Dari pojok nusantara untuk Indonesia

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Jambore Misioner Lembata: Anak dan Remaja Jadi Harapan Gereja

Jambore kali ini dipusatkan di Paroki St. Fransiskus de Sales Pada. Jambore ini diikuti sekitar seribu anak dan remaja misioner yang berasal dari 19 paroki di Dekenat Lembata.

Admin
Sabtu, 25 April 2026 | 08:11:15 WIB
Jambore Sekar - Sekami di Paroki Fransiskus de Sales Pada

Lembata, Pojoknesia.com – Penyelenggaraan jambore Serikat Kepausan Anak dan Remaja Misioner (Sekami) di Dekenat Lembata digelar pada 24-26 April 2025.

Kegiatan jambore tersebut menjadi momentum penting dalam upaya pembinaan generasi muda Gereja di wilayah tersebut.

Jambore kali ini dipusatkan di Paroki St. Fransiskus de Sales Pada. Jambore ini diikuti sekitar seribu anak dan remaja misioner yang berasal dari 19 paroki di Dekenat Lembata.

Baca Juga; https://pojoknesia.com/lapas-lembata-gelar-apel-ikrar-bebas-narkoba-dan-handphone-ilegal

Jambore ini juga diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Minggu Panggilan Sedunia ke-62 yang mengangkat tema “One in Christ, United in Mission.”

Tema ini menegaskan pentingnya persatuan dalam Kristus sebagai dasar perutusan Gereja. Dalam terang sabda Tuhan, “Biarkanlah anak-anak itu datang kepada-Ku,” Gereja melihat anak dan remaja sebagai anugerah sekaligus benih panggilan yang perlu dirawat dan dikembangkan.

Kegiatan diawali dengan pawai misioner yang menjadi simbol sukacita iman sekaligus identitas sebagai anak dan remaja misioner.

Baca Juga; https://pojoknesia.com/pemda-lembata-dan-pt-cendana-indopear-bantu-warga-lamaau

Dalam pawai ini, setiap paroki menampilkan kreativitas melalui atribut dan simbol yang menggambarkan semangat pewartaan Injil.

Suasana penuh warna dan kegembiraan mewarnai pembukaan jambore, sekaligus menjadi tanda bahwa Gereja hidup di tengah umatnya.

Kegiatan ini juga diwarnai dengan aksi misioner mulai dari lomba paduan suara remaja misioner, lomba yel-yel anak misioner dan lomba mewarnai.

Melalui kompetisi tersebut, para peserta mengekspresikan iman mereka secara kreatif dan penuh semangat. Kekompakan dan kerja sama tim menjadi kunci utama dalam setiap penampilan, sekaligus mempererat relasi antarparoki.

Baca Juga; https://pojoknesia.com/harga-dijamin-skema-baru-selamatkan-petani-jagung-di-lembata

Selanjutnya para peserta juga diajak untuk mengumpulkan derma, menyediakan bantuan berupa kebutuhan harian bagi para seminaris, serta melakukan aksi kebersihan lingkungan.

Pada Jumat 24 April malam, dilanjutkan dengan promosi panggilan dan pembakaran obor panggilan menjadi salah satu momen yang paling berkesan.

Dalam sesi ini, para peserta diajak untuk mengenal berbagai bentuk panggilan dalam Gereja melalui kesaksian hidup bakti.

Baca Juga; https://pojoknesia.com/kapal-ferry-gagal-sandar-formalen-ancam-blokir-pelabuhan-lewoleba

Obor yang dinyalakan menjadi simbol terang Kristus yang diharapkan menyala dalam hati setiap peserta, meneguhkan mereka untuk berani menjawab panggilan Tuhan dengan penuh iman dan kemurahan hati.

Uskup Larantuka Mgr. Yohanes Hans Menteiro dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap kehadiran para anak dan remaja misioner se Dekenat Lembata di jambore Dekenat Lembata tahun 2026.

Dalam spirit satu dalam Kristus dan bersatu dalam misi, Uskup Larantuka mengajak para anak misioner untuk menjadi misionaris cilik.

Baca Juga; https://pojoknesia.com/agen-brilink-di-lembata-raup-keuntungan-transaksi-capai-miliaran-per-bulan

“Seperti obor dan api unggun, menyala dari bawah, kecil yang membesar. Demikian anak misioner, api di dalam gereja, api di dalam keluarga dan menyadarkan kami orang tua dan para biarawan biarawati bahwa tuhan tidak sedang mengerjakan sesuatu yang besar tetapi tuhan sedang menyalakan api kasih di keluarga, komunitas biara kita dan paroki kita”, kata Uskup Larantuka.

Disampaikan, nyala api pertama yang dibakar oleh tuhan melalui roh Kudus yang dia curahkan keatas kita sebagai peristiwa Paskah.

“Terima kasih anak dan remaja misioner, kalian tidak saja menjadi masa depan gereja, tetapi kalian adalah gereja yang sedang bertumbuh dan gereja yang sedang menyalakan api kehidupan baru, api yang mengalahkan perselisihan dan kebencian di masyarakat kita”, ungkap Uskup Yohanes Hans Menteiro.

Baca Juga; https://pojoknesia.com/di-balik-kenaikan-ipm-desa-cantik-2026-dorong-data-akurat-atasi-kemiskinan

Uskup Yohanes Hans juga mengajak anak dan remaja misioner se Dekenat Lembata agar saling mengenal dan mencintai dan menghargai satu Sama lain karena itulah dasar kehidupan gereja dan bermasyarakat.

Menurut Uskup Larantuka, para anak dan remaja misioner adalah beni yang sedang ditaburkan Tuhan. Dan berharap dari peristiwa jambore tumbuh benih-benih panggilan menjadi imam, biarawan dan biarawati.

“Saya juga menyampaikan terima kasih kepada panitia jambore anak dan remaja misioner Dekenat Lembata, Deken dan pada imam, biarawan dan biarawati dan juga umat Paroki Pada yang menjadi Tuhan rumah kegiatan akbar ini”, tandasnya.***


Bagikan

Berita Terkini

Pemkab Lembata Kembali Raih Opini WTP Untuk Keenam Kalinya

BPK RI sebagai auditor eksternal pemerintah telah menilai dan memberikan opini wajar tanpa pengecualian terhadap informa

| Rabu, 10 Juni 2026
Desa Laranwutun Resmi Dipimpin Penjabat Baru, Bupati Harap Pelayanan Warga Meningkat

Pemerintah desa merupakan garda terdepan penyelenggaraan pemerintahan karena berhadapan langsung dengan kebutuhan dan pe

| Jumat, 05 Juni 2026
E-Kusuka di Lembata Bisa Jadi ATM hingga Akses Pinjaman

Program dari Kementerian Perikanan dan Kelautan RI ini tidak hanya berfungsi sebagai identitas resmi, tetapi juga memil

| Senin, 01 Juni 2026
Sapi Kurban Presiden hingga Pemkab Lembata Mulai Didistribusikan ke Masjid

Bantuan yang berasal dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, Gubernur Nusa Tenggara Timur, dan Pemerintah

| Jumat, 22 Mei 2026
HIDUP CUP U-15 Resmi Bergulir, Lembata Bidik Talenta Muda Menuju Soeratin Cup

Ajang ini bukan sekadar kompetisi, melainkan panggung strategis pembinaan generasi muda yang diharapkan mampu melahir

| Jumat, 22 Mei 2026
Bupati Tekankan Solidaritas, Wakil Angkat Rehumanisasi Kehidupan Idul Adha di Waowala

Pesan ini sekaligus menjadi penegasan bahwa pemerintah daerah menghendaki nilai agama hadir dalam praktik kehidupan seha

| Kamis, 28 Mei 2026
Pengembangan Jagung Industri LKARI Jadi Harapan Baru Pertanian Lembata

Sebagai wujud nyata dukungan, Pemerintah Kabupaten Lembata bersedia menyediakan lahan seluas kurang lebih 10 hektar di

| Selasa, 26 Mei 2026
Akhir Mei Ini Pemkab Lembata Gelar Turnamen Mancing Internasional

Turnamen memancing berskala internasional itu sebelumnya dijadwalkan berlangsung pada 22–23 Mei 2026. Namun, jadwal p

| Kamis, 21 Mei 2026
Antrean BBM di Lembata Mulai Terurai

Sebelumnya antrean kendaraan untuk pengisian BBM kerap membludak hingga memakan sebagian badan jalan dan menyebabkan kem

| Senin, 18 Mei 2026
Indeks Berita

Poling

Pemerintah berencana mengkombinasikan iuran BPJS Kesehatan dengan asuransi swasta bagi keluarga mampu. Apakah Anda setuju kelas khusus BPJS Kesehatan