Dari pojok nusantara untuk Indonesia

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Dukung Modernisasi Pertanian, Pemkab Lembata Apresiasi Kontribusi PT SMJ untuk Dongkrak PAD

Kualitas pengolahan tanah berpengaruh langsung terhadap hasil panen. Artinya secara tidak langsung ini dapat meningkatkan PAD.

Paul Moruk
Jumat, 21 November 2025 | 17:50:26 WIB
Dok. Prokompim Lembata

Lembata, Pojoknesia.com - Pemerintah Kabupaten Lembata memberikan apresiasi terhadap langkah cepat PT Silvano Maynard Jaya (PT SMJ) yang dalam waktu kurang dari satu bulan beroperasi telah menunjukkan kontribusi nyata bagi modernisasi pertanian sekaligus peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). 

Perusahaan tersebut menyetorkan PAD sebesar Rp25 juta kepada pemerintah daerah melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, disampaikan langsung oleh Operational Representatif PT SMJ Lembata, Stanislaus Kebesa, pada 20 November 2025.

Kontribusi keuangan tersebut, menurut Stanis Kebesa, berasal dari aktivitas pembajakan lahan pertanian sebagai bagian dari implementasi program pengembangan jagung di Kabupaten Lembata. 

PT SMJ, yang bergerak dalam penerapan metode pertanian modern, mulai bekerja di lapangan setelah memberikan pelatihan Good Agricultural Practices (GAP) kepada para petani pada 4 November 2025.

Perusahaan telah membajak 25 hektare dari total target 108 hektare di wilayah Kecamatan Ile Ape, mencakup Kolipadan, Parek Walang, Waowala, dan dalam waktu dekat merambah ke Riangbao Petuntawa. 

Dengan biaya pembajakan Rp1 juta per hektare, setoran PAD awal diserahkan sebesar Rp25 juta.

Program pembajakan lahan yang sedang berlangsung ini menjadi persiapan awal menuju penanaman benih jagung pada Desember 2025.

Pemerintah daerah menilai langkah tersebut sebagai salah satu titik penting dalam meningkatkan produktivitas pertanian melalui pengolahan lahan yang lebih baik, sekaligus membuka jalan bagi peningkatan pendapatan petani dan kontribusi ekonomi daerah dari sektor pertanian. 

Kebesa menegaskan kembali bahwa pembajakan lahan tidak hanya merupakan kegiatan teknis, tetapi juga memiliki dampak pembangunan jangka panjang bagi Lembata. 

Menurutnya, kualitas pengolahan tanah berpengaruh langsung terhadap hasil panen. Artinya secara tidak langsung ini dapat meningkatkan PAD.

Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Lembata, Muktar Hada, menyampaikan apresiasi mewakili Pemerintah Kabupaten Lembata atas kontribusi tersebut. 

Ia di ruang kerjanya, menyebutkan bahwa penyetoran PAD sebesar Rp25 juta menunjukkan komitmen PT SMJ dalam mendukung pembangunan daerah dan memperkuat kolaborasi antara pemerintah, investor, dan petani. 

Hada menilai kehadiran perusahaan itu sebagai langkah maju dalam mendorong pertanian yang lebih modern, efektif, dan berkelanjutan. 

Ia menyatakan bahwa pemerintah siap memberikan dukungan penuh agar target 108 hektare dapat tercapai dan memberikan dampak luas terhadap kesejahteraan petani serta ketahanan pangan di Lembata.

Pemkab Lembata berharap keterlibatan PT SMJ dapat terus berlanjut dan menjadi model kemitraan produktif di sektor pertanian. 

Dengan capaian awal yang positif, pemerintah optimistis kerja sama ini akan membuka peluang yang lebih besar bagi petani lokal dalam meningkatkan teknik budidaya dan hasil produksi, serta memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian dan pendapatan daerah. (Prokompim / Kominfo Lembata) ***


Bagikan

Berita Terkini

Bupati Pastikan TPP ASN Lembata Dibayar 12 Bulan

Melalui kebijakan tersebut, Bupati Kanis Tuaq berharap seluruh ASN semakin termotivasi untuk meningkatkan kinerja, terut

| Senin, 12 Oktober 2026
Bupati Sampaikan Duka Mendalam, Perintahkan Penanganan Cepat Bagi Korban

Ia telah memerintahkan Sekretaris Daerah untuk mengerahkan seluruh jajaran terkait guna menangani peristiwa ini secara

| Selasa, 06 Oktober 2026
HUT ke-27 Lembata, Pemkab Matangkan Beragam Program Strategis

Persiapan tidak hanya diarahkan pada seremoni peringatan, tetapi juga dikonsolidasikan dengan sejumlah kegiatan pembangu

| Senin, 05 Oktober 2026
Kolaborasi Pemkab Lembata dan Yayasan Sosial Ibu Anfrida Perkuat Upaya Eliminasi Kusta 2030

Kedua pihak juga menargetkan percepatan eliminasi kusta di Lembata pada 2030, sekaligus mendorong kesetaraan, inklusi so

| Senin, 28 September 2026
Gangguan Kabel Laut Lewoleba–BU2, Telekomunikasi di Lembata Terdampak

Berdasarkan hasil pengukuran, gangguan terindikasi disebabkan oleh putusnya kabel pada segmen laut ruas Lewoleba–BU2.

| Kamis, 01 Oktober 2026
Pembangunan PLTP Atadei 10 MW Mulai Dipercepat, Operasi Ditargetkan 2030

Perwakilan Bagian Perizinan PT PLN UIP Nusra Wilayah Mataram, Kristanto, menjelaskan proyek ini merupakan program strate

| Rabu, 30 September 2026
Terima Aspirasi FOKAL, Pemkab Lembata Kaji Delapan Tuntutan

Dalam pertemuan tersebut, FOKAL menyampaikan delapan tuntutan yang sebagiannya terkait klarifikasi penggunaan dana insen

| Selasa, 29 September 2026
Bupati Lembata Kaji TPP bagi 255 PPPK Paruh Waktu

Kepastian itu disampaikan Bupati saat bertemu dengan para PPPK Paruh Waktu di Ruang Rapat Bupati Lembata, Kamis, 24 Sep

| Sabtu, 26 September 2026
Groundbreaking KNMP Lembata Dimulai, Enam Lokasi Disiapkan

Program tersebut menjadi bagian dari agenda KKP untuk membangun kawasan pesisir yang lebih produktif melalui penguatan s

| Jumat, 25 September 2026
Revitalisasi Sekolah di Lembata Diguyur Rp20 Miliar, Dinas Minta Laporan Fisik

Sebanyak 46 gedung sedang dikerjakan dan ditargetkan rampung dalam satu hingga dua bulan ke depan, sedangkan 16 lainnya

| Jumat, 18 September 2026
Indeks Berita

Poling

Pemerintah berencana mengkombinasikan iuran BPJS Kesehatan dengan asuransi swasta bagi keluarga mampu. Apakah Anda setuju kelas khusus BPJS Kesehatan