Dari pojok nusantara untuk Indonesia

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Rapat Evaluasi Program Penanggulangan Kemiskinan, Gubernur NTT Ingatkan Semua Pihak Harus Terlibat Aktif

Gubernur menekankan bahwa kejadian tersebut merupakan kegagalan kolektif dalam pengelolaan persoalan kemiskinan dan perlindungan sosial.

Admin
Jumat, 06 Februari 2026 | 14:21:46 WIB
Dok. Prokopim Setda Lembata

Lewoleba, Pojoknesia.com — Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, SP, mengikuti Rapat Evaluasi Pendataan dan Program Bagi Orang Miskin di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom, bertempat di Ruang Kerja Bupati Lembata, Jumad, (06/2/2026). Rapat ini turut dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Lembata Safrudin Sira, unsur Forkopimda yang meliputi Kapolres Lembata, Danpos AU, Danpos AL, perwakilan Danramil, perwakilan Kejaksaan, perwakilan Pengadilan, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, menegaskan bahwa peristiwa tragis yang terjadi baru-baru ini  dan menarik perhatian nasional merupakan peringatan serius bagi seluruh pihak, khususnya pemerintah daerah di NTT. Tragedi tersebut dinilai sebagai pukulan keras bagi kita, karena seharusnya korban dapat memperoleh bantuan sebelum meninggal dunia.

Gubernur menekankan bahwa kejadian tersebut merupakan kegagalan kolektif dalam pengelolaan persoalan kemiskinan dan perlindungan sosial. Oleh karena itu, seluruh elemen mulai dari pemerintah, tokoh agama, tokoh adat, hingga masyarakat harus dilibatkan secara aktif agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

Lebih lanjut disampaikan, pembenahan utama yang harus segera dilakukan adalah pendataan masyarakat miskin serta memastikan seluruh program bantuan sosial benar-benar tepat sasaran. Di lapangan masih ditemukan masyarakat miskin yang tidak menerima bantuan, sementara warga yang tidak layak justru terdata sebagai penerima. Selain itu, terdapat pula bantuan yang tidak dapat dicairkan akibat kendala administrasi.

Meski secara statistik angka kemiskinan dan pertumbuhan ekonomi menunjukkan perbaikan, Gubernur menegaskan bahwa capaian tersebut menjadi tidak bermakna apabila masih terdapat warga yang kehilangan nyawa akibat kegagalan sistem. Untuk itu, diperlukan dukungan dan sinergi dengan BPS dan Dukcapil guna memastikan data yang akurat, valid, dan mutakhir.

Gubernur juga menegaskan bahwa praktik manipulasi data, kepentingan politik, serta penyalahgunaan bantuan sosial tidak boleh lagi ditoleransi dan harus ditindak tegas sesuai ketentuan yang berlaku. Peristiwa ini disebut sebagai momentum terakhir untuk melakukan pembenahan menyeluruh dan mengambil langkah-langkah luar biasa demi melindungi masyarakat paling rentan.

Dalam rapat tersebut, Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, SP, turut menyampaikan sejumlah usulan dan penegasan penting. Pertama, terkait Kartu Indonesia Sehat (KIS), Bupati menyoroti persoalan masyarakat yang berpindah domisili antar kabupaten, sehingga anak-anak mengalami kesulitan saat membutuhkan layanan kesehatan.

Bupati juga menekankan peran para guru yang tidak hanya berfokus pada proses belajar mengajar di sekolah, tetapi juga perlu memahami secara lebih mendalam kondisi dan latar belakang keluarga peserta didik, sehingga persoalan sosial dan ekonomi dapat terdeteksi lebih dini.

Dan yang terakhir, Bupati menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Lembata bersama unsur Forkopimda untuk melakukan pendataan ulang masyarakat miskin, khususnya di desa-desa perbatasan yang sulut dijangkau. Pendataan akan dilakukan secara menyeluruh dan lebih spesifik, termasuk menggali persoalan keluarga secara detail, agar intervensi program bantuan benar-benar tepat sasaran.

Rapat ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan koordinasi dan sinergi antar pemerintah daerah dalam memperbaiki sistem pendataan dan pelaksanaan program penanggulangan kemiskinan di Provinsi Nusa Tenggara Timur. (Prokompim/Kominfo Lembata) ***



Bagikan

Berita Terkini

Akhir Mei Ini Pemkab Lembata Gelar Turnamen Mancing Internasional

Turnamen memancing berskala internasional itu sebelumnya dijadwalkan berlangsung pada 22–23 Mei 2026. Namun, jadwal pe

| Kamis, 21 Mei 2026
Antrean BBM di Lembata Mulai Terurai

Sebelumnya antrean kendaraan untuk pengisian BBM kerap membludak hingga memakan sebagian badan jalan dan menyebabkan kem

| Senin, 18 Mei 2026
Genjot Ekonomi, Lembata Pasok Ikan dan Porang ke Surabaya

Kerja sama ini menjadi langkah strategis bagi Pemerintah Kabupaten Lembata dalam memperluas peluang pengembangan ekonomi

| Rabu, 13 Mei 2026
Kabupaten Lembata Raih Peringkat I Penurunan Pengangguran Tingkat Nasional

Atas keberhasilan tersebut, Pemerintah Kabupaten Lembata menerima apresiasi pemerintah daerah dari Kementerian Dalam Neg

| Rabu, 20 Mei 2026
Kendaraan Tunggak Pajak Masih Ditemukan di SPBU Waijarang

Ia berharap penertiban tersebut dilakukan secara berkelanjutan, bukan hanya dalam waktu singkat.

| Sabtu, 16 Mei 2026
Bupati Kanis Pimpin Apel Hardiknas: Pendidikan Adalah Fondasi Pembangunan Daerah

Peringatan Hardiknas tahun ini mengusung tema “Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua Menuju Lemb

| Minggu, 03 Mei 2026
Bupati Lembata Lantik Penjabat Kepala Desa Leuwayan, Dorong Percepatan Pembangunan

Laurensisius Laka resmi diangkat sebagai Penjabat Kepala Desa Leuwayan, menggantikan Emanuel Ledo yang mengundurkan diri

| Sabtu, 02 Mei 2026
Tiga Perda Lembata Jadi Instrumen Kinerja Aparatur dan Perlindungan Sosial

Revisi ini tidak hanya bersifat administratif, tetapi menyentuh restrukturisasi kelembagaan secara signifikan. Sejumlah

| Sabtu, 02 Mei 2026
Semangka Demplot Pemantik Berbuah Cuan, Perkuat Pasokan MBG

Secara keseluruhan, produksi dari lahan tersebut diproyeksikan mencapai sekitar 450 buah dengan estimasi total berat 3.1

| Jumat, 29 Mei 2026
Sedimentasi dan Sampah Picu Banjir Lewoleba, Solusi Jangka Panjang Mendesak

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lembata mencatat sedikitnya 107 rumah terdampak, dua fasilitas

| Kamis, 30 April 2026
Indeks Berita

Poling

Pemerintah berencana mengkombinasikan iuran BPJS Kesehatan dengan asuransi swasta bagi keluarga mampu. Apakah Anda setuju kelas khusus BPJS Kesehatan