Dari pojok nusantara untuk Indonesia

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Wakil Bupati Lembata Siap Sekolahkan Korban Penganiayaan Anak di Bawah Umur

Biar tinggal dengan saya, tetapi dengan satu syarat dia harus sekolah, tidak bisa tidak. Kalau dia mau, saya siap kuliahkan dia.

Paul Moruk
Selasa, 08 April 2025 | 09:41:15 WIB
Wakil Bupati bersama Wakil Ketua TP. PKK ketika mengunjungi Harun di Sekretariat Permata.

Lembata, PojokNesia – Wakil Bupati Lembata, Haji Muhamad Nasir, S.Sos, menyatakan komitmennya untuk menyekolahkan Harun, seorang anak di bawah umur yang menjadi korban penganiayaan di Desa Normal I, Kecamatan Omesuri, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Wabup Nasir saat mengunjungi Harun di Sekretariat Permata Lembata, Senin, 7 April 2025.

“Saya siap sekolahkan kamu,” ujar Haji Nasir saat bertatap muka dengan Harun. Ia menyayangkan perlakuan yang diterima Harun, padahal menurutnya, Harun adalah anak yang memiliki potensi.

“Namanya Harun kren, tapi diperlakukan tidak kren,” tambahnya.

Wakil Bupati Nasir menduga kurangnya perhatian keluarga menjadi salah satu penyebab Harun mengalami kekerasan.

“Sampai terjadi hal seperti ini, mungkin perhatian dari keluarga kurang,” ujarnya prihatin.

Lebih lanjut, Nasir bahkan menawarkan tempat tinggal bagi Harun dengan satu syarat utama: harus bersekolah.

“Biar tinggal dengan saya, tetapi dengan satu syarat dia harus sekolah, tidak bisa tidak. Kalau dia mau, saya siap kuliahkan dia,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya disiplin dalam kehidupan sehari-hari jika Harun tinggal bersamanya.

“Tinggal dengan saya ada aturan. Jam belajar, ya belajar. Jam ibadah, ya ibadah. Kalau dia mau, saya siap,” tutup Wakil Bupati Lembata itu. ***




Bagikan

Berita Terkini

Bupati Lembata Lantik Kepsek dan Guru, Ingatkan Pentingnya Dedikasi

Secara keseluruhan 90 kepala sekolah menerima SK sebagai bagian dari penataan, terdiri dari jenjang PAUD 14 orang, SD 62

| Sabtu, 29 Agustus 2026
Dorong Kemandirian Pakan Ternak, Bupati Lembata Libatkan Bank NTT

Bupati Kanis menjadikan momen pertemuan itu sebagai bagian dari upaya membangun kolaborasi lintas sektor antara pemerin

| Jumat, 28 Agustus 2026
Hadapi Ancaman Kekeringan, Bupati Lembata Resmikan Sumur Bor

Kehadiran fasilitas sumur bor diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air masyarakat sekaligus memperkuat kesiapsi

| Jumat, 28 Agustus 2026
Pemkab Lembata Gandeng Bank NTT, Hadirkan Layanan Publik Terpadu Satu Atap

Penandatanganan yang berlangsung di Aula Mal Pelayanan Publik Kabupaten Lembata itu dilakukan langsung oleh Bupati Lemba

| Kamis, 06 Agustus 2026
Kedang Didorong Jadi Destinasi Baru, Bupati Lembata Serahkan Bantuan Nelayan dan Pangan

Bantuan mesin disalurkan kepada kelompok nelayan tiga desa, yakni Kalikur, Mampir, dan Tobotani, yang merupakan aspiras

| Kamis, 27 Agustus 2026
Bank NTT Hadir di Wulandoni, Dorong Kawasan Selatan Lembata Jadi Sentra Ekonomi Baru

Keberadaan pelabuhan perintis telah membuka ruang ekonomi yang lebih luas. Namun, konektivitas tersebut perlu diperkuat

| Selasa, 25 Agustus 2026
62 Warga Binaan Lapas Lembata Terima Remisi Kemerdekaan

Kepala Lapas Kelas III Lembata, Antonius Semuki, mengatakan bahwa dari total 78 penghuni lapas, sebanyak 62 orang memenu

| Selasa, 18 Agustus 2026
Penghormatan Terakhir untuk Mantan Pj Bupati, Bupati dan Wabup Lembata Hadir di Rumah Duka

Ia mengungkapkan rasa syukur karena rombongan Pemerintah Kabupaten Lembata dapat tiba di Kota Kupang dan hadir secara la

| Rabu, 19 Agustus 2026
Paskibra Banitobo Panjat Tiang Bendera Selamatkan Sang Merah Putih

Insiden itu menyebabkan bendera Merah Putih tersangkut di ujung tiang dan tidak dapat diturunkan.

| Selasa, 18 Agustus 2026
Momentum HUT ke-81 RI, PTSL Lembata Terbitkan 2.012 Sertipikat Tanah

Program Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL) Tahun 2026 telah menghasilkan 2.012 sertipikat tanah dari target 2.7

| Selasa, 18 Agustus 2026
Indeks Berita

Poling

Pemerintah berencana mengkombinasikan iuran BPJS Kesehatan dengan asuransi swasta bagi keluarga mampu. Apakah Anda setuju kelas khusus BPJS Kesehatan