Dari pojok nusantara untuk Indonesia

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Wabup Nasir Ingatkan Pesan Natal dan Ramadhan Bagi ASN

Ada pesan Natal yang mengatakan 'Kembalilah ke Betlehem', dan ada juga pesan Ramadhan bahwa 10 hari pertama Allah akan menurunkan rahmat dan rahim-Nya kepada kita.

Paul Moruk
Sabtu, 08 Maret 2025 | 23:17:03 WIB
Bupati Petrus Kanisius Tuaq, S.P, dan Wakil Bupati H. Muhammad Nasir, S.Sos

Lembata- Kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan oleh pemerintah pusat memberikan dampak signifikan terhadap kinerja para pegawai di lingkungan pemerintahan, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten.

Kebijakan ini terutama berimbas pada ketergantungan pemerintah daerah terhadap anggaran yang bersumber dari APBN, sementara pembiayaan mandiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) cukup memprihatinkan.

Menyikapi hal ini, Wakil Bupati (Wabup) Lembata, Haji Muhammad Nasir, S.Sos, memberikan wejangan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Lembata pada acara syukuran pelantikan Bupati dan Wakil Bupati terpilih, Selasa (4/3/2025). 

Wejangan yang disampaikan oleh Wabup Nasir cukup menginspirasi para ASN. Ia menekankan pentingnya untuk tetap bersemangat dalam melaksanakan tugas-tugas pemerintahan meskipun menghadapi tantangan besar akibat kebijakan efisiensi anggaran tersebut.

“Ada pesan Natal yang mengatakan 'Kembalilah ke Betlehem', dan ada juga pesan Ramadhan bahwa 10 hari pertama Allah akan menurunkan rahmat dan rahim-Nya kepada kita,” ungkap Wabup Nasir.

Kedua pesan ini, menurut Nasir, memiliki makna yang mendalam. Pesan Natal "Kembalilah ke Betlehem" mengajak kita untuk menjalani hidup dengan kesederhanaan, ketulusan, dan kerendahan hati dalam menjalankan tugas kita sebagai abdi masyarakat dan negara.

Sementara itu, pesan Ramadhan mengingatkan bahwa selama 10 hari pertama di bulan puasa, umat Islam akan memperoleh rahmat dan kasih sayang Tuhan, yang mampu menjadi motivasi untuk bekerja dengan penuh tanggung jawab dan ketulusan.

Selain itu, Wabup Nasir juga mengajak seluruh ASN di Lembata untuk bekerja sama dan bergandengan tangan dalam menghadapi masa sulit ini. “Mari kita berkolaborasi. Terkait perbedaan, mari kita hilangkan. Memang banyak persoalan yang akan kita hadapi bersama, terutama terkait kebijakan pemerintah pusat yang mengurangi anggaran kita,” ujar Nasir.

Meskipun dihadapkan pada pemangkasan anggaran, Nasir yakin bahwa semangat moral dan gotong royong antar ASN di Lembata akan tetap terjaga. Ia mengingatkan bahwa membangun Lembata tanpa adanya sekat dan perbedaan adalah kunci untuk kemajuan daerah ini.

Dalam kesempatan itu, Nasir juga menyampaikan sebuah filosofi kinerja yang diibaratkan dengan sebuah kotak yang digembok. Dalam cerita tersebut, dua orang murid tukang servis gembok diberikan kunci untuk membuka kotak yang tergembok. 

Murid pertama membuka kotak dan melihat isi kontak dan melaporkan pada gurunya, sementara murid kedua memilih untuk mengamati gembok tanpa membuka kotak. Dan setelah melaporkan pada gurunya bahwa dirinya diajarkan untuk memperbaiki gembok, dan bukan untuk melihat isi dalam kotak. 

Melalui cerita ini, Nasir mengajak ASN untuk bekerja sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing, tanpa melampaui batas yang bukan merupakan kewenangannya. 

“Bekerjalah sesuai dengan peraturan dan undang-undang yang berlaku, dan lakukanlah dengan penuh integritas,” pungkas Nasir.

Dengan semangat kolaborasi dan pemahaman mendalam tentang tugasnya, ASN di Lembata diharapkan tetap dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat meskipun dalam kondisi anggaran yang terbatas.


Bagikan

Berita Terkini

Hadiri Festival Lamaholot, Bupati Lembata Komitmen Jaga Budaya dan Dorong Transformasi Ekonomi

Gubernur berharap, ikatan kekerabatan yang menjadi ciri khas masyarakat Lamaholot tidak berhenti pada seremoni semata, m

| Sabtu, 11 April 2026
Keluarga Tak Puas, Minta Autopsi Ungkap Kematian Kades Laranwutun

Selain mendesak Polres Lembata keluarga juga telah menggelar seremonial adat yaitu Buka Lewu.

| Jumat, 10 April 2026
ASDP Tak Mampu Yakinkan Kapten, Upaya 6 Bulan Pemda Lembata Sia-sia

Pihak Syahbandar mengatakan bahwa metode sandar yang saat ini digunakan memiliki risiko tinggi, apalagi struktur mooring

| Kamis, 09 April 2026
Kapal Ferry Gagal Sandar, FORMALEN Ancam Blokir Pelabuhan Lewoleba

FORMALEN menegaskan bahwa secara teknis, pelabuhan sudah siap untuk sandar. Pembersihan puing-puing tiang dolphin nomor

| Jumat, 10 April 2026
Jaga Kesakralan Semana Santa Larantuka, Peziarah Diminta Tak Mengutamakan Konten

Kita datang ke Larantuka untuk berziarah dan berdevosi, bukan untuk membuat konten. Jangan sampai kehadiran kita justr

| Rabu, 01 April 2026
Lembata Raih IPP Tertinggi di NTT, 10 Layanan Masih Tertahan di Kategori C

Ini menjadi tantangan Pemerintah Daerah untuk menjaga ritme kerja birokrasi, memperkuat kolaborasi di semua lintas sekt

| Kamis, 26 Maret 2026
Pemda Lembata Gelar Turnamen Mancing Nasional, Gaet Peserta Mancanegara

Fokus utama pembahasan adalah penyelenggaraan turnamen memancing yang dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, dengan

| Kamis, 19 Maret 2026
Banyak Catatan Kritis DPRD Lembata di Musrenbang RKPD 2027

Ketua DPRD Syafrudin Sira, dalam penyampaian pokok-pokok pikiran lembaganya, tidak hanya memberi dukungan politik terhad

| Rabu, 18 Maret 2026
PAD Lembata Melambat, Bupati Kanis; Percepat Kinerja dan Optimalisasi

Pemerintah daerah mengidentifikasi sejumlah faktor yang memengaruhi lambatnya realisasi PAD, terutama pada sektor paja

| Selasa, 17 Maret 2026
Indeks Berita

Poling

Pemerintah berencana mengkombinasikan iuran BPJS Kesehatan dengan asuransi swasta bagi keluarga mampu. Apakah Anda setuju kelas khusus BPJS Kesehatan

TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 PojokNesia
Allright Reserved
CONTACT US Lewoleba
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281353967028
POJOKNESIA
Viewers Now: 2