Dari pojok nusantara untuk Indonesia

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Raih BUMDes Award 2025, Bupati Lembata Minta Jadi Motor Penggerak Desa Lain

Penghargaan ini bukan hanya sekedar simbol, tetapi juga adalah pengakuan atas kerja keras, inovasi dan semangat gotong royong yang telah ditunjukkan dalam menjalankan BUMDes.

Paul Moruk
Rabu, 18 Juni 2025 | 12:41:49 WIB
Pose bersama penyerahan award BUMDes Tujuh Maret.

Lembata, Pojoknesia.com - BUM Desa Tujuh Maret Hadakewa dari Kabupaten Lembata berhasil meraih juara pertama dalam ajang BUM Desa Award 2025 untuk Kategori Pariwisata.

Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur (BI NTT), Agus Sistyo Widjajati, dalam seremoni yang berlangsung di pantai wisata Hadakewa pada Selasa, 17 Juni 2025.

Ajang BUMDES Award merupakan bentuk kolaborasi antara BI NTT dan Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi NTT untuk mendorong inovasi serta penguatan produktivitas ekonomi desa melalui kompetisi antar Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) se-NTT.

Bupati Lembata Petrus Kanisius Tuaq dalam sambutannya yang dibacakan oleh Asisten I Bidang Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat, Quintus Irenius Suciadi mengatakan Badan Usaha milik desa (BUMDes) merupakan salah satu upaya memperkuat perekonomian desa yang dibentuk berdasarkan kebutuhan potensial yang ada di desa. Sebagai lembaga ekonomi yang dibangun atas inisiatif masyarakat, BUMDes berperan dalam meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat.

Sebagai pilar penting dalam pembangunan desa, BUMDes telah membuktikan diri sebagai penggerak ekonomi lokal, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan pendapatan masyarakat.

Penghargaan BUMDes NTT Award tahun 2025 yang diterima BUMDes Tujuh Maret Hadakewa adalah bukti nyata dari potensi keberadaan BUMDes ini dalam membangun desa yang mandiri dan sejahtera.

"Untuk itu pada kesempatan ini saya mengucapkan proficiat kepada ketua dan segenap pengurus BUMDes Tujuh Maret Hadakewa atas prestasi ini", kata Bupati Lembata.

Bupati Lembata juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah desa, BUMN, BUMD dan semua pihak yang mendukung BUMDes Tujuh Maret Hadakewa ini dari awal pembentukan hingga saat ini.

"Penghargaan ini bukan hanya sekedar simbol, tetapi juga adalah pengakuan atas kerja keras, inovasi dan semangat gotong royong yang telah ditunjukkan dalam menjalankan BUMDes", tandasnya.

Ia berharap semoga penghargaan ini semakin memotivasi pengurus untuk memajukan BUMDes Tujuh Maret Hadakewa.

Sekaligus juga memotivasi BUMDes yang lainnya untuk terus berinovasi, meningkatkan kinerja dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi pembangunan desa.

Direktur BUMDes Tujuh Maret Hadakewa, Bernadus Daniel Ola, S.Pd, menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Bank Indonesia, yang telah memberikan perhatian, kepercayaan, dan apresiasi atas kerja keras dan semangat gotong royong yang kami bangun di tingkat desa.

Disampaikan, BUMDes ini lahir bukan dari kemewahan fasilitas, tapi dari tekad warga yang ingin berdiri di atas kaki sendiri—membangun dari tapak tanah, dari keringat, dan dari mimpi-mimpi kecil yang dikemas dalam langkah nyata. 

"Kami percaya, bahwa desa bukanlah objek pembangunan, melainkan subjek yang mampu menciptakan perubahan jika diberi ruang, dukungan, dan kepercayaan", ungkapnya.

Menurutnya, penghargaan ini bukanlah akhir dari sebuah perjalanan, melainkan titik tolak baru untuk terus bertumbuh, melayani, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

"Di tengah keterbatasan, kami terus berinovasi—menggerakkan potensi lokal, mengelola sumber daya secara berkelanjutan, dan membangun kemitraan yang setara dengan berbagai pihak", kata Direktur BUMDes Tujuh Maret Hadakewa.

Direktur BUMDes Tujuh Maret Hadakewa ini mengatakan ekonomi desa bukan hanya soal uang, tapi soal kemandirian, keberdayaan, dan harga diri. 

Maka setiap program yang kami jalankan tidak sekadar mencari keuntungan, tapi menciptakan nilai sosial dan budaya, membangkitkan semangat kolektif untuk maju bersama.

Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Hadakewa yang telah menjadi bagian penting dalam perjalanan ini. Terima kasih juga kepada Pemerintah Daerah yang terus memberi pendampingan dan ruang berkembang bagi BUMDes.

"Dan tentu, penghargaan ini kami persembahkan kembali untuk masyarakat desa—karena mereka adalah akar dari semua capaian ini. Tanpa mereka, tidak ada BUMDES yang bisa berdiri dan dihargai", tutup Direktur BUMDes Tujuh Maret Hadakewa.***


Bagikan

Berita Terkini

Kinerja Gemilang Tiga OPD Dongkrak PAD Lembata Hingga Rp17 Miliar

Di sisi lain, secara agregat total pendapatan mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu.

| Jumat, 03 Juli 2026
Keunikan Sarung Adat Ile Ape Proses 3 Tahun Hargai Rp25 Juta, Memukau Pengunjung Festival Lamaholot

Nilai tinggi dari kain tenun ini bukan semata-mata karena harganya, melainkan karena proses pembuatan yang sangat panjan

| Kamis, 02 Juli 2026
Bupati dan Wakil Bupati Lembata Hadiri Upacara HUT Ke-80 Bhayangkara

Mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”, Presiden menegaskan bahwa seluruh pengabdian Polri harus

| Rabu, 01 Juli 2026
Aksi Nyata Bupati Lembata: Ikut Angkut Batu Bangun Fondasi TK St. Mikhael Baobolak

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Bantuan Pemerintah Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026 pada Revitalisa

| Selasa, 30 Juni 2026
Operasi Besar Disiapkan Bupati-Wabup Lembata, Dugaan Bisnis Ilegal BBM Subsidi Jadi Target

Padahal kuota BBM subsidi yang disalurkan ke Lembata disebut sudah sesuai pengajuan daerah. Namun antrean panjang dan ke

| Senin, 29 Juni 2026
Penyampaian Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD

Penyampaian laporan ini merupakan bentuk tanggung jawab eksekutif kepada legislatif dan masyarakat luas atas pengelolaa

| Senin, 29 Juni 2026
Festival Lamaholot 2026 Siap Guncang Lembata, Empat Hari Perayaan Budaya Menuju Panggung Dunia

Festival ini menghadirkan beragam agenda, mulai dari pameran UMKM dan tenun ikat, karnaval budaya, pertunjukan seni etn

| Senin, 29 Juni 2026
Bupati Kanis: Menjadi Pengelola Bank Sampah adalah Pekerjaan Mulia

Ia menekankan bahwa di balik kesan 'kotor' saat bekerja, tersimpan hasil yang sangat bersih dan indah, baik secara fisi

| Sabtu, 20 Juni 2026
Pemkab Lembata Gelar Talk Show, Sosialisasikan Perda Kabupaten Layak Anak

Terdapat lima klaster utama yang menjadi perhatian, yakni pendidikan, kesehatan, budaya, rekreasi, serta perlindungan kh

| Jumat, 19 Juni 2026
Indeks Berita

Poling

Pemerintah berencana mengkombinasikan iuran BPJS Kesehatan dengan asuransi swasta bagi keluarga mampu. Apakah Anda setuju kelas khusus BPJS Kesehatan