Dari pojok nusantara untuk Indonesia

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Genjot PAD 85 Persen, Bupati Lembata Gelar Pertemuan Strategis di Pantai Epo Kolontobo

Rapat PAD ini dipimpin langsung oleh Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, didampingi Asisten III Bidang Administrasi Umum, Yohanes Berchmans Daniel Dai, dan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Thomas Tipdes.

Admin
Rabu, 29 Oktober 2025 | 16:52:10 WIB
Dok Prokopim Setda Lembata

Lembata, Pojoknesia.com - Pemerintah Kabupaten Lembata menggelar rapat lanjutan percepatan realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tahun Anggaran 2025 dan hasilkan rekomendasi tindak lanjut di lokasi yang tak biasa, Pantai Wisata Epo, Desa Kolontobo, Kecamatan Ile Ape, pada Selasa (28/10). 

Langkah inovatif Bupati Lembata ini mencerminkan komitmen untuk keluar dari rutinitas birokrasi yang konvensional demi mencapai target yang ambisius bagi pembangunan di daerah.

Rapat PAD ini dipimpin langsung oleh Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, didampingi Asisten III Bidang Administrasi Umum, Yohanes Berchmans Daniel Dai, dan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Thomas Tipdes. 

Kehadiran 39 pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Lembata menunjukkan keseriusan dalam upaya mencapai target PAD yang telah ditetapkan.

Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari rapat sebelumnya pada 24 September 2025, yang membahas strategi pencapaian target PAD di triwulan IV tahun anggaran berjalan.

Asisten III, Mans Wutun menyampaikan apresiasi atas kenaikan signifikan sebesar Rp2 miliar lebih pada realisasi pendapatan daerah dibandingkan bulan sebelumnya. 

Namun, ia mengingatkan bahwa realisasi pendapatan daerah hingga 27 Oktober 2025 baru mencapai 65,92 persen, sehingga perlu upaya ekstra untuk mencapai target minimal 85 persen hingga akhir tahun.

“Jika target 85 persen tidak tercapai, potensi belanja yang tidak bisa direalisasikan oleh BPKAD bisa mencapai Rp13,6 miliar. Oleh karena itu, rapat ini krusial untuk memastikan setiap OPD mengambil langkah konkret dalam mendorong capaian PAD,” tegasnya.

Kepala Bapenda Lembata, Thomas Tipdes dalam laporannya memaparkan bahwa total realisasi pendapatan daerah hingga 27 Oktober 2025 mencapai Rp609.913.407.150 atau 72,98 persen dari target perubahan sebesar Rp835 miliar lebih. 

Pendapatan ini berasal dari tiga komponen utama, yakni: Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp26,369 miliar atau 67,35 persen dari target perubahan Rp39 miliar lebih, Dana Transfer sebesar Rp579,8 miliar atau 73,65 persen dari target perubahan Rp787,7 miliar, dan Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah sebesar Rp3,716 miliar atau 39,84 persen dari target Rp9,3 miliar.

Secara khusus, Kepala Bapenda menjelaskan bahwa PAD bersumber dari Pajak Daerah, Retribusi Daerah, Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan, serta Lain-lain PAD yang Sah. Ia juga menyoroti adanya perbedaan antara target pakta integritas Rp40 miliar dan target perubahan DPA Rp39 miliar, yang perlu disepakati sebagai dasar evaluasi capaian.

Menanggapi laporan ini, Bupati Lembata menekankan pentingnya kolaborasi dan inovasi dalam menggali potensi PAD baru, terutama dari sektor-sektor yang belum tergarap maksimal.

Bupati meminta setiap OPD untuk memberikan masukan dan ide konkret terkait metode atau pola peningkatan PAD yang bisa diterapkan, termasuk optimalisasi retribusi, pemanfaatan aset daerah, serta kerja sama dengan pihak ketiga.

“Kita tidak hanya bicara angka, tapi juga strategi. Setiap OPD harus berani berinovasi, melihat peluang baru yang bisa menambah pendapatan daerah tanpa membebani masyarakat,” ujar Bupati Kanis.

Dikatakan Bupati, pemilihan Pantai Wisata Epo sebagai lokasi rapat juga merupakan strategi promosi sektor pariwisata lokal, yang merupakan salah satu sumber unggulan PAD Kabupaten Lembata. 

“Kita ingin menegaskan bahwa pariwisata adalah sektor potensial yang bisa menopang peningkatan PAD. Karena itu, kegiatan pemerintah juga perlu kita arahkan untuk sekaligus memperkenalkan destinasi wisata daerah,” pungkas Bupati Kanis Tuaq.

Rapat tersebut pada akhirnya menghasilkan beberapa rekomendasi penting, diantaranya percepatan pelaporan data PAD, sinkronisasi target antar OPD, serta peningkatan koordinasi antara Bapenda dan perangkat daerah penghasil.

Dengan dihasilkannya rekomendasi di Pantai Epo, Pemkab Lembata berharap target realisasi PAD di atas 85 persen dapat tercapai sebelum akhir tahun, sebagai wujud komitmen bersama dalam memperkuat kemandirian fiskal daerah. (Kominfo Lembata) ***


Bagikan

Berita Terkini

Wabup Lembata Awasi Ketat Dana Revitalisasi APBN di Atadei dan Wulandoni

Dengan adanya revitalisasi infrastruktur pendidikan di Lembata, diharapkan berkontribusi positif pada peningkatan mutu s

| Selasa, 09 Desember 2025
Sinergi KPOTI, BPK, dan Pemda Lestarikan Permainan Rakyat di Generasi Muda

Ratusan peserta tampak antusias memainkan sikidoka, galasing, tali merdeka, dan gasing kayu, empat permainan tradisional

| Minggu, 07 Desember 2025
Kolaborasi GAMKI, Bupati Lembata Dorong percepatan Pembangunan Berbasis Pemberdayaan

Ia sangat mengapresiasi komitmen GAMKI dalam menyelenggarakan MAPERTA dan KONFERCAB, yang dianggap sebagai langkah konkr

| Minggu, 07 Desember 2025
Dua Pengendara Meninggal dalam Kecelakaan Maut di Trans Nagawutung

Akibat benturan keras tersebut, kedua sepeda motor mengalami kerusakan berat.

| Jumat, 05 Desember 2025
Jelang Hari Raya Natal Warga Lembata Diimbau Jaga Ketertiban dan Kerukunan

Kiranya Pesan Inti ini mengajak seluruh umat di kabupaten Lembata untuk merawat keragaman dan menghormati perbedaan di

| Jumat, 05 Desember 2025
Gembleng Purna Migran Jadi Petani, Pemkab Lembata Targetkan Penguatan Ekonomi Lokal

Dengan pelatihan ketrampilan yang memadai, para Pekerja Purna migran Indonesia (PMI) diharapkan mampu mengatasi tantanga

| Rabu, 03 Desember 2025
Monitoring Revitalisasi Sekolah di Lembata, Wabup Nasir Tegaskan Kepatuhan pada Standar Pembangunan

Pada peninjauan di SMPS Anugerah Kasih, Wabup Nasir menemukan beberapa aspek pekerjaan yang perlu disempurnakan. Catata

| Sabtu, 01 November 2025
Indeks Berita

Poling

Pemerintah berencana mengkombinasikan iuran BPJS Kesehatan dengan asuransi swasta bagi keluarga mampu. Apakah Anda setuju kelas khusus BPJS Kesehatan

TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2025 PojokNesia
Allright Reserved
CONTACT US Lewoleba
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281353967028
POJOKNESIA
Viewers Now: 1