Dari pojok nusantara untuk Indonesia

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Semangka Demplot Pemantik Berbuah Cuan, Perkuat Pasokan MBG

Secara keseluruhan, produksi dari lahan tersebut diproyeksikan mencapai sekitar 450 buah dengan estimasi total berat 3.150 kilogram dalam satu siklus tanam. Dengan harga jual Rp15.000 per kilogram dan skema pemasaran langsung tanpa perantara, nilai ekonomi yang dihasilkan diperkirakan mencapai Rp47 juta.

Admin
Jumat, 29 Mei 2026 | 11:04:33 WIB
Dok. Prokompim Setda Lembata

Lembata, Pojoknesia.com — Pemerintah Kabupaten Lembata melalui Dinas Pemuda, Olahraga, dan Kebudayaan (Disporabud) terus mendorong penguatan wirausaha muda berbasis sektor pertanian melalui program inovasi Pemantik (Pemuda Milenial Tani Ternak). 

Hal ini ditandai dengan panen perdana komoditas semangka di demplot kawasan GOR Gelora 99, Desa Pada, Kecamatan Nubatukan, pada Senin (27/4/2026).

Baca Juga; https://pojoknesia.com/sedimentasi-dan-sampah-picu-banjir-lewoleba-solusi-jangka-panjang-mendesak

Kegiatan panen perdana tersebut dihadiri oleh Bupati Lembata P. Kanisius Tuaq bersama sejumlah pimpinan perangkat daerah, di antaranya Kepala Dinas Porabud, Kepala Dinas Nakertrans, Plt. Kepala Dinas Kesehatan, serta Kepala Bank NTT Cabang Lewoleba. 

Pada lahan seluas 600 meter persegi, berhasil dipanen awal sebanyak 44 buah semangka dengan total produksi mencapai 349 kilogram.

Secara keseluruhan, produksi dari lahan tersebut diproyeksikan mencapai sekitar 450 buah dengan estimasi total berat 3.150 kilogram dalam satu siklus tanam. Dengan harga jual Rp15.000 per kilogram dan skema pemasaran langsung tanpa perantara, nilai ekonomi yang dihasilkan diperkirakan mencapai Rp47 juta. 

Baca Juga; https://pojoknesia.com/jambore-sekami-2026-lembata-jadi-barometer-benih-misioner

Hasil panen juga telah terserap oleh dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG), sehingga memberikan kepastian pasar sekaligus mempercepat perputaran modal bagi pengelola demplot.

Kepala Bidang pada Disporabud Lembata, Kristo Making, menyampaikan bahwa program Pemantik dirancang sebagai inkubator bisnis bagi generasi muda untuk mengembangkan kewirausahaan di sektor pertanian. 

Program ini melibatkan sekitar 60 pemuda dan pelajar yang dibekali keterampilan mulai dari pengolahan lahan, budidaya, hingga manajemen pasca-panen dan pemasaran.

Baca Juga; https://pojoknesia.com/hujan-tak-halangi-kekhidmatan-penutupan-jambore-remaja-misioner-di-lembata

“Program ini tidak hanya berorientasi pada produksi, tetapi juga pada pembentukan ekosistem usaha yang berkelanjutan. Kami ingin memastikan para peserta memiliki kapasitas teknis sekaligus akses terhadap permodalan,” ujarnya.

Dalam implementasinya, Disporabud juga bersinergi dengan lembaga perbankan untuk membuka akses pembiayaan usaha bagi para peserta yang telah menyelesaikan program pelatihan, sehingga diharapkan mampu mengembangkan usaha secara mandiri di wilayah masing-masing.

Sementara itu, Bupati Lembata P. Kanisius Tuaq menegaskan pentingnya keberlanjutan program serta keterlibatan lintas sektor dalam mendukung visi pembangunan daerah berbasis Nelayan Tani Ternak (NTT). Ia mengingatkan agar inovasi yang telah berjalan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata.

Baca Juga; https://pojoknesia.com/resmi-beroperasi-labkesmas-di-lembata-dihadapkan-dengan-virus-dan-bakteri

“Inovasi ini harus terus dikembangkan dan direplikasi oleh seluruh perangkat daerah sesuai dengan tugas dan fungsinya. Kemandirian pangan hanya dapat dicapai melalui kerja kolaboratif yang terencana dan berkelanjutan,” tegas Bupati.

Bupati juga mendorong penguatan kemitraan melalui skema nota kesepahaman (MoU) antara petani dan pengelola dapur program MBG guna menjamin kesinambungan pasokan komoditas pertanian. 

Selain semangka, demplot tersebut juga mulai dikembangkan untuk komoditas hortikultura lainnya seperti cabai, tomat, terung, dan kacang panjang sebagai upaya menjaga stabilitas pendapatan.

Baca Juga; https://pojoknesia.com/pemkab-lembata-integrasikan-fungsi-keuangan-demi-efisiensi-dan-pad

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Lembata melalui dukungan penyuluh pertanian akan terus memperkuat pendampingan teknis, termasuk penyesuaian pola tanam berbasis kalender tani guna meminimalkan risiko gagal panen dan meningkatkan produktivitas lahan.

Melalui program Pemantik, Pemerintah Kabupaten Lembata optimistis dapat mencetak wirausaha muda yang tangguh, mandiri, dan mampu menjadi penggerak ekonomi lokal berbasis potensi sumber daya daerah. (Prokompim/ Kominfo Lembata) ***


Bagikan

Berita Terkini

Pemkab Lembata Kembali Raih Opini WTP Untuk Keenam Kalinya

BPK RI sebagai auditor eksternal pemerintah telah menilai dan memberikan opini wajar tanpa pengecualian terhadap informa

| Rabu, 10 Juni 2026
Desa Laranwutun Resmi Dipimpin Penjabat Baru, Bupati Harap Pelayanan Warga Meningkat

Pemerintah desa merupakan garda terdepan penyelenggaraan pemerintahan karena berhadapan langsung dengan kebutuhan dan pe

| Jumat, 05 Juni 2026
E-Kusuka di Lembata Bisa Jadi ATM hingga Akses Pinjaman

Program dari Kementerian Perikanan dan Kelautan RI ini tidak hanya berfungsi sebagai identitas resmi, tetapi juga memil

| Senin, 01 Juni 2026
Sapi Kurban Presiden hingga Pemkab Lembata Mulai Didistribusikan ke Masjid

Bantuan yang berasal dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, Gubernur Nusa Tenggara Timur, dan Pemerintah

| Jumat, 22 Mei 2026
HIDUP CUP U-15 Resmi Bergulir, Lembata Bidik Talenta Muda Menuju Soeratin Cup

Ajang ini bukan sekadar kompetisi, melainkan panggung strategis pembinaan generasi muda yang diharapkan mampu melahir

| Jumat, 22 Mei 2026
Bupati Tekankan Solidaritas, Wakil Angkat Rehumanisasi Kehidupan Idul Adha di Waowala

Pesan ini sekaligus menjadi penegasan bahwa pemerintah daerah menghendaki nilai agama hadir dalam praktik kehidupan seha

| Kamis, 28 Mei 2026
Pengembangan Jagung Industri LKARI Jadi Harapan Baru Pertanian Lembata

Sebagai wujud nyata dukungan, Pemerintah Kabupaten Lembata bersedia menyediakan lahan seluas kurang lebih 10 hektar di

| Selasa, 26 Mei 2026
Akhir Mei Ini Pemkab Lembata Gelar Turnamen Mancing Internasional

Turnamen memancing berskala internasional itu sebelumnya dijadwalkan berlangsung pada 22–23 Mei 2026. Namun, jadwal p

| Kamis, 21 Mei 2026
Antrean BBM di Lembata Mulai Terurai

Sebelumnya antrean kendaraan untuk pengisian BBM kerap membludak hingga memakan sebagian badan jalan dan menyebabkan kem

| Senin, 18 Mei 2026
Indeks Berita

Poling

Pemerintah berencana mengkombinasikan iuran BPJS Kesehatan dengan asuransi swasta bagi keluarga mampu. Apakah Anda setuju kelas khusus BPJS Kesehatan