Dari pojok nusantara untuk Indonesia

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Kunjungan Menteri BKKBN ke Lembata Batal, Agenda Tetap Berjalan

Meski batal hadir secara langsung, Menteri Wihaji tetap menyapa masyarakat Lembata melalui video conference dari Kupang. Ia bergabung secara virtual bersama Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, dalam rangkaian acara Hari Ulang Tahun ke-74 Ikatan Bidan Indonesia (IBI) yang dipusatkan di Puskesmas Lewoleba.

Paul Moruk
Rabu, 25 Juni 2025 | 18:31:59 WIB
Foto Humas Lembata

Lembata – Kunjungan kerja Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN RI, Dr. H. Wihaji, S.Ag., M.Pd., ke Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, pada Selasa (24/6/2025), terpaksa dibatalkan akibat gangguan alam berupa erupsi Gunung Ile Lewotolok di Lembata dan Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur.

Menteri Wihaji semula dijadwalkan tiba di Bandara Wunopito, Lewoleba, menggunakan pesawat Wings Air pada pukul 09.30 WITA. Namun, jalur pendaratan bandara tertutup abu vulkanik sehingga penerbangan dialihkan ke Bandara Gewayantana, Larantuka. Sayangnya, kondisi serupa juga terjadi di Larantuka, memaksa pesawat kembali ke Kupang.

Meski batal hadir secara langsung, Menteri Wihaji tetap menyapa masyarakat Lembata melalui video conference dari Kupang. Ia bergabung secara virtual bersama Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, dalam rangkaian acara Hari Ulang Tahun ke-74 Ikatan Bidan Indonesia (IBI) yang dipusatkan di Puskesmas Lewoleba.

Dalam sambutannya, Menteri menyampaikan permohonan maaf dan menegaskan bahwa ketidakhadirannya murni disebabkan oleh faktor alam yang di luar kendali manusia.

“Saya tetap semangat dan berkomitmen untuk menjadwalkan ulang kunjungan ke Lembata. Titip salam dan semangat bagi masyarakat, khususnya para penerima bantuan makanan bergizi dan program untuk lansia,” ujar Menteri Wihaji.

Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan komitmen Kementerian BKKBN. Ia menegaskan bahwa seluruh rangkaian agenda tetap berjalan, termasuk kunjungan lapangan dan dialog bersama masyarakat.

“Kegiatan ini penting dalam mempercepat penurunan angka stunting dan mendorong pembangunan keluarga berkualitas di Lembata,” tegasnya.

Mewakili Menteri, Direktur Bina Keluarga Berencana Wilayah dan Sasaran Khusus BKKBN, dr. Fajar Firdawati, M.KM, yang telah lebih dahulu berada di Lembata, memimpin langsung seluruh rangkaian kegiatan.

Bersama Bupati dan Wakil Bupati Lembata, unsur Forkopimda, serta Ketua dan Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lembata, Direktur Firdawati meninjau Posyandu Lamahora Barat II, menyapa ibu dan balita penerima program Makanan Bergizi Gratis (MBG), serta memantau pelaksanaan program Bina Keluarga Lansia (BKL) dan Sidaya di Lamahora Timur.

Kunjungan dilanjutkan ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), di mana Direktur berdialog dengan petugas, mengecek fasilitas produksi makanan, serta memberikan arahan terkait kebersihan dan pengawasan mutu bahan pangan.

Rangkaian kegiatan ditutup di Puskesmas Lewoleba, dengan peninjauan pelayanan Keluarga Berencana sekaligus perayaan HUT IBI. Pada kesempatan ini, dilakukan pula penyerahan bantuan nutrisi untuk keluarga berisiko stunting dari Baznas, serta bantuan sumur bor dari Bank Mandiri untuk warga Kelurahan Selandoro.

Kehadiran Direktur BKKBN bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Lembata dan Forkopimda menunjukkan bahwa sinergi pusat dan daerah tetap solid, meski dihadapkan pada tantangan alam.

“Semangat BKKBN untuk menjangkau keluarga hingga pelosok tetap menyala. Ini bagian dari misi besar menuju Indonesia Emas 2045, dengan keluarga sebagai pondasi utama pembangunan bangsa,” pungkas dr. Firdawati. ***


Bagikan

Berita Terkini

Bupati Pastikan TPP ASN Lembata Dibayar 12 Bulan

Melalui kebijakan tersebut, Bupati Kanis Tuaq berharap seluruh ASN semakin termotivasi untuk meningkatkan kinerja, terut

| Senin, 12 Oktober 2026
Bupati Sampaikan Duka Mendalam, Perintahkan Penanganan Cepat Bagi Korban

Ia telah memerintahkan Sekretaris Daerah untuk mengerahkan seluruh jajaran terkait guna menangani peristiwa ini secara

| Selasa, 06 Oktober 2026
HUT ke-27 Lembata, Pemkab Matangkan Beragam Program Strategis

Persiapan tidak hanya diarahkan pada seremoni peringatan, tetapi juga dikonsolidasikan dengan sejumlah kegiatan pembangu

| Senin, 05 Oktober 2026
Kolaborasi Pemkab Lembata dan Yayasan Sosial Ibu Anfrida Perkuat Upaya Eliminasi Kusta 2030

Kedua pihak juga menargetkan percepatan eliminasi kusta di Lembata pada 2030, sekaligus mendorong kesetaraan, inklusi so

| Senin, 28 September 2026
Gangguan Kabel Laut Lewoleba–BU2, Telekomunikasi di Lembata Terdampak

Berdasarkan hasil pengukuran, gangguan terindikasi disebabkan oleh putusnya kabel pada segmen laut ruas Lewoleba–BU2.

| Kamis, 01 Oktober 2026
Pembangunan PLTP Atadei 10 MW Mulai Dipercepat, Operasi Ditargetkan 2030

Perwakilan Bagian Perizinan PT PLN UIP Nusra Wilayah Mataram, Kristanto, menjelaskan proyek ini merupakan program strate

| Rabu, 30 September 2026
Terima Aspirasi FOKAL, Pemkab Lembata Kaji Delapan Tuntutan

Dalam pertemuan tersebut, FOKAL menyampaikan delapan tuntutan yang sebagiannya terkait klarifikasi penggunaan dana insen

| Selasa, 29 September 2026
Bupati Lembata Kaji TPP bagi 255 PPPK Paruh Waktu

Kepastian itu disampaikan Bupati saat bertemu dengan para PPPK Paruh Waktu di Ruang Rapat Bupati Lembata, Kamis, 24 Sep

| Sabtu, 26 September 2026
Groundbreaking KNMP Lembata Dimulai, Enam Lokasi Disiapkan

Program tersebut menjadi bagian dari agenda KKP untuk membangun kawasan pesisir yang lebih produktif melalui penguatan s

| Jumat, 25 September 2026
Revitalisasi Sekolah di Lembata Diguyur Rp20 Miliar, Dinas Minta Laporan Fisik

Sebanyak 46 gedung sedang dikerjakan dan ditargetkan rampung dalam satu hingga dua bulan ke depan, sedangkan 16 lainnya

| Jumat, 18 September 2026
Indeks Berita

Poling

Pemerintah berencana mengkombinasikan iuran BPJS Kesehatan dengan asuransi swasta bagi keluarga mampu. Apakah Anda setuju kelas khusus BPJS Kesehatan