, tokoh agama, tokoh masyarakat. (Prokopim/Kominfo Lembata) ***