Dari pojok nusantara untuk Indonesia

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Bupati Lembata Lantik Penjabat Kepala Desa Leuwayan, Dorong Percepatan Pembangunan

Laurensisius Laka resmi diangkat sebagai Penjabat Kepala Desa Leuwayan, menggantikan Emanuel Ledo yang mengundurkan diri karena alasan pribadi dan tuntutan ekonomi keluarga sehingga tidak dapat melanjutkan tugas secara optimal.

Admin
Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:16:35 WIB
Dok. Prokopim Setda Lembata

Lembata, Pojoknesia.com — Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, S.P., didampingi Wakil Bupati H. Muhammad Nasir, S.Sos., melantik Penjabat Kepala Desa Antar Waktu Desa Leuwayan, Kecamatan Omesuri, untuk masa jabatan 2021–2029. Pelantikan berlangsung di Kantor Desa Leuwayan, Jumat (1/5/2026).

 Laurensisius Laka resmi diangkat sebagai Penjabat Kepala Desa Leuwayan, menggantikan Emanuel Ledo yang mengundurkan diri karena alasan pribadi dan tuntutan ekonomi keluarga sehingga tidak dapat melanjutkan tugas secara optimal.

Baca Juga; https://pojoknesia.com/tiga-perda-lembata-jadi-instrumen-kinerja-aparatur-dan-perlindungan-sosial

Pada kesempatan yang sama, Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Omesuri turut melantik Ketua Tim Penggerak PKK Desa Leuwayan serta Ketua Tim Pembina Posyandu Desa Leuwayan.

Camat Omesuri, Ade Hasan Yusuf, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas pelantikan tersebut sebagai momentum baru untuk mendorong percepatan pembangunan desa. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah desa, kecamatan, dan kabupaten agar program pembangunan berjalan efektif dan terarah.

Baca Juga; https://pojoknesia.com/semangka-demplot-pemantik-berbuah-cuan-perkuat-pasokan-mbg

Selain itu, ia berharap penjabat kepala desa yang baru dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta segera menyelesaikan pembahasan APBDes yang sempat tertunda akibat kekosongan jabatan.

“Pelayanan kepada masyarakat, pembangunan desa, serta pemberdayaan warga harus terus ditingkatkan agar Desa Leuwayan mampu mengejar kemajuan sebagaimana desa-desa lainnya,” ujar Ade Hasan Yusuf.

Baca Juga; https://pojoknesia.com/sedimentasi-dan-sampah-picu-banjir-lewoleba-solusi-jangka-panjang-mendesak

Sementara itu, Bupati Lembata P. Kanisius Tuaq menegaskan bahwa jabatan kepala desa merupakan amanah untuk melayani masyarakat, bukan untuk kepentingan pribadi. Ia menyebut kehadiran penjabat kepala desa diperlukan guna mengisi kekosongan pemerintahan hingga terpilihnya kepala desa definitif sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Kepala desa itu pelayanan. Jangan menunggu dilayani, tetapi datang kepada masyarakat dan melayani,” tegasnya.

Baca Juga; https://pojoknesia.com/jambore-sekami-2026-lembata-jadi-barometer-benih-misioner

Bupati juga meminta penjabat kepala desa agar memiliki inisiatif tinggi, aktif turun ke lapangan, serta mampu mendengar dan merespons kebutuhan masyarakat dengan solusi nyata. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga netralitas, persatuan, dan mengedepankan kepentingan bersama.

Dalam arahannya, Bupati memaparkan sejumlah program strategis yang perlu didukung pemerintah desa, di antaranya Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), serta pengembangan ekonomi berbasis sektor unggulan melalui konsep Nelayan, Tani, dan Ternak (NTT).

Baca Juga; https://pojoknesia.com/resmi-beroperasi-labkesmas-di-lembata-dihadapkan-dengan-virus-dan-bakteri

Menurutnya, pemerintah desa harus menjadi ujung tombak dalam penyampaian informasi, pemanfaatan teknologi, serta peningkatan kapasitas masyarakat di sektor pertanian, peternakan, dan perikanan.

Dengan pelantikan ini, Pemerintah Kabupaten Lembata berharap roda pemerintahan di Desa Leuwayan kembali berjalan optimal, pelayanan publik meningkat, serta pembangunan desa dapat dipercepat guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga; https://pojoknesia.com/jambore-misioner-lembata-anak-dan-remaja-jadi-harapan-gereja

Acara pelantikan dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Lembata beserta jajaran, pimpinan perangkat daerah, Camat Omesuri, unsur Forkopimcam, para kepala desa dan anggota BPD se-Kecamatan Omesuri, tokoh agama, tokoh masyarakat. (Prokopim/Kominfo Lembata) ***



Bagikan

Berita Terkini

Bupati Pastikan TPP ASN Lembata Dibayar 12 Bulan

Melalui kebijakan tersebut, Bupati Kanis Tuaq berharap seluruh ASN semakin termotivasi untuk meningkatkan kinerja, terut

| Senin, 12 Oktober 2026
Bupati Sampaikan Duka Mendalam, Perintahkan Penanganan Cepat Bagi Korban

Ia telah memerintahkan Sekretaris Daerah untuk mengerahkan seluruh jajaran terkait guna menangani peristiwa ini secara

| Selasa, 06 Oktober 2026
HUT ke-27 Lembata, Pemkab Matangkan Beragam Program Strategis

Persiapan tidak hanya diarahkan pada seremoni peringatan, tetapi juga dikonsolidasikan dengan sejumlah kegiatan pembangu

| Senin, 05 Oktober 2026
Kolaborasi Pemkab Lembata dan Yayasan Sosial Ibu Anfrida Perkuat Upaya Eliminasi Kusta 2030

Kedua pihak juga menargetkan percepatan eliminasi kusta di Lembata pada 2030, sekaligus mendorong kesetaraan, inklusi so

| Senin, 28 September 2026
Gangguan Kabel Laut Lewoleba–BU2, Telekomunikasi di Lembata Terdampak

Berdasarkan hasil pengukuran, gangguan terindikasi disebabkan oleh putusnya kabel pada segmen laut ruas Lewoleba–BU2.

| Kamis, 01 Oktober 2026
Pembangunan PLTP Atadei 10 MW Mulai Dipercepat, Operasi Ditargetkan 2030

Perwakilan Bagian Perizinan PT PLN UIP Nusra Wilayah Mataram, Kristanto, menjelaskan proyek ini merupakan program strate

| Rabu, 30 September 2026
Terima Aspirasi FOKAL, Pemkab Lembata Kaji Delapan Tuntutan

Dalam pertemuan tersebut, FOKAL menyampaikan delapan tuntutan yang sebagiannya terkait klarifikasi penggunaan dana insen

| Selasa, 29 September 2026
Bupati Lembata Kaji TPP bagi 255 PPPK Paruh Waktu

Kepastian itu disampaikan Bupati saat bertemu dengan para PPPK Paruh Waktu di Ruang Rapat Bupati Lembata, Kamis, 24 Sep

| Sabtu, 26 September 2026
Groundbreaking KNMP Lembata Dimulai, Enam Lokasi Disiapkan

Program tersebut menjadi bagian dari agenda KKP untuk membangun kawasan pesisir yang lebih produktif melalui penguatan s

| Jumat, 25 September 2026
Revitalisasi Sekolah di Lembata Diguyur Rp20 Miliar, Dinas Minta Laporan Fisik

Sebanyak 46 gedung sedang dikerjakan dan ditargetkan rampung dalam satu hingga dua bulan ke depan, sedangkan 16 lainnya

| Jumat, 18 September 2026
Indeks Berita

Poling

Pemerintah berencana mengkombinasikan iuran BPJS Kesehatan dengan asuransi swasta bagi keluarga mampu. Apakah Anda setuju kelas khusus BPJS Kesehatan