Dari pojok nusantara untuk Indonesia

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Material Longsor Tutupi Akses Jalan, Wabup Lembata Tinjau Lokasi Bencana

Di Tapolangu, pengerjaan sedang berlangsung, sementara di Bakan alat berat sudah siap beroperasi. Sementara itu, untuk Desa Seranggorang, alat berat sedang dalam proses mobilisasi menuju lokasi longsor.

Paul Moruk
Senin, 17 Maret 2025 | 19:27:00 WIB
Wabup Lembata H. Nasir ketika tinjau lokasi longsor yang terjadi di Lembata.

Lembata– Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Lembata beberapa hari terakhir mengakibatkan bencana longsor dan banjir bandang di sejumlah desa di Kecamatan Lebatukan dan Atadei. Bencana ini menimbulkan kerusakan infrastruktur dan memutuskan akses vital bagi perekonomian masyarakat setempat.

Menunjukkan respon cepat dan sigap, Wakil Bupati (Wabup) Lembata, H. Muhamad Nasir, didampingi anggota DPRD Lembata, Stefanus Lazarus Tapobali, serta Kepala BPBD Lembata, Andris Koban, langsung turun ke lapangan pada Sabtu (15/3/25) untuk meninjau lokasi bencana di Desa Seranggorang, Tapolangu, dan Bakan (Desa Ile Kerbau).

Kondisi di Desa Seranggorang, Kecamatan Lebatukan, sangat memprihatinkan. Longsor yang terjadi di sana memutus akses jalan utama yang menjadi satu-satunya jalur penghubung perekonomian bagi warga desa tersebut serta dua desa lainnya menuju kota.

Menyikapi kondisi tersebut, Wakil Bupati Nasir tidak tinggal diam. Ia segera memerintahkan dinas terkait untuk melakukan perbaikan secepatnya.

"Perbaikan jalan ini harus segera dilakukan! Jalan ini sangat vital bagi perekonomian masyarakat," tegas Wabup Nasir.

Langkah nyata pun dilakukan. Alat berat telah dikerahkan ke tiga lokasi bencana. Di Tapolangu, pengerjaan sedang berlangsung, sementara di Bakan alat berat sudah siap beroperasi. Sementara itu, untuk Desa Seranggorang, alat berat sedang dalam proses mobilisasi menuju lokasi longsor.


"Di Bakan alat berat sudah siap, Tapolangu sedang dikerjakan, dan di Seranggorang alat berat sedang menuju lokasi," jelas Wabup Nasir saat memberikan keterangan di Rujab Wakil Bupati, Senin (17/3/25).

Namun, Wabup Nasir juga mengingatkan bahwa kecepatan perbaikan jalan sangat bergantung pada cuaca. Jika hujan tidak turun dalam satu atau dua hari ke depan, maka pengerjaan dapat selesai lebih cepat.

Selain perbaikan infrastruktur, Wabup Nasir juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat. Ia menghimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, terutama di daerah-daerah rawan longsor. Camat dan Kepala Desa juga diinstruksikan untuk mengingatkan warga agar tidak melewati jalur rawan saat hujan deras dan angin kencang.

"Kita harus selalu siap siaga, karena bencana bisa datang kapan saja," pesan Wabup Nasir.

Kecepatan respon pemerintah Kabupaten Lembata dalam menangani bencana ini menunjukkan komitmen yang kuat dalam melindungi dan membantu masyarakatnya. Semoga upaya perbaikan infrastruktur dan himbauan kesiapsiagaan dapat meminimalisir dampak bencana dan mempercepat pemulihan masyarakat. ***





Bagikan

Berita Terkini

Bupati Pastikan TPP ASN Lembata Dibayar 12 Bulan

Melalui kebijakan tersebut, Bupati Kanis Tuaq berharap seluruh ASN semakin termotivasi untuk meningkatkan kinerja, terut

| Senin, 12 Oktober 2026
Bupati Sampaikan Duka Mendalam, Perintahkan Penanganan Cepat Bagi Korban

Ia telah memerintahkan Sekretaris Daerah untuk mengerahkan seluruh jajaran terkait guna menangani peristiwa ini secara

| Selasa, 06 Oktober 2026
HUT ke-27 Lembata, Pemkab Matangkan Beragam Program Strategis

Persiapan tidak hanya diarahkan pada seremoni peringatan, tetapi juga dikonsolidasikan dengan sejumlah kegiatan pembangu

| Senin, 05 Oktober 2026
Kolaborasi Pemkab Lembata dan Yayasan Sosial Ibu Anfrida Perkuat Upaya Eliminasi Kusta 2030

Kedua pihak juga menargetkan percepatan eliminasi kusta di Lembata pada 2030, sekaligus mendorong kesetaraan, inklusi so

| Senin, 28 September 2026
Gangguan Kabel Laut Lewoleba–BU2, Telekomunikasi di Lembata Terdampak

Berdasarkan hasil pengukuran, gangguan terindikasi disebabkan oleh putusnya kabel pada segmen laut ruas Lewoleba–BU2.

| Kamis, 01 Oktober 2026
Pembangunan PLTP Atadei 10 MW Mulai Dipercepat, Operasi Ditargetkan 2030

Perwakilan Bagian Perizinan PT PLN UIP Nusra Wilayah Mataram, Kristanto, menjelaskan proyek ini merupakan program strate

| Rabu, 30 September 2026
Terima Aspirasi FOKAL, Pemkab Lembata Kaji Delapan Tuntutan

Dalam pertemuan tersebut, FOKAL menyampaikan delapan tuntutan yang sebagiannya terkait klarifikasi penggunaan dana insen

| Selasa, 29 September 2026
Bupati Lembata Kaji TPP bagi 255 PPPK Paruh Waktu

Kepastian itu disampaikan Bupati saat bertemu dengan para PPPK Paruh Waktu di Ruang Rapat Bupati Lembata, Kamis, 24 Sep

| Sabtu, 26 September 2026
Groundbreaking KNMP Lembata Dimulai, Enam Lokasi Disiapkan

Program tersebut menjadi bagian dari agenda KKP untuk membangun kawasan pesisir yang lebih produktif melalui penguatan s

| Jumat, 25 September 2026
Revitalisasi Sekolah di Lembata Diguyur Rp20 Miliar, Dinas Minta Laporan Fisik

Sebanyak 46 gedung sedang dikerjakan dan ditargetkan rampung dalam satu hingga dua bulan ke depan, sedangkan 16 lainnya

| Jumat, 18 September 2026
Indeks Berita

Poling

Pemerintah berencana mengkombinasikan iuran BPJS Kesehatan dengan asuransi swasta bagi keluarga mampu. Apakah Anda setuju kelas khusus BPJS Kesehatan