Dari pojok nusantara untuk Indonesia

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Tinjau Ruas Jalan Bolibean-Loang, Bupati Lembata : Jalan adalah Urat Nadi Ekonomi

Ruas jalan ini dikerjakan oleh CV. Virlon Varel dengan pagu anggaran sebesar Rp299.800.000,- (dua ratus sembilan puluh sembilan juta delapan ratus ribu rupiah).

Paul Moruk
Senin, 29 September 2025 | 11:43:25 WIB
Ruas Jalan Bolibean - Loang yang sedang dalam pengerjaan. (Dok Bili Baon)

Lembata, Pojoknesia.com - Setelah mengikuti misa bersama warga dan melakukan pencanangan program Lembata Bebas Rabies 2030 di Desa Bolibean, Kecamatan Nagawutung, Minggu (28/9/25), Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, S.P, bergerak cepat meninjau langsung progres pengerjaan ruas jalan Bolibean–Loang. 

Peninjauan penanganan jalan dengan panjang 7 km ini dilakukan untuk memastikan perbaikan akses penting yang telah lama menjadi keluhan masyarakat.

Bupati Tuaq, didampingi oleh Kepala Badan Kesbangpol, Camat Nagawutung, serta tim teknis, berfokus mengidentifikasi titik-titik kritis pada jalan yang menghubungkan jalur tengah pedalaman dengan pusat pemerintahan Kecamatan Nagawutung.

Dalam tinjauannya, Bupati menegaskan komitmen pemerintah untuk mengatasi masalah mobilitas dan distribusi hasil pertanian yang selama ini terhambat, terutama saat musim hujan tiba.

“Jalan yang baik adalah urat nadi ekonomi. Kalau akses lancar, maka masyarakat juga lebih mudah menjual hasil pertaniannya,” tegas Bupati Kanis Tuaq.

Diketahui, jalan Bolibean-Loang merupakan jalur penghubung utama menuju pusat ibu kota Kecamatan Nagawutung yang sangat vital, yang selama ini tidak tersentuh kebijakannya.

Dibawah kepemimpinan Bupati Kanisius Tuaq dan Wakil Bupati Muhamad Nasir, perbaikan jalan mulai dikerjakan. Fokus pengerjaannya pada peningkatan jalan Loang - Bolibean. Mulai dari penyiapan, pelebaran badan jalan, pasangan mortar hingga rabat beton.

Meskipun menghadapi keterbatasan anggaran, pemerintah tetap memprioritaskan penyelesaian perbaikan ini, mengingat jalur ini sebagai penghubung menuju lokasi pertanian di Desa Wuakerong. 

Untuk tahun anggaran 2025, ruas jalan ini dikerjakan oleh CV. Virlon Varel dengan pagu anggaran sebesar Rp299.800.000,- (dua ratus sembilan puluh sembilan juta delapan ratus ribu rupiah). Proyek ini mulai dikerjakan pada 23 Juli 2025 dan ditargetkan selesai pada 20 November 2025. (Prokompim Setda) ***


Bagikan

Berita Terkini

Kinerja Gemilang Tiga OPD Dongkrak PAD Lembata Hingga Rp17 Miliar

Di sisi lain, secara agregat total pendapatan mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu.

| Jumat, 03 Juli 2026
Keunikan Sarung Adat Ile Ape Proses 3 Tahun Hargai Rp25 Juta, Memukau Pengunjung Festival Lamaholot

Nilai tinggi dari kain tenun ini bukan semata-mata karena harganya, melainkan karena proses pembuatan yang sangat panjan

| Kamis, 02 Juli 2026
Bupati dan Wakil Bupati Lembata Hadiri Upacara HUT Ke-80 Bhayangkara

Mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”, Presiden menegaskan bahwa seluruh pengabdian Polri harus

| Rabu, 01 Juli 2026
Aksi Nyata Bupati Lembata: Ikut Angkut Batu Bangun Fondasi TK St. Mikhael Baobolak

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Bantuan Pemerintah Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026 pada Revitalisa

| Selasa, 30 Juni 2026
Operasi Besar Disiapkan Bupati-Wabup Lembata, Dugaan Bisnis Ilegal BBM Subsidi Jadi Target

Padahal kuota BBM subsidi yang disalurkan ke Lembata disebut sudah sesuai pengajuan daerah. Namun antrean panjang dan ke

| Senin, 29 Juni 2026
Penyampaian Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD

Penyampaian laporan ini merupakan bentuk tanggung jawab eksekutif kepada legislatif dan masyarakat luas atas pengelolaa

| Senin, 29 Juni 2026
Festival Lamaholot 2026 Siap Guncang Lembata, Empat Hari Perayaan Budaya Menuju Panggung Dunia

Festival ini menghadirkan beragam agenda, mulai dari pameran UMKM dan tenun ikat, karnaval budaya, pertunjukan seni etn

| Senin, 29 Juni 2026
Bupati Kanis: Menjadi Pengelola Bank Sampah adalah Pekerjaan Mulia

Ia menekankan bahwa di balik kesan 'kotor' saat bekerja, tersimpan hasil yang sangat bersih dan indah, baik secara fisi

| Sabtu, 20 Juni 2026
Pemkab Lembata Gelar Talk Show, Sosialisasikan Perda Kabupaten Layak Anak

Terdapat lima klaster utama yang menjadi perhatian, yakni pendidikan, kesehatan, budaya, rekreasi, serta perlindungan kh

| Jumat, 19 Juni 2026
Indeks Berita

Poling

Pemerintah berencana mengkombinasikan iuran BPJS Kesehatan dengan asuransi swasta bagi keluarga mampu. Apakah Anda setuju kelas khusus BPJS Kesehatan